{"id":9991,"date":"2023-12-05T00:15:23","date_gmt":"2023-12-05T00:15:23","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=9991"},"modified":"2023-12-06T01:01:31","modified_gmt":"2023-12-06T01:01:31","slug":"nomor-halaman-dalam-kutipan-tidak-langsung-kapan-dan-bagaimana-mencantumkannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/nomor-halaman-dalam-kutipan-tidak-langsung-kapan-dan-bagaimana-mencantumkannya.html","title":{"rendered":"Nomor Halaman dalam Kutipan Tidak Langsung: Kapan dan Bagaimana Mencantumkannya?"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/nomor-halaman-dalam-kutipan-tidak-langsung-kapan-dan-bagaimana-mencantumkannya.html\/#Aturan_Umum_untuk_Mencantumkan_Nomor_Halaman_dalam_Kutipan_Tidak_Langsung\" >Aturan Umum untuk Mencantumkan Nomor Halaman dalam Kutipan Tidak Langsung<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/nomor-halaman-dalam-kutipan-tidak-langsung-kapan-dan-bagaimana-mencantumkannya.html\/#Contoh_untuk_Mencantumkan_Nomor_Halaman_dalam_Kutipan_Tidak_Langsung\" >Contoh untuk Mencantumkan Nomor Halaman dalam Kutipan Tidak Langsung<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/nomor-halaman-dalam-kutipan-tidak-langsung-kapan-dan-bagaimana-mencantumkannya.html\/#Gaya_APA\" >Gaya APA<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/nomor-halaman-dalam-kutipan-tidak-langsung-kapan-dan-bagaimana-mencantumkannya.html\/#Gaya_MLA\" >Gaya MLA<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/nomor-halaman-dalam-kutipan-tidak-langsung-kapan-dan-bagaimana-mencantumkannya.html\/#Gaya_Chicago\" >Gaya Chicago<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/nomor-halaman-dalam-kutipan-tidak-langsung-kapan-dan-bagaimana-mencantumkannya.html\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"content\" tabindex=\"0\">\n<div class=\"ac-container ac-adaptiveCard\">\n<div class=\"ac-textBlock\">\n<p>Kutipan tidak langsung adalah kutipan yang menuliskan kembali gagasan atau informasi dari sumber lain dengan kata-kata sendiri. Kutipan tidak langsung berbeda dengan kutipan langsung, yang menuliskan kata-kata persis dari sumber asli dengan menggunakan tanda petik. Kutipan tidak langsung sering digunakan untuk menyampaikan informasi yang relevan tanpa harus mengutip secara harfiah.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Aturan_Umum_untuk_Mencantumkan_Nomor_Halaman_dalam_Kutipan_Tidak_Langsung\"><\/span>Aturan Umum untuk Mencantumkan Nomor Halaman dalam Kutipan Tidak Langsung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Secara umum, ada beberapa aturan yang perlu diperhatikan ketika mencantumkan nomor halaman dalam kutipan tidak langsung, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Jika kutipan tidak langsung mengacu pada ide atau informasi spesifik dari suatu bagian tertentu dalam sumber asli, maka sebaiknya mencantumkan nomor halaman di akhir kutipan. Hal ini bertujuan untuk memudahkan pembaca menemukan sumber asli dan memeriksa keakuratan kutipan .<\/li>\n<li>Jika kutipan tidak langsung mengacu pada ide atau informasi umum dari seluruh sumber asli, maka tidak perlu mencantumkan nomor halaman. Hal ini karena nomor halaman tidak memberikan informasi tambahan yang berguna bagi pembaca .<\/li>\n<li>Jika kutipan tidak langsung berasal dari sumber yang tidak memiliki nomor halaman, seperti situs web, artikel online, atau buku elektronik, maka tidak perlu mencantumkan nomor halaman. Namun, jika sumber tersebut memiliki nomor paragraf, bab, atau bagian, maka sebaiknya mencantumkan nomor tersebut sebagai pengganti nomor halaman .