{"id":9996,"date":"2023-12-05T00:19:50","date_gmt":"2023-12-05T00:19:50","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=9996"},"modified":"2023-12-06T01:01:31","modified_gmt":"2023-12-06T01:01:31","slug":"sistem-sitasi-mla-panduan-lengkap-untuk-penulisan-akademik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sistem-sitasi-mla-panduan-lengkap-untuk-penulisan-akademik.html","title":{"rendered":"Sistem Sitasi MLA: Panduan Lengkap untuk Penulisan Akademik"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sistem-sitasi-mla-panduan-lengkap-untuk-penulisan-akademik.html\/#Apa_itu_sistem_sitasi_MLA\" >Apa itu sistem sitasi MLA?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sistem-sitasi-mla-panduan-lengkap-untuk-penulisan-akademik.html\/#Bagaimana_format_dasar_sistem_sitasi_MLA\" >Bagaimana format dasar sistem sitasi MLA?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sistem-sitasi-mla-panduan-lengkap-untuk-penulisan-akademik.html\/#Bagaimana_contoh_sistem_sitasi_MLA_untuk_berbagai_jenis_sumber\" >Bagaimana contoh sistem sitasi MLA untuk berbagai jenis sumber?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sistem-sitasi-mla-panduan-lengkap-untuk-penulisan-akademik.html\/#Bagaimana_mengutip_sumber_dalam_teks_dengan_sistem_sitasi_MLA\" >Bagaimana mengutip sumber dalam teks dengan sistem sitasi MLA?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sistem-sitasi-mla-panduan-lengkap-untuk-penulisan-akademik.html\/#Bagaimana_membuat_daftar_pustaka_dengan_sistem_sitasi_MLA\" >Bagaimana membuat daftar pustaka dengan sistem sitasi MLA?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sistem-sitasi-mla-panduan-lengkap-untuk-penulisan-akademik.html\/#Bagaimana_menangani_situasi-situasi_khusus_dalam_sistem_sitasi_MLA\" >Bagaimana menangani situasi-situasi khusus dalam sistem sitasi MLA?<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"content\" tabindex=\"0\">\n<div class=\"ac-container ac-adaptiveCard\">\n<div class=\"ac-textBlock\">\n<p>Saat menulis sebuah karya akademik, seperti makalah, esai, atau tesis, kita perlu mengutip sumber-sumber yang kita gunakan untuk mendukung argumen atau gagasan kita. Mengutip sumber-sumber yang relevan dan kredibel dapat meningkatkan kualitas dan kewibawaan karya kita, serta menghormati hak cipta dan kontribusi penulis asli. Namun, bagaimana cara mengutip sumber-sumber yang benar dan sesuai dengan standar akademik? Salah satu jawabannya adalah dengan menggunakan sistem sitasi MLA.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_itu_sistem_sitasi_MLA\"><\/span>Apa itu sistem sitasi MLA?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sistem sitasi MLA adalah sebuah metode untuk mengutip sumber-sumber yang digunakan dalam penulisan akademik, terutama di bidang bahasa dan sastra. Sistem ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1951 oleh Modern Language Association (MLA), sebuah organisasi profesional yang beranggotakan para ahli bahasa, sastra, dan budaya. Tujuan dari sistem sitasi MLA adalah untuk memberikan informasi yang cukup tentang sumber-sumber yang dikutip, sehingga pembaca dapat menemukan dan memeriksa sumber-sumber tersebut dengan mudah. Selain itu, sistem sitasi MLA juga membantu penulis untuk menghindari plagiarisme, yaitu mengambil karya orang lain tanpa memberikan penghargaan.<\/p>\n<p>Sistem sitasi MLA terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi dan media. Versi terbaru dari sistem sitasi MLA adalah edisi ke-9, yang diterbitkan pada tahun 2021. Edisi ini mencakup berbagai jenis sumber, seperti buku, artikel jurnal, situs web, film, podcast, media sosial, dan lain-lain. Edisi ini juga menyederhanakan beberapa aturan dan pedoman yang ada di edisi sebelumnya, sehingga lebih mudah dipahami dan diaplikasikan oleh penulis.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_format_dasar_sistem_sitasi_MLA\"><\/span>Bagaimana format dasar sistem sitasi MLA?