{"id":8816,"date":"2023-10-17T08:45:05","date_gmt":"2023-10-17T08:45:05","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=8816"},"modified":"2023-12-06T00:31:25","modified_gmt":"2023-12-06T00:31:25","slug":"hari-santri-jatuh-pada-hari-apa-ini-sejarah-makna-dan-cara-peringatannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/hari-santri-jatuh-pada-hari-apa-ini-sejarah-makna-dan-cara-peringatannya.html","title":{"rendered":"Hari Santri Jatuh pada Hari Apa? Ini Sejarah, Makna, dan Cara Peringatannya"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/hari-santri-jatuh-pada-hari-apa-ini-sejarah-makna-dan-cara-peringatannya.html\/#Sejarah_Hari_Santri\" >Sejarah Hari Santri<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/hari-santri-jatuh-pada-hari-apa-ini-sejarah-makna-dan-cara-peringatannya.html\/#Makna_Hari_Santri\" >Makna Hari Santri<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/hari-santri-jatuh-pada-hari-apa-ini-sejarah-makna-dan-cara-peringatannya.html\/#Peringatan_Hari_Santri\" >Peringatan Hari Santri<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"content\" tabindex=\"0\">\n<div class=\"ac-container ac-adaptiveCard\">\n<div class=\"ac-textBlock\">\n<p>Hari Santri adalah peringatan nasional yang jatuh pada tanggal <strong>22 Oktober<\/strong> setiap tahunnya. Peringatan ini ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2015 sebagai bentuk penghargaan terhadap peran santri dan ulama dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Selain itu, peringatan ini juga dimaksudkan untuk mengajak para santri untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa, terutama di era transformasi digital.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sejarah_Hari_Santri\"><\/span>Sejarah Hari Santri<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sejarah Hari Santri berawal dari gerakan Resolusi Jihad yang diprakarsai oleh para santri dan ulama di Surabaya pada tanggal 22 Oktober 1945. Resolusi Jihad adalah seruan untuk berperang melawan tentara Sekutu dan Belanda yang ingin menjajah kembali Indonesia setelah Jepang menyerah pada Perang Dunia II. Resolusi Jihad dibacakan oleh Pahlawan Nasional KH Hasyim Asy\u2019ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU), di depan ribuan santri dan rakyat di Kampung Bubutan, Surabaya. Resolusi Jihad menjadi pemicu semangat juang dan patriotisme rakyat Indonesia, khususnya para santri, dalam menghadapi agresi militer Belanda. Salah satu peristiwa heroik yang dipengaruhi oleh Resolusi Jihad adalah Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, yang kemudian dikenal sebagai Hari Pahlawan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Makna_Hari_Santri\"><\/span>Makna Hari Santri<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Hari Santri memiliki makna sebagai bentuk apresiasi terhadap supremasi perjuangan santri dan ulama pesantren dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia. Santri adalah sebutan bagi para pelajar atau penghuni pesantren, yaitu lembaga pendidikan Islam tradisional yang tersebar di seluruh Indonesia. Pesantren merupakan pusat penyebaran ilmu agama, budaya, dan nilai-nilai kebangsaan. Para santri dan ulama pesantren memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia, baik melalui jalur pendidikan, sosial, politik, maupun militer.<\/p>\n<p>Hari Santri juga memiliki makna sebagai ajakan bagi para santri untuk terus berjuang membangun kejayaan negeri dengan semangat jihad intelektual di era transformasi digital. Jihad intelektual adalah upaya untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat dan bangsa. Para santri diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu menghadapi tantangan zaman dengan menggali potensi diri dan mengamalkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin (rahmat bagi seluruh alam).<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Peringatan_Hari_Santri\"><\/span>Peringatan Hari Santri<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Peringatan Hari Santri dilakukan dengan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kecintaan, dan kebanggaan terhadap identitas santri. Beberapa kegiatan yang biasa dilakukan antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Upacara bendera dengan mengenakan pakaian khas santri.<\/li>\n<li>Ziarah ke makam para ulama dan pahlawan nasional.<\/li>\n<li>Lomba-lomba keagamaan, seni, budaya, dan olahraga antar pesantren.<\/li>\n<li>Seminar, diskusi, bedah buku, atau webinar tentang tema-tema aktual yang berkaitan dengan santri.<\/li>\n<li>Penyuluhan atau sosialisasi tentang program-program pemerintah yang mendukung pengembangan pesantren dan santri.<\/li>\n<li>Aksi sosial atau bakti sosial seperti donor darah, pengobatan gratis, penyaluran bantuan, atau penanaman pohon.<\/li>\n<li>Festival atau pameran produk-produk kreatif dan inovatif hasil karya santri.<\/li>\n<li>Doa bersama atau dzikir akbar untuk keselamatan dan kemajuan bangsa.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Hari Santri Nasional 2021: Makna dan Sejarah Peringatannya &#8211; Tirto.ID. https:\/\/tirto.id\/hari-santri-nasional-2021-makna-dan-sejarah-peringatannya-gkCN.<br \/>\n(2) Tema Hari Santri 2023, Lengkap dengan Logo dan Maknanya &#8211; detikcom. https:\/\/www.detik.com\/sulsel\/berita\/d-6981089\/tema-hari-santri-2023-lengkap-dengan-logo-dan-maknanya.<br \/>\n(3) Hari Santri Nasional &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Hari_Santri_Nasional.<br \/>\n(4) Sejarah Hari Santri Nasional: Gerakan Jihad Fi Sabilillah Santri di &#8230;. https:\/\/cirebon.tribunnews.com\/2023\/10\/16\/sejarah-hari-santri-nasional-gerakan-jihad-fi-sabilillah-santri-di-indonesia-dalam-mengusir-belanda.<br \/>\n(5) Hari Santri Nasional 2022: Begini Asal-usul dan Sejarah &#8230; &#8211; detikcom. https:\/\/www.detik.com\/jabar\/berita\/d-6358550\/hari-santri-nasional-2022-begini-asal-usul-dan-sejarah-peringatannya.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hari Santri adalah peringatan nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober setiap tahunnya. Peringatan ini ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45266,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-8816","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8816","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8816"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8816\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8816"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8816"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8816"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}