{"id":9496,"date":"2023-11-13T12:05:33","date_gmt":"2023-11-13T12:05:33","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=9496"},"modified":"2023-12-06T00:32:05","modified_gmt":"2023-12-06T00:32:05","slug":"demokrasi-pengertian-jenis-dan-prinsipnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/demokrasi-pengertian-jenis-dan-prinsipnya.html","title":{"rendered":"Demokrasi: Pengertian, Jenis, dan Prinsipnya"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/demokrasi-pengertian-jenis-dan-prinsipnya.html\/#Jenis_Demokrasi_Berdasarkan_Prosesnya\" >Jenis Demokrasi Berdasarkan Prosesnya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/demokrasi-pengertian-jenis-dan-prinsipnya.html\/#Jenis_Demokrasi_Berdasarkan_Prinsip_Ideologinya\" >Jenis Demokrasi Berdasarkan Prinsip Ideologinya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/demokrasi-pengertian-jenis-dan-prinsipnya.html\/#Jenis_Demokrasi_Berdasarkan_Hubungan_Antar_Alat_Kelengkapan_Negaranya\" >Jenis Demokrasi Berdasarkan Hubungan Antar Alat Kelengkapan Negaranya<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"content\" tabindex=\"0\">\n<div id=\"entity-image-top\" class=\"ac-container ac-adaptiveCard\">\n<div class=\"ac-textBlock\">\n<p>Demokrasi adalah sebuah pandangan atau konsep politik dalam pemerintahan yang melibatkan warga negara atau rakyat karena memiliki hak dan kewajiban. Demokrasi juga merupakan sistem pemerintahan dimana kekuasaan tertinggi ada di tangan rakyat, yang dapat berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan yang mempengaruhi hidup mereka. Demokrasi didasarkan pada prinsip-prinsip seperti kebebasan, persamaan, keadilan, dan kesejahteraan.<\/p>\n<p>Demokrasi telah dijadikan sebagai sistem politik yang dianut oleh sebagian besar negara di dunia dengan pelaksanaan yang berbeda-beda. Berikut ini beberapa jenis demokrasi beserta pengertian dan macam-macamnya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis_Demokrasi_Berdasarkan_Prosesnya\"><\/span>Jenis Demokrasi Berdasarkan Prosesnya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Demokrasi dapat dibedakan menurut prosesnya, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Demokrasi langsung<\/strong>, yaitu jenis demokrasi dimana setiap rakyat memberikan suara atau pendapat dalam menentukan suatu keputusan. Contoh negara yang menganut demokrasi langsung adalah Swiss, Norwegia, dan Uruguay.<\/li>\n<li><strong>Demokrasi tidak langsung (perwakilan)<\/strong>, yaitu jenis demokrasi dimana rakyat memilih perwakilan melalui pemilihan umum untuk menyampaikan pendapat dan mengambil keputusan bagi mereka. Contoh negara yang menganut demokrasi tidak langsung adalah Indonesia, Amerika Serikat, dan Jepang.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis_Demokrasi_Berdasarkan_Prinsip_Ideologinya\"><\/span>Jenis Demokrasi Berdasarkan Prinsip Ideologinya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Demokrasi dapat dibedakan menurut prinsip ideologinya, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Demokrasi liberal<\/strong>, yaitu jenis demokrasi yang menitikberatkan pemerintahannya kepada satu orang individu yang biasanya merupakan pemimpin negara tersebut. Contoh negara yang menganut demokrasi liberal adalah Inggris, Prancis, dan Jerman.<\/li>\n<li><strong>Demokrasi rakyat<\/strong>, yaitu jenis demokrasi yang tidak mengenal kelas sosial dalam kehidupan dan mengutamakan kepentingan kelompok dan rakyat kecil. Contoh negara yang menganut demokrasi rakyat adalah Venezuela, Bolivia, dan Suriah.<\/li>\n<li><strong>Demokrasi konstitusional<\/strong>, yaitu jenis demokrasi yang dilandaskan kebebasan setiap orang atau manusia sebagai makhluk sosial. Contoh negara yang menganut demokrasi konstitusional adalah India, Australia, dan Kanada.<\/li>\n<li><strong>Demokrasi Pancasila<\/strong>, yaitu jenis demokrasi yang berlandaskan nilai-nilai dalam Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Contoh negara lain yang menganut demokrasi Pancasila adalah Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis_Demokrasi_Berdasarkan_Hubungan_Antar_Alat_Kelengkapan_Negaranya\"><\/span>Jenis Demokrasi Berdasarkan Hubungan Antar Alat Kelengkapan Negaranya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Demokrasi dapat dibedakan menurut hubungan antar alat kelengkapan negaranya (parlemen dan presiden), yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Demokrasi perwakilan referendum<\/strong>, yaitu jenis demokrasi dimana rakyat dapat memberikan persetujuan atau penolakan terhadap suatu proposal atau perjanjian melalui referendum. Contoh negara yang menganut demokrasi perwakilan referendum adalah Swiss (dalam beberapa daerah), Norwegia (dalam beberapa daerah), dan Uruguay (dalam beberapa daerah).<\/li>\n<li><strong>Demokrasi perwakilan parlementer<\/strong>, yaitu jenis demokrasi dimana rakyat memilih anggota parlemen melalui pemilihan umum untuk membentuk pemerintahan bersama dengan presiden. Contoh negara yang menganut demokrasi perwakilan parlementer adalah Indonesia (sejak tahun 1945), Amerika Serikat (sejak tahun 1963), dan Jepang (sejak tahun 1947).<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<div class=\"ac-horizontal-separator\" aria-hidden=\"true\">Sumber:<br \/>\n(1) Demokrasi: Pengertian, Jenis, dan Prinsipnya &#8211; detikcom. https:\/\/www.detik.com\/edu\/detikpedia\/d-5628580\/demokrasi-pengertian-jenis-dan-prinsipnya.<br \/>\n(2) 12+ Jenis-Jenis Demokrasi Beserta Pengertian dan Macam-Macamnya. https:\/\/www.seluncur.id\/jenis-jenis-demokrasi\/.<br \/>\n(3) 8 Jenis Demokrasi di Dunia &#8211; Kompas.com. https:\/\/www.kompas.com\/skola\/read\/2020\/01\/29\/200000069\/8-jenis-demokrasi-di-dunia.<br \/>\n(4) id.wikipedia.org. https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Demokrasi.<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Demokrasi adalah sebuah pandangan atau konsep politik dalam pemerintahan yang melibatkan warga negara atau rakyat karena memiliki hak dan kewajiban&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45266,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-9496","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9496","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9496"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9496\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9496"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9496"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9496"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}