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Format dasar sistem sitasi MLA terdiri dari dua bagian: kutipan dalam teks dan daftar pustaka. Kutipan dalam teks adalah kutipan singkat yang diletakkan di dalam kurung setelah mengutip atau merangkum ide dari sumber tertentu. Kutipan dalam teks biasanya berisi nama penulis dan nomor halaman dari sumber yang dikutip. Contoh: (Smith 23). Daftar pustaka adalah daftar lengkap dari semua sumber yang dikutip dalam teks, yang diletakkan di akhir tulisan. Daftar pustaka diurutkan secara alfabetis berdasarkan nama penulis. Setiap entri daftar pustaka harus memiliki elemen-elemen berikut: nama penulis, judul karya, nama penerbit, tahun terbit, dan medium publikasi. Contoh: Smith, John. <em>The Art of Writing<\/em>. Penguin, 2023, Print.<\/p>\n<p>Berikut adalah format umum untuk kutipan dalam teks dan daftar pustaka dalam sistem sitasi MLA:<\/p>\n<ul>\n<li>Kutipan dalam teks: (Nama Penulis Nomor Halaman).<\/li>\n<li>Daftar pustaka: Nama Penulis. <em>Judul Karya<\/em>. Nama Penerbit, Tahun Terbit, Medium Publikasi.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_contoh_sistem_sitasi_MLA_untuk_berbagai_jenis_sumber\"><\/span>Bagaimana contoh sistem sitasi MLA untuk berbagai jenis sumber?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Berikut adalah beberapa contoh sistem sitasi MLA untuk berbagai jenis sumber:<\/p>\n<ul>\n<li>Buku dengan satu penulis: Lee, Harper. <em>To Kill a Mockingbird<\/em>. Grand Central, 1960, Print.<\/li>\n<li>Buku dengan dua penulis: Gilbert, Sandra, and Susan Gubar. <em>The Madwoman in the Attic<\/em>. Yale UP, 1979, Print.<\/li>\n<li>Buku dengan tiga atau lebih penulis: Jones, Robert, et al. <em>The History of Literature<\/em>. Oxford UP, 2021, Print.<\/li>\n<li>Buku dengan editor: Green, John, ed. <em>The Best American Essays 2023<\/em>. Houghton Mifflin, 2023, Print.<\/li>\n<li>Buku dengan edisi atau terjemahan: Kafka, Franz. <em>The Trial<\/em>. Translated by Breon Mitchell, Schocken, 1998, Print.<\/li>\n<li>Artikel jurnal: Smith, Jane. \u201cThe Role of Gender in Shakespeare\u2019s Plays\u201d. <em>Shakespeare Quarterly<\/em>, vol. 74, no. 2, 2023, pp. 123-145, JSTOR, .<\/li>\n<li>Situs web: Johnson, Mark. \u201cHow to Write a Good Essay\u201d. <em>Writing Tips<\/em>, 15 June 2023, . Accessed 20 July 2023.<\/li>\n<li>Film: <em>The Godfather<\/em>. Directed by Francis Ford Coppola, performances by Marlon Brando, Al Pacino, and Robert De Niro, Paramount, 1972, DVD.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Untuk sumber tanpa penulis, gunakan judul karya sebagai pengganti nama penulis. Contoh: <em>Encyclopedia of Indonesia<\/em>. 3rd ed., Britannica, 2020, Print. Untuk lebih lengkapnya, silakan lihat panduan resmi sistem sitasi MLA.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_mengutip_sumber_dalam_teks_dengan_sistem_sitasi_MLA\"><\/span>Bagaimana mengutip sumber dalam teks dengan sistem sitasi MLA?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Mengutip sumber dalam teks dengan sistem sitasi MLA adalah cara untuk memberitahu pembaca bahwa kita menggunakan informasi atau ide dari sumber tertentu. Kutipan dalam teks juga membantu pembaca untuk menemukan sumber yang kita kutip di daftar pustaka. Ada beberapa aturan dan pedoman yang harus diikuti saat mengutip sumber dalam teks dengan sistem sitasi MLA, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Gunakan kurung untuk menulis kutipan dalam teks. Contoh: (Smith 23).<\/li>\n<li>Tulis nama penulis dan nomor halaman dari sumber yang dikutip. Jika nama penulis sudah disebutkan sebelumnya dalam teks, cukup tulis nomor halamannya saja. Contoh: Smith argues that \u201cwriting is an art\u201d (23).<\/li>\n<li>Jika sumber yang dikutip tidak memiliki penulis, gunakan judul karya atau kata kunci yang relevan sebagai pengganti nama penulis. Contoh: (\u201cWriting Tips\u201d 15).<\/li>\n<li>Jika sumber yang dikutip tidak memiliki nomor halaman, tulis nama penulis saja. Jika sumber tersebut adalah situs web, film, atau media lain yang memiliki bagian-bagian yang dapat diidentifikasi, seperti bab, adegan, atau paragraf, tulis nama bagian tersebut setelah nama penulis. Contoh: (Johnson, \u201cHow to Write a Good Essay\u201d).