<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_untuk_Mencantumkan_Nomor_Halaman_dalam_Kutipan_Tidak_Langsung\"><\/span>Contoh untuk Mencantumkan Nomor Halaman dalam Kutipan Tidak Langsung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Berikut adalah beberapa contoh untuk mencantumkan nomor halaman dalam kutipan tidak langsung, sesuai dengan gaya penulisan yang berbeda:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gaya_APA\"><\/span>Gaya APA<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Gaya APA (American Psychological Association) adalah gaya penulisan yang sering digunakan dalam bidang ilmu sosial, pendidikan, dan psikologi. Gaya APA menyarankan untuk mencantumkan nomor halaman dalam kutipan tidak langsung jika kutipan tersebut mengacu pada bagian tertentu dalam sumber asli. Contoh:<\/p>\n<ul>\n<li>Menurut Jones (2010), teori belajar sosial menjelaskan bagaimana perilaku manusia dipengaruhi oleh lingkungan sosial (p. 23).<\/li>\n<li>Teori belajar sosial menjelaskan bagaimana perilaku manusia dipengaruhi oleh lingkungan sosial (Jones, 2010, p. 23).<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gaya_MLA\"><\/span>Gaya MLA<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Gaya MLA (Modern Language Association) adalah gaya penulisan yang sering digunakan dalam bidang ilmu humaniora, seni, dan sastra. Gaya MLA menyarankan untuk mencantumkan nomor halaman dalam kutipan tidak langsung jika kutipan tersebut mengacu pada bagian tertentu dalam sumber asli. Contoh:<\/p>\n<ul>\n<li>Shakespeare menulis bahwa \u201ckehidupan adalah mimpi yang berjalan\u201d (As You Like It 2.7.139).<\/li>\n<li>Menurut Shakespeare, kehidupan adalah mimpi yang berjalan (As You Like It 2.7.139).<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gaya_Chicago\"><\/span>Gaya Chicago<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Gaya Chicago adalah gaya penulisan yang sering digunakan dalam bidang ilmu sejarah, seni, dan ilmu sosial. Gaya Chicago memiliki dua sistem kutipan, yaitu catatan kaki dan daftar pustaka (notes and bibliography) dan penulis dan tanggal (author-date). Sistem catatan kaki dan daftar pustaka menyarankan untuk mencantumkan nomor halaman dalam kutipan tidak langsung jika kutipan tersebut mengacu pada bagian tertentu dalam sumber asli. Contoh:<\/p>\n<ul>\n<li>Weber berpendapat bahwa etika Protestan memiliki peran penting dalam perkembangan kapitalisme modern.<sup>1<\/sup><\/li>\n<li><sup>1<\/sup> Max Weber, The Protestant Ethic and the Spirit of Capitalism, terj. Talcott Parsons (London: Routledge, 2001), 12.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sistem penulis dan tanggal menyarankan untuk mencantumkan nomor halaman dalam kutipan tidak langsung jika kutipan tersebut mengacu pada bagian tertentu dalam sumber asli. Contoh:<\/p>\n<ul>\n<li>Weber (2001, 12) berpendapat bahwa etika Protestan memiliki peran penting dalam perkembangan kapitalisme modern.<\/li>\n<li>Etika Protestan memiliki peran penting dalam perkembangan kapitalisme modern (Weber 2001, 12).<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Mencantumkan nomor halaman dalam kutipan tidak langsung adalah salah satu cara untuk memberikan rujukan yang akurat dan lengkap kepada sumber asli. Namun, tidak semua kutipan tidak langsung memerlukan nomor halaman, tergantung pada jenis sumber, isi kutipan, dan gaya penulisan yang digunakan. Oleh karena itu, sebaiknya memeriksa panduan gaya penulisan yang sesuai dengan bidang ilmu dan tujuan penulisan sebelum membuat kutipan tidak langsung.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kutipan tidak langsung adalah kutipan yang menuliskan kembali gagasan atau informasi dari sumber lain dengan kata-kata sendiri. Kutipan tidak langsung&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45266,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-9991","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9991","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9991"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9991\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9991"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9991"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9991"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}