{"id":8541,"date":"2023-10-13T11:10:43","date_gmt":"2023-10-13T11:10:43","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=8541"},"modified":"2023-12-06T00:57:08","modified_gmt":"2023-12-06T00:57:08","slug":"berburu-meramu-sampai-bercocok-tanam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/berburu-meramu-sampai-bercocok-tanam.html","title":{"rendered":"Berburu-Meramu, sampai Bercocok Tanam"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/berburu-meramu-sampai-bercocok-tanam.html\/#Berburu-Meramu\" >Berburu-Meramu<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/berburu-meramu-sampai-bercocok-tanam.html\/#Bercocok_Tanam\" >Bercocok Tanam<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/berburu-meramu-sampai-bercocok-tanam.html\/#Industri\" >Industri<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"content\" tabindex=\"0\">\n<div class=\"ac-container ac-adaptiveCard\">\n<div class=\"ac-textBlock\">\n<p>Manusia adalah makhluk yang memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan dan mengubahnya sesuai dengan kebutuhan. Salah satu cara manusia beradaptasi dan mengubah lingkungan adalah dengan melakukan aktivitas ekonomi, yaitu kegiatan yang berkaitan dengan produksi, distribusi, dan konsumsi barang dan jasa.<\/p>\n<p>Aktivitas ekonomi manusia mengalami perkembangan seiring dengan perubahan zaman dan teknologi. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang perkembangan aktivitas ekonomi manusia dari zaman prasejarah hingga zaman modern, dengan fokus pada tiga tahap utama, yaitu berburu-meramu, bercocok tanam, dan industri.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Berburu-Meramu\"><\/span>Berburu-Meramu<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Tahap berburu-meramu adalah tahap pertama dalam perkembangan aktivitas ekonomi manusia. Tahap ini dimulai sejak manusia purba muncul di bumi sekitar 2 juta tahun yang lalu hingga sekitar 10 ribu tahun yang lalu. Pada tahap ini, manusia hidup sebagai pengembara (nomaden) yang berpindah-pindah tempat untuk mencari makanan.<\/p>\n<p>Makanan utama manusia pada tahap ini adalah hasil buruan binatang liar dan hasil meramu tumbuh-tumbuhan liar. Manusia juga menggunakan alat-alat sederhana yang terbuat dari batu, kayu, tulang, atau tanduk untuk membantu mereka berburu dan meramu.<\/p>\n<p>Manusia pada tahap ini belum mengenal sistem pertukaran barang (barter) atau uang. Mereka hanya membagi-bagikan hasil buruan dan meramu sesuai dengan kebutuhan kelompok atau suku mereka.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bercocok_Tanam\"><\/span>Bercocok Tanam<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Tahap bercocok tanam adalah tahap kedua dalam perkembangan aktivitas ekonomi manusia. Tahap ini dimulai sekitar 10 ribu tahun yang lalu hingga sekitar 250 tahun yang lalu. Pada tahap ini, manusia mulai menetap di suatu tempat dan melakukan kegiatan bercocok tanam atau pertanian.<\/p>\n<p>Manusia mulai menanam tanaman pangan seperti gandum, padi, jagung, kentang, dll. dan memelihara binatang ternak seperti sapi, kambing, ayam, dll\u2026 Manusia juga mulai membuat alat-alat yang lebih canggih yang terbuat dari logam seperti besi, tembaga, perunggu, dll. untuk membantu mereka bercocok tanam.<\/p>\n<p>Manusia pada tahap ini mulai mengenal sistem pertukaran barang (barter) atau uang. Mereka menjual atau menukar hasil panen atau ternak mereka dengan barang-barang lain yang dibutuhkan dari kelompok atau suku lain.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Industri\"><\/span>Industri<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Tahap industri adalah tahap ketiga dalam perkembangan aktivitas ekonomi manusia. Tahap ini dimulai sekitar 250 tahun yang lalu hingga sekarang. Pada tahap ini, manusia mulai melakukan kegiatan industri atau pemanfaatan mesin-mesin untuk menghasilkan barang-barang secara massal.<\/p>\n<p>Manusia mulai menggunakan sumber-sumber energi seperti batu bara, minyak bumi, listrik, dll. untuk menggerakkan mesin-mesin tersebut. Manusia juga mulai membuat barang-barang yang lebih kompleks dan bervariasi seperti tekstil, keramik, kaca, plastik, elektronik, dll\u2026<\/p>\n<p>Manusia pada tahap ini menggunakan sistem uang sebagai alat tukar yang umum. Mereka membeli atau menjual barang-barang yang dihasilkan oleh industri dengan uang dari pasar lokal maupun global.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Manusia adalah makhluk yang memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan dan mengubahnya sesuai dengan kebutuhan. Salah satu cara manusia beradaptasi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45266,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-8541","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8541","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8541"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8541\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8541"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8541"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8541"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}