<\/li>\n<li>Jika mengutip lebih dari satu sumber dalam satu kurung, pisahkan sumber-sumber tersebut dengan koma. Contoh: (Lee 60, Gilbert and Gubar 45, Jones et al. 12).<\/li>\n<li>Jika mengutip sumber yang sama secara berurutan, tidak perlu menulis nama penulis lagi, cukup tulis nomor halaman atau bagian yang berbeda. Contoh: (23) (25) (27).<\/li>\n<li>Jika mengutip sumber yang bersifat umum atau tidak spesifik, tidak perlu menulis kutipan dalam teks, cukup tulis sumber tersebut di daftar pustaka. Contoh: Buku ensiklopedia, kamus, atau almanak.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_membuat_daftar_pustaka_dengan_sistem_sitasi_MLA\"><\/span>Bagaimana membuat daftar pustaka dengan sistem sitasi MLA?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Membuat daftar pustaka dengan sistem sitasi MLA adalah cara untuk memberikan informasi lengkap tentang sumber-sumber yang kita kutip dalam teks. Daftar pustaka juga membantu pembaca untuk menemukan dan memeriksa sumber-sumber tersebut dengan lebih mudah. Ada beberapa aturan dan pedoman yang harus diikuti saat membuat daftar pustaka dengan sistem sitasi MLA, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Letakkan daftar pustaka di akhir tulisan, di halaman terpisah dengan judul \u201cWorks Cited\u201d.<\/li>\n<li>Urutkan entri daftar pustaka secara alfabetis berdasarkan nama penulis. Jika sumber tidak memiliki penulis, urutkan berdasarkan judul karya.<\/li>\n<li>Gunakan indentasi gantung untuk setiap baris setelah baris pertama dari setiap entri. Jarak indentasi adalah 0,5 inci atau 1,27 cm.<\/li>\n<li>Gunakan huruf kapital untuk kata pertama, kata terakhir, dan kata penting dalam judul karya. Jangan gunakan huruf kapital untuk kata sambung, kata depan, atau artikel, kecuali jika kata tersebut berada di awal atau akhir judul.<\/li>\n<li>Gunakan tanda kutip untuk judul karya yang merupakan bagian dari karya yang lebih besar, seperti artikel jurnal, bab buku, atau puisi. Gunakan huruf miring untuk judul karya yang mandiri, seperti buku, jurnal, atau film.<\/li>\n<li>Tulis nama penulis dengan format nama belakang, nama depan. Jika ada lebih dari satu penulis, tulis nama penulis pertama dengan format tersebut, dan nama penulis berikutnya dengan format nama depan nama belakang. Jika ada lebih dari tiga penulis, tulis nama penulis pertama, diikuti dengan et al.<\/li>\n<li>Tulis nama penerbit dengan singkat dan jelas. Jangan tulis kata-kata seperti Company, Incorporated, atau Limited, kecuali jika kata-kata tersebut merupakan bagian dari nama penerbit. Jika ada lebih dari satu penerbit, pisahkan nama-nama penerbit dengan koma.<\/li>\n<li>Tulis tahun terbit dengan empat digit angka. Jika sumber tidak memiliki tahun terbit, tulis n.d. yang berarti no date.<\/li>\n<li>Tulis medium publikasi dengan singkat dan jelas. Beberapa contoh medium publikasi adalah Print, Web, DVD, CD, atau Podcast. Jika sumber memiliki lebih dari satu medium publikasi, tulis semua medium yang relevan, dipisahkan dengan koma.<\/li>\n<li>Jika sumber berasal dari internet, tulis URL atau alamat situs web dari sumber tersebut, diawali dengan http:\/\/ atau https:\/\/. Jika sumber berasal dari basis data online, tulis nama basis data, diikuti dengan URL atau DOI (Digital Object Identifier) dari sumber tersebut. Jika sumber berasal dari media sosial, tulis nama pengguna, diikuti dengan @, dan nama platform media sosial.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_menangani_situasi-situasi_khusus_dalam_sistem_sitasi_MLA\"><\/span>Bagaimana menangani situasi-situasi khusus dalam sistem sitasi MLA?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dalam sistem sitasi MLA, ada beberapa situasi-situasi khusus yang mungkin memerlukan penyesuaian atau penambahan informasi dalam kutipan dalam teks atau daftar pustaka. Berikut adalah beberapa contoh situasi-situasi khusus tersebut, beserta cara menanganinya:<\/p>\n<ul>\n<li>Sumber dengan lebih dari satu edisi: Jika sumber yang dikutip memiliki lebih dari satu edisi, tulis nomor edisi setelah judul karya, diikuti dengan kata ed. Contoh: Orwell, George.