Menu Tutup

Gaji Pegawai Pajak di Indonesia

Pajak adalah salah satu sumber pendapatan negara yang sangat penting untuk menjalankan kegiatan dan membiayai program-program yang diberikan kepada masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus melakukan upaya untuk meningkatkan penerimaan pajak. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan gaji pegawai pajak yang layak dan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diemban.

Besaran gaji pegawai pajak di Indonesia ditentukan oleh beberapa faktor, di antaranya adalah jabatan, pangkat, masa kerja, dan lokasi kerja. Di bawah ini akan dibahas secara lebih rinci tentang besaran gaji pegawai pajak di Indonesia.

  1. Gaji Pegawai Pajak Berdasarkan Jabatan

Gaji pegawai pajak di Indonesia disesuaikan dengan jabatan yang diemban. Berikut adalah besaran gaji pegawai pajak berdasarkan jabatan:

  • Petugas Pajak Muda (PPM): Gaji awal PPM di Indonesia sekitar Rp4,2 juta hingga Rp6,2 juta per bulan.
  • Petugas Pajak Penyelia (PPP): Gaji awal PPP di Indonesia sekitar Rp6,7 juta hingga Rp8,7 juta per bulan.
  • Petugas Pajak Ahli (PPA): Gaji awal PPA di Indonesia sekitar Rp10,2 juta hingga Rp12,2 juta per bulan.
  • Kepala Seksi (Kasie): Gaji awal Kasie di Indonesia sekitar Rp13 juta hingga Rp15 juta per bulan.
  • Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP): Gaji awal KPP di Indonesia sekitar Rp17 juta hingga Rp20 juta per bulan.
  1. Gaji Pegawai Pajak Berdasarkan Pangkat

Pangkat juga menjadi faktor yang menentukan besaran gaji pegawai pajak di Indonesia. Berikut adalah besaran gaji pegawai pajak berdasarkan pangkat:

  • Golongan I: Gaji awal di golongan Ia sekitar Rp4,2 juta hingga Rp5,2 juta per bulan. Sedangkan gaji awal di golongan Ib sekitar Rp5,6 juta hingga Rp7,1 juta per bulan.
  • Golongan II: Gaji awal di golongan IIa sekitar Rp7,3 juta hingga Rp9,2 juta per bulan. Sedangkan gaji awal di golongan IIb sekitar Rp9,8 juta hingga Rp11,5 juta per bulan.
  • Golongan III: Gaji awal di golongan IIIa sekitar Rp12,2 juta hingga Rp15 juta per bulan. Sedangkan gaji awal di golongan IIIb sekitar Rp16,6 juta hingga Rp19,6 juta per bulan.
  • Golongan IV: Gaji awal di golongan IVa sekitar Rp20,1 juta hingga Rp24,6 juta per bulan. Sedangkan gaji awal di golongan IVb sekitar Rp27,1 juta hingga Rp31,6 juta per bulan.
  1. Gaji Pegawai Pajak Berdasarkan Masa Kerja

Masa kerja juga mempengaruhi besaran gaji pegawai pajak di Indonesia. Semakin lama bekerja, maka semakin tinggi gaji yang diterima. Berikut adalah besaran gaji pegawai pajak berdasarkan masa kerja:

  • Pegawai Pajak Baru: Gaji awal sekitar Rp4,2 juta hingga Rp6,2 juta per bulan.
  • Pegawai Pajak Berpengalaman: Gaji berkisar antara Rp7,3 juta hingga Rp31,6 juta per bulan, tergantung pada jabatan, pangkat, dan lokasi kerja.
  1. Gaji Pegawai Pajak Berdasarkan Lokasi Kerja

Lokasi kerja juga mempengaruhi besaran gaji pegawai pajak di Indonesia. Gaji yang diterima oleh pegawai pajak di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung biasanya lebih tinggi daripada di kota-kota kecil. Hal ini disebabkan oleh tingkat kebutuhan hidup dan biaya hidup yang lebih tinggi di kota besar. Berikut adalah besaran gaji pegawai pajak berdasarkan lokasi kerja:

  • Jakarta: Gaji pegawai pajak di Jakarta biasanya lebih tinggi dibandingkan dengan kota lainnya di Indonesia. Gaji awal sekitar Rp13 juta hingga Rp31,6 juta per bulan.
  • Surabaya: Gaji pegawai pajak di Surabaya sedikit lebih rendah dibandingkan dengan Jakarta. Gaji awal sekitar Rp10,2 juta hingga Rp24,6 juta per bulan.
  • Bandung: Gaji pegawai pajak di Bandung juga sedikit lebih rendah dibandingkan dengan Jakarta dan Surabaya. Gaji awal sekitar Rp7,3 juta hingga Rp18,2 juta per bulan.

Baca Juga: