Hari Kiamat: Pengertian, Macam, Tanda-tanda, Peristiwa Setelahnya, dan Hikmah

Pengertian Hari Akhir

Yaumul akhir atau hari kiamat adalah hari akhir kehidupan seluruh manusia dan makhluk hidup didunia yang harus kita percayai kebenaran adanya yang menjadi jembatan menuju kehidupan di aakhirat yang kekal dan abadi.

Iman kepada hari kiamat adalah rukun iman yang ke-lima. Hari kiamat diawali dengan tiupan terompet sangkakala oleh malaikat isrofil untuk menghancurkan bumi beserta seluruh isinya.

Hari kiamat tidak dapat diprediksi kapan akan datangnya karena merupakan rahasia Allah SWT. Yang tidak dapat diketahui oleh siapapun. Namun dengan demikian kita masih bisa mengetahui kapan datangnya hari kiamat dengan melihat tanda-tanda yang diberikan oleh nabi Muhammad SAW. Orang iman kepada Allah SWT dan berbuat kebaikan akan menerima imbalan surag yang penuh kenikmatan, sedangkan bagi oang-orang kafir dan penjahat akan masuk neraka yang sangat pedih siksanya.

Dengan peraya dab beriman kepada hari kiamat (yaumul akhir) kita akan diddorong untuk selalu berbuat baik, menghindari perbuatan dosa, tidak mudah putus asa, tidak sombong, tidak takabur, dan lain ebagainya.. karena segala amal perbuatan kita dicatat oleh malaikat yang kan digunakan sebagai bahan refrensi apakah kita masuk surga datau neraka ( Ayo Belajar Agama Islam IX)

Macam Macam Hari Akhir

1. Kiamat Sughra atau Kiamat Kecil

Yaitu berupa kejadian atau musibah yang terjadi di alam ini, seperti kematian setiap saat, banjir bandang, angin beliung, gunung meletus, gempa bumi, peperangan, kecelakaan kendaraan, kekeringan yang kepanjangan, hama tanaman yang merajalela. Keseluruhan rangkaian kejadian tersebut di atas ditinjau dari segi aqidah merupakan peringatan dari Allah. Bagi umat yang beriman hal ini merupakan peringatan dan ujian. Sedangkan bagi umat yang ingkar/kafir merupakan siksaan atau azab Allah swt.

Allah berfirman dalam surat al-Baqarah ayat 155-156 :

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji`uun”. (Q.S. al Baqarah ayat 155-156)
Firmannya Allah surat ali-Imran ayat 137:

“Sesungguhnya telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah Allah; karena itu berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul).”(Q.S. ali Imran ayat 137)

2. Kiamat Kubro

Yaitu masa kehancuran seluruh alam semesta secara masal dan berakhirnya kehidupan alam dunia serta hari mulai dibangkitkannya semua manusia yang sudah mati sejak zaman Nabi Adam sampai manusia terakhir, untuk menjalankan proses kehidupan berikutnya, sebagaimana dijelaskan dalam al-Quran surat al-Zalzalah ayat 1-5.

Artinya :

Apabila bumi digoncangkan dengan goncangannya (yang dahsyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung) nya, dan manusia bertanya: “Mengapa bumi (jadi begini)?”, pada hari itu bumi menceritakan beritanya, karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya. (Q.S. al Zalzalah :1-5)

Tanda Tanda Hari Akhir

Dalam ajaran Islam, tanda-tanda Hari Akhir (kiamat) dibagi menjadi dua kategori: tanda-tanda kecil dan tanda-tanda besar. Tanda-tanda ini merupakan petunjuk yang akan terjadi sebelum Hari Akhir yang menandakan bahwa dunia ini akan segera berakhir. Berikut adalah penjelasan singkat tentang keduanya:

1. Tanda-tanda Kecil

Tanda-tanda kecil adalah kejadian-kejadian yang lebih bersifat umum dan bertahap yang terjadi dalam kehidupan manusia. Beberapa tanda-tanda kecil yang telah disebutkan dalam hadits Nabi Muhammad SAW antara lain:

