{"id":8760,"date":"2023-10-16T07:41:29","date_gmt":"2023-10-16T07:41:29","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=8760"},"modified":"2023-10-16T07:41:29","modified_gmt":"2023-10-16T07:41:29","slug":"apa-fungsi-dari-kesimpulan-wawancara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/apa-fungsi-dari-kesimpulan-wawancara.html","title":{"rendered":"Apa Fungsi dari Kesimpulan Wawancara?"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/apa-fungsi-dari-kesimpulan-wawancara.html\/#Memverifikasi_Data\" >Memverifikasi Data<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/apa-fungsi-dari-kesimpulan-wawancara.html\/#Menyajikan_Data\" >Menyajikan Data<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/apa-fungsi-dari-kesimpulan-wawancara.html\/#Menafsirkan_Data\" >Menafsirkan Data<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/apa-fungsi-dari-kesimpulan-wawancara.html\/#Memberi_Umpan_Balik\" >Memberi Umpan Balik<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"content\" tabindex=\"0\">\n<div class=\"ac-container ac-adaptiveCard\">\n<div class=\"ac-textBlock\">\n<p>Wawancara adalah salah satu metode pengumpulan data yang sering digunakan dalam penelitian kualitatif. Wawancara adalah proses komunikasi antara peneliti dan narasumber yang bertujuan untuk mendapatkan informasi tertentu yang relevan dengan topik penelitian. Wawancara dapat dilakukan secara langsung (tatap muka), melalui telepon, atau media online.<\/p>\n<p>Salah satu bagian penting dari wawancara adalah kesimpulan. Kesimpulan adalah rangkuman dari hasil wawancara yang mencakup poin-poin utama yang disampaikan oleh narasumber. Kesimpulan juga berisi analisis dan interpretasi peneliti terhadap data yang diperoleh. Kesimpulan wawancara memiliki beberapa fungsi, antara lain:<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Memverifikasi_Data\"><\/span>Memverifikasi Data<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Fungsi pertama dari kesimpulan wawancara adalah untuk memverifikasi data yang diperoleh dari narasumber. Dengan menyimpulkan hasil wawancara, peneliti dapat mengecek kembali apakah data yang didapatkan sudah akurat, valid, dan reliabel. Peneliti juga dapat mengklarifikasi atau mengkonfirmasi kembali data yang kurang jelas atau ambigu dengan narasumber. Hal ini penting untuk meningkatkan kualitas dan kredibilitas data dalam penelitian.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menyajikan_Data\"><\/span>Menyajikan Data<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Fungsi kedua dari kesimpulan wawancara adalah untuk menyajikan data dalam bentuk yang ringkas dan mudah dipahami. Dengan menyimpulkan hasil wawancara, peneliti dapat menghilangkan data yang tidak relevan, berulang, atau tidak penting. Peneliti juga dapat mengorganisasi data sesuai dengan tema, kategori, atau sub topik yang telah ditentukan. Hal ini membantu peneliti untuk menampilkan data secara sistematis dan logis dalam laporan penelitian.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menafsirkan_Data\"><\/span>Menafsirkan Data<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Fungsi ketiga dari kesimpulan wawancara adalah untuk menafsirkan data sesuai dengan tujuan dan kerangka teori penelitian. Dengan menyimpulkan hasil wawancara, peneliti dapat mengidentifikasi makna, motif, atau persepsi yang mendasari jawaban narasumber. Peneliti juga dapat menghubungkan data dengan konsep, teori, atau literatur yang relevan. Hal ini membantu peneliti untuk menghasilkan temuan dan kesimpulan penelitian yang valid dan bermakna.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Memberi_Umpan_Balik\"><\/span>Memberi Umpan Balik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Fungsi keempat dari kesimpulan wawancara adalah untuk memberi umpan balik kepada narasumber atas partisipasi dan kontribusinya dalam penelitian. Dengan menyimpulkan hasil wawancara, peneliti dapat mengapresiasi dan menghargai narasumber sebagai sumber informasi yang berharga. Peneliti juga dapat memberi kesempatan kepada narasumber untuk memberi tanggapan, saran, atau kritik terhadap hasil wawancara. Hal ini membantu peneliti untuk membangun hubungan baik dan saling percaya dengan narasumber.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wawancara adalah salah satu metode pengumpulan data yang sering digunakan dalam penelitian kualitatif. Wawancara adalah proses komunikasi antara peneliti dan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45266,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-8760","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8760","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8760"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8760\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8760"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8760"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8760"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}