{"id":9374,"date":"2023-11-13T02:27:17","date_gmt":"2023-11-13T02:27:17","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=9374"},"modified":"2023-12-06T01:06:14","modified_gmt":"2023-12-06T01:06:14","slug":"keanggotaan-koperasi-bersifat-sukarela-dan-terbuka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/keanggotaan-koperasi-bersifat-sukarela-dan-terbuka.html","title":{"rendered":"Keanggotaan Koperasi Bersifat Sukarela dan Terbuka"},"content":{"rendered":"<div class=\"content\" tabindex=\"0\">\n<div class=\"ac-container ac-adaptiveCard\">\n<div class=\"ac-textBlock\">\n<p>Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat berdasar atas kekeluargaan<sup>1<\/sup>. Koperasi memiliki tujuan untuk memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya, serta masyarakat pada umumnya<sup>1<\/sup>. Untuk mencapai tujuan tersebut, koperasi menjalankan kegiatannya dengan mengikuti prinsip-prinsip koperasi yang telah dirumuskan oleh International Cooperation Alliance (ICA) atau Aliansi Koperasi Internasional<sup>2<\/sup>.<\/p>\n<p>Salah satu prinsip koperasi yang penting adalah keanggotaan koperasi bersifat sukarela dan terbuka<sup>1<\/sup><sup>2<\/sup>. Prinsip ini mengandung makna bahwa siapa saja boleh menjadi anggota koperasi, tanpa mendapat paksaan ataupun tindakan diskriminasi<sup>1<\/sup><sup>2<\/sup>. Prinsip ini juga sejalan dengan Pancasila, terutama sila ke-5 yang berbunyi \u201ckeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia\u201d<sup>2<\/sup>.<\/p>\n<p>Apa yang dimaksud dengan keanggotaan koperasi bersifat sukarela dan terbuka? Berikut penjelasannya:<\/p>\n<ul>\n<li>Keanggotaan koperasi bersifat sukarela artinya seseorang harus sukarela menjadi anggota koperasi (tidak ada paksaan)<sup>3<\/sup><sup>4<\/sup>. Bahkan tidak hanya untuk menjadi anggota saja, untuk keluar dari keanggotaan koperasi juga harus sukarela berdasarkan keinginan sendiri<sup>3<\/sup><sup>4<\/sup>. Sukarela juga berarti bahwa anggota koperasi bisa mengundurkan diri atau keluar dari koperasinya. Asalkan mengajukan permintaan keluar sesuai syarat yang berlaku<sup>1<\/sup><sup>2<\/sup>.<\/li>\n<li>Keanggotaan koperasi bersifat terbuka berarti tidak ada pembatasan atau diskriminasi dalam bentuk apa pun<sup>3<\/sup><sup>4<\/sup>. Siapa saja boleh menjadi anggota koperasi, tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun jabatan<sup>1<\/sup><sup>2<\/sup>. Begitu pula dengan hak dan kewajibannya sebagai anggota koperasi<sup>1<\/sup><sup>2<\/sup>. Keanggotaan koperasi terbuka bagi siapa saja yang memenuhi persyaratan anggota tanpa diskriminasi<sup>4<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dengan demikian, keanggotaan koperasi bersifat sukarela dan terbuka merupakan prinsip koperasi yang menunjukkan bahwa koperasi adalah badan usaha yang demokratis, inklusif, dan berkeadilan. Prinsip ini juga mencerminkan nilai-nilai Pancasila yang menjadi landasan koperasi di Indonesia<sup>2<\/sup>.<\/p>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Mengapa Keanggotaan Koperasi Bersifat Sukarela dan Terbuka? &#8211; Kompas.com. https:\/\/www.kompas.com\/<br \/>\n(2) Prinsip-Prinsip Koperasi yang Sesuai Pancasila &#8211; Kompas.com. https:\/\/www.kompas.com\/<br \/>\n(3) DISKOPUKM &#8211; Prinsip Prinsip Koperasi &#8211; Kulon Progo Regency. https:\/\/koperasi.kulonprogokab.go.id\/detil\/561\/prinsip-prinsip-koperasi.<br \/>\n(4) Keanggotaan koperasi bersifat sukarela dan terbuka&#8230; &#8211; Roboguru. https:\/\/roboguru.ruangguru.com\/q<br \/>\n(5) undefined. https:\/\/t.me\/kompascomupdate.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45266,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-9374","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9374","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9374"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9374\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9374"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9374"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9374"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}