  • Munculnya fitnah dan kerusakan moral: Terjadinya banyak fitnah (kebohongan dan kekacauan), kemungkaran, dan perbuatan buruk seperti zina, peminum khamr, dan banyaknya riba.
  • Banyaknya kematian mendadak: Meningkatnya kematian yang tidak wajar, seperti kematian karena penyakit atau bencana alam.
  • Penurunan ilmu dan munculnya kebodohan: Ilmu yang bermanfaat berkurang, sementara kebodohan dan kesesatan meningkat, bahkan pemimpin yang tidak berilmu semakin banyak.
  • Munculnya pemimpin yang zalim: Pemimpin yang tidak adil dan zalim semakin banyak, sementara rakyat yang dipimpin hidup dalam kesulitan.
  • Penyebaran kemewahan: Banyak orang yang hidup dalam kemewahan dan kesenangan duniawi, sementara kemiskinan dan ketidakadilan juga meningkat.
  • Munculnya banyak bencana alam: Gempa bumi, banjir, dan bencana alam lainnya meningkat frekuensinya.
  • Berlarut-larutnya waktu: Waktu terasa semakin cepat berlalu, hari-hari terasa singkat dan cepat berakhir.

2. Tanda-tanda Besar

Tanda-tanda besar adalah kejadian-kejadian luar biasa yang menunjukkan bahwa kiamat sudah sangat dekat. Tanda-tanda besar ini lebih dramatis dan lebih jelas, dan setelah beberapa tanda besar muncul, Hari Akhir dapat terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Beberapa tanda besar yang disebutkan dalam hadits Nabi Muhammad SAW antara lain:

  • Munculnya Dajjal: Dajjal adalah sosok pemimpin palsu yang akan muncul di akhir zaman, yang akan mengaku sebagai Tuhan dan menyesatkan umat manusia. Dia akan membawa banyak fitnah dan kejahatan, namun hanya orang-orang beriman yang dapat selamat darinya.
  • Turunnya Isa (Yesus): Nabi Isa akan turun kembali ke bumi untuk membunuh Dajjal dan mengembalikan keadilan serta kedamaian. Setelah itu, Isa akan memimpin umat Islam.
  • Keluarnya Ya’juj dan Ma’juj: Ya’juj dan Ma’juj adalah dua bangsa yang sangat besar dan kuat yang akan keluar dari tembok yang menghalangi mereka, menyebabkan kerusakan besar di dunia.
  • Matahari terbit dari Barat: Ini adalah tanda besar yang menandakan bahwa pintu taubat akan tertutup, dan semua orang yang belum beriman pada waktu itu tidak akan diterima iman mereka.
  • Munculnya binatang dari bumi: Binatang ini akan berbicara kepada manusia dan memberi tanda bahwa Hari Kiamat sudah dekat.
  • Kehancuran Ka’bah: Ka’bah di Makkah akan dihancurkan oleh suatu bangsa yang akan menyerang dan merusaknya.
  • Tiga besar peristiwa alam: Terjadinya tiga peristiwa alam yang besar, yaitu gempa bumi besar di timur, barat, dan Jazirah Arab.

Peristiwa Setelah Hari Akhir

  1. Alam Barzah

Alam barzah juga disebut alam kubur. Di alam barzah manusia sudah dapat merasakan balasan amal baik dan buruk

Firman Allah SWT :

Agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada barzah (dinding pemisah) sampai hari mereka dibangkitkan.” (QS. Al-Mukmin : 100)

  1. Yaumul Ba’as

Yaumul Ba’as artinya hari kebangkitan, yaitu hari bangkitnya kembali seluruh umat manusia sejak nabi Adam a.s. hingga manusia terakhir dari alam kubur setelah malaikat Israfil meniup sangkakala yang kedua.

Firman Allah SWT :

Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan bermacam-macam, agar kepada mereka itu dapat diperlihatkan amalan-amalannya yang sudah-sudah.” (QS. Az-Zalzalah : 6)

  1. Yaumul Mahsyar

Yaumul Mahsyar adalah hari berkumpulnya seluruh umat manusia. Setelah manusia dibangkitkan dari alam kubur, manusia digiring dan dikumpulkan di padang mahsyar.

Firman Allah SWT :

…….. Dan kami kumpulkan seluruh manusia dan tidak kami tinggalkan seorang pun dari mereka.” (QS. Al-Kahfi : 47)

  1. Yaumul Mizan

Yaumul Mizan yaitu hari penimbangan amal baik dan amal buruk yang dilakukan manusia selama hidupnya.

