{"id":9390,"date":"2023-11-13T02:42:50","date_gmt":"2023-11-13T02:42:50","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=9390"},"modified":"2023-12-06T01:06:14","modified_gmt":"2023-12-06T01:06:14","slug":"tanggung-jawab-pengurus-koperasi-atas-kerugian-koperasi-faktor-penyebab-dan-implikasinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/tanggung-jawab-pengurus-koperasi-atas-kerugian-koperasi-faktor-penyebab-dan-implikasinya.html","title":{"rendered":"Tanggung Jawab Pengurus Koperasi Atas Kerugian Koperasi: Faktor Penyebab dan Implikasinya"},"content":{"rendered":"<div class=\"message\">\n<div class=\"content\" tabindex=\"0\">\n<div class=\"ac-container ac-adaptiveCard\">\n<div class=\"ac-textBlock\">\n<p>Koperasi adalah organisasi ekonomi yang dimiliki dan dioperasikan oleh anggotanya untuk memenuhi kebutuhan dan aspirasi bersama<sup>1<\/sup>. Koperasi berbeda dengan perusahaan lain karena anggotanya memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam mengelola koperasi<sup>2<\/sup>. Salah satu kewajiban anggota koperasi adalah menanggung kerugian yang mungkin terjadi dalam usaha koperasi<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"content footer\">\n<div class=\"indicator\">\n<div class=\"content\" tabindex=\"0\">\n<div id=\"entity-image-top\" class=\"ac-container ac-adaptiveCard\">\n<div class=\"ac-textBlock\">\n<p>Namun, apakah pengurus koperasi juga bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi? Pengurus koperasi adalah orang yang dipilih dari dan oleh anggota koperasi melalui rapat anggota untuk mengelola koperasi sesuai dengan keputusan rapat anggota<sup>4<\/sup>. Pengurus koperasi memiliki tugas, wewenang, dan tanggung jawab yang diatur dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD\/ART) koperasi.<\/p>\n<p>Menurut Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, pengurus koperasi bertanggung jawab secara pribadi atas kerugian koperasi yang disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian pengurus dalam menjalankan tugasnya. Hal ini berarti bahwa pengurus koperasi harus mengganti kerugian koperasi yang timbul akibat kesalahannya, misalnya karena tidak cermat, tidak jujur, atau tidak kompeten dalam mengelola koperasi.<\/p>\n<p>Namun, pengurus koperasi tidak bertanggung jawab atas kerugian koperasi yang disebabkan oleh faktor-faktor di luar kendali pengurus, misalnya karena bencana alam, perubahan kebijakan pemerintah, atau persaingan pasar. Hal ini berarti bahwa pengurus koperasi tidak harus mengganti kerugian koperasi yang timbul akibat faktor-faktor tersebut, karena bukan merupakan kesalahan pengurus.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, jawaban dari pertanyaan apabila ada kerugian maka pengurus koperasi yang bertanggung jawab apakah benar adalah tergantung dari penyebab kerugian tersebut. Jika kerugian disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian pengurus, maka pengurus koperasi yang bertanggung jawab. Jika kerugian disebabkan oleh faktor-faktor di luar kendali pengurus, maka pengurus koperasi tidak bertanggung jawab.<\/p>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Tugas dan Wewenang Pengurus Koperasi &#8211; Kompas.com. https:\/\/www.kompas.com\/<br \/>\n(2) Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Pengurus Koperasi. https:\/\/www.chike.my.id\/<br \/>\n(3) Tugas Dan Tanggung Jawab Pengurus Anggota Koperasi. https:\/\/programkoperasi.com\/<br \/>\n(4) STRUKTUR ORGANISASI KOPERASI &#8211; KOPERASI.NET. https:\/\/www.koperasi.net\/<br \/>\n(5) id.wikipedia.org. https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Koperasi.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Koperasi adalah organisasi ekonomi yang dimiliki dan dioperasikan oleh anggotanya untuk memenuhi kebutuhan dan aspirasi bersama1. Koperasi berbeda dengan perusahaan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45266,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-9390","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9390","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9390"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9390\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9390"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9390"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9390"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}