Indonesia, sebuah negara kepulauan yang kaya akan keberagaman budaya dan alam, memiliki lambang negara yang menggambarkan identitas dan semangat kebangsaan. Simbol ini bukanlah sembarang pilihan, melainkan hasil dari serangkaian pertimbangan mendalam. Di balik megahnya lambang negara Indonesia, terdapat kisah yang mengagumkan tentang pemilihan burung Garuda sebagai simbol kebanggaan dan kedaulatan.
Pada tahun 1945, ketika Indonesia merdeka, muncul kebutuhan untuk memiliki simbol yang mencerminkan semangat dan identitas baru bangsa ini. Proses pemilihan lambang negara tidaklah mudah, dan komite yang ditugaskan untuk tugas ini memiliki tanggung jawab besar dalam menentukan representasi visual yang dapat mencakup keberagaman dan kekuatan bangsa yang baru terbentuk.
Burung Garuda, yang dalam mitologi Hindu menjadi tunggangan Lord Vishnu dan melambangkan keberanian serta kekuatan, dipilih sebagai lambang yang paling cocok untuk merepresentasikan Indonesia. Keputusan ini tidak hanya berdasarkan pada aspek mitologis, tetapi juga pada karakteristik fisik burung Garuda yang dianggap mewakili keagungan dan keindahan.
Garuda Pancasila, seperti lambang negara ini kemudian dikenal, tidak hanya mengandung unsur mitologis Hindu, tetapi juga mencerminkan semangat kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila. Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tercermin dalam jumlah bulu di sayap dan ekor burung Garuda, yaitu 17, yang melambangkan sila-sila dalam Pancasila.
Dibalik setiap sayap Garuda Pancasila terdapat lambang negara yang menjadi simbol persatuan, yaitu bundaran merah putih. Hal ini memperkuat pesan bahwa kekuatan Indonesia terletak pada persatuan berbagai suku, agama, dan budaya. Sayap yang terbuka lebar menciptakan kesan kebebasan dan kedaulatan, menggambarkan semangat bangsa yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Pemilihan burung Garuda sebagai lambang negara juga mengandung pesan diplomatis yang kuat. Indonesia ingin menunjukkan kepada dunia bahwa sebagai bangsa yang baru merdeka, mereka memiliki identitas yang kuat dan berkomitmen untuk berperan aktif dalam kancah internasional. Garuda yang berkibar di bendera merah putih menjadi simbol kebanggaan dan kepercayaan diri bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan global.
Secara keseluruhan, pemilihan burung Garuda sebagai lambang negara tidak hanya dipandang sebagai keputusan visual semata, melainkan juga sebagai langkah strategis untuk membangun identitas kebangsaan yang kuat dan meriah. Melalui Garuda Pancasila, Indonesia berhasil menciptakan simbol yang tidak hanya memikat secara estetis, tetapi juga sarat dengan makna dan nilai-nilai yang mendalam. Lambang ini tetap menjadi simbol kebanggaan bagi setiap warga Indonesia, mengingatkan mereka akan sejarah panjang perjuangan dan keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa ini.