\u00a0<em>Animal Farm<\/em>. 2nd ed., Penguin, 1989, Print.<\/li>\n<li>Sumber dengan lebih dari satu terjemahan: Jika sumber yang dikutip memiliki lebih dari satu terjemahan, tulis nama penerjemah setelah judul karya, diikuti dengan kata Translated by. Contoh: Dostoyevsky, Fyodor.\u00a0<em>Crime and Punishment<\/em>. Translated by Richard Pevear and Larissa Volokhonsky, Vintage, 1993, Print.<\/li>\n<li>Sumber dengan lebih dari satu tanggal: Jika sumber yang dikutip memiliki lebih dari satu tanggal, seperti tanggal publikasi, tanggal akses, atau tanggal pembuatan, tulis semua tanggal yang relevan, dipisahkan dengan koma. Contoh: Smith, John. \u201cThe Future of Education\u201d.\u00a0<em>The New Yorker<\/em>, 15 Jan. 2023, . Accessed 10 Feb. 2023.<\/li>\n<li>Sumber dengan lebih dari satu lokasi: Jika sumber yang dikutip memiliki lebih dari satu lokasi, seperti kota, negara, atau wilayah, tulis semua lokasi yang relevan, dipisahkan dengan koma. Contoh: Lee, Harper.\u00a0<em>To Kill a Mockingbird<\/em>. New York, London, Toronto, HarperCollins, 1960, Print.<\/li>\n<li>Sumber dengan penulis anonim: Jika sumber yang dikutip tidak memiliki penulis, atau penulisnya tidak diketahui, tulis kata Anonymous sebagai pengganti nama penulis. Contoh: Anonymous.\u00a0<em>Beowulf<\/em>. Translated by Seamus Heaney, Norton, 2000, Print.<\/li>\n<li>Sumber dengan penulis organisasi: Jika sumber yang dikutip ditulis oleh sebuah organisasi, lembaga, atau badan resmi, tulis nama organisasi tersebut sebagai nama penulis. Contoh: World Health Organization.\u00a0<em>Global Health Report 2023<\/em>. WHO, 2023, Web.<\/li>\n<li>Sumber dengan penulis yang sama: Jika mengutip lebih dari satu sumber yang ditulis oleh penulis yang sama, tulis nama penulis tersebut di kutipan dalam teks, diikuti dengan judul karya yang dikutip, dipisahkan dengan koma. Contoh: (Smith,\u00a0<em>The Art of Writing<\/em>\u00a023) (Smith, \u201cThe Role of Gender in Shakespeare\u2019s Plays\u201d 125).<\/li>\n<li>Sumber dengan judul yang sama: Jika mengutip lebih dari satu sumber yang memiliki judul yang sama, tulis judul karya tersebut di kutipan dalam teks, diikuti dengan nama penulis, penerbit, atau tahun terbit yang berbeda, dipisahkan dengan koma. Contoh: (\u201cWriting Tips\u201d, Johnson 15) (\u201cWriting Tips\u201d, Writing Center, 2023).<\/li>\n<\/ul>\n<p>Demikianlah beberapa aturan dan pedoman tentang sistem sitasi MLA, beserta contoh-contohnya. Sistem sitasi MLA adalah salah satu cara untuk mengutip sumber-sumber yang digunakan dalam penulisan akademik dengan baik dan benar. Dengan menggunakan sistem sitasi MLA, kita dapat memberikan informasi yang lengkap dan akurat tentang sumber-sumber yang kita kutip, sehingga pembaca dapat menemukan dan memeriksa sumber-sumber tersebut dengan mudah. Selain itu, sistem sitasi MLA juga membantu kita untuk menghindari plagiarisme, yaitu mengambil karya orang lain tanpa memberikan penghargaan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang ingin menulis karya akademik dengan sistem sitasi MLA.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saat menulis sebuah karya akademik, seperti makalah, esai, atau tesis, kita perlu mengutip sumber-sumber yang kita gunakan untuk mendukung argumen atau gagasan kita. Mengutip sumber-sumber&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-9996","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9996","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9996"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9996\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9996"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9996"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9996"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}