Firman Allah SWT :

Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikitpun. Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawipun pasti Kami mendatangkan (pahala)nya. Dan cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan.” (QS. Al-Anbiya : 47)

  1. Yaumul Hisab

Yaumul hisab artinya hari perhitungan amal baik dan  buruk yang dilakukan selama hidupnya.

Firman Allah SWT :

Pada hari ini tiap-tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang diusahakannya. Tidak ada yang dirugikan pada hari ini. Sesungguhnya Allah amat cepat hisabnya.” (QS. Al-Mukmin : 17)

  1. Sirattalmustaqim

Sirat adalah jalan atau jembatan penentu dari setiap manusia setelah diperhitungkan dan ditimbang perbuatan baik-buruknya. Sirat tersebut menentukan manusia masuk surga atau neraka.

  1. Surga dan Neraka

Surga dan neraka adalah tempat terakhir yang diciptakan oleh Allah SWT untuk memberikan balasan atas perbuatan manusia semasa di dunia.(Drs. Soepardjo, S.Ag.)

Hikmah Beriman Pada Hari Akhir

Beriman pada Hari Akhir (akhirat) adalah salah satu pokok ajaran dalam Islam yang memiliki banyak hikmah dan manfaat bagi kehidupan seorang Muslim. Berikut beberapa hikmah beriman kepada Hari Akhir dalam Islam:

  1. Meningkatkan Kesadaran Akan Tanggung Jawab
    Beriman kepada Hari Akhir mengingatkan seorang Muslim bahwa kehidupan dunia ini hanya sementara. Setiap perbuatan akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah di akhirat. Ini mendorong umat Islam untuk menjalani hidup dengan penuh tanggung jawab, menjalankan kewajiban agama, dan menjaga moralitas dalam setiap aspek kehidupan.
  2. Mendorong untuk Berbuat Baik dan Menjauhi Dosa
    Keyakinan bahwa segala amal perbuatan akan dihitung dan mendapat balasan di akhirat memotivasi seseorang untuk selalu berbuat kebaikan, menolong sesama, dan menjauhi perbuatan dosa. Ini juga mendorong umat Islam untuk lebih ikhlas dalam beramal, tanpa mengharapkan pujian atau balasan duniawi.
  3. Memberikan Ketentraman dan Ketenangan Hati
    Beriman kepada Hari Akhir memberikan keyakinan bahwa segala kesulitan atau ketidakadilan yang dialami di dunia ini akan terbalaskan dengan adil di akhirat. Ini memberikan ketenangan batin, karena seorang Muslim tahu bahwa setiap kesulitan hidup memiliki tujuan dan akan dibayar dengan pahala yang besar jika dia bersabar.
  4. Meningkatkan Ketaqwaan kepada Allah
    Keimanan kepada Hari Akhir menumbuhkan rasa takut kepada Allah dan harapan untuk mendapatkan rahmat-Nya di akhirat. Hal ini mendorong umat Islam untuk meningkatkan ketaqwaan, memperbaiki hubungan dengan Allah, dan menjauhi perbuatan yang dilarang.
  5. Mendorong Ukhuwah Islamiyah
    Menyadari bahwa setiap umat Islam akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah di Hari Akhir mendorong adanya rasa solidaritas dan persaudaraan antar sesama Muslim. Masing-masing berusaha saling membantu untuk meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat.
  6. Memperbaiki Akhlak dan Menjauhi Perbuatan Negatif
    Beriman kepada Hari Akhir mengingatkan umat Islam untuk selalu menjaga akhlak dan menghindari perbuatan yang bisa merugikan orang lain. Ini termasuk perbuatan dosa seperti kebohongan, penipuan, dan zalim, yang akan mendapatkan balasan di akhirat.
  7. Meningkatkan Pengharapan dan Keinginan untuk Memperoleh Surga
    Keyakinan bahwa ada kehidupan setelah mati dan bahwa setiap amal baik akan mendapatkan balasan surga adalah sumber motivasi yang sangat kuat. Ini membuat seorang Muslim berusaha lebih giat dalam beribadah, beramal, dan menjaga diri dari perbuatan yang dapat menghalangi mereka mencapai surga.

Secara keseluruhan, beriman pada Hari Akhir mengajarkan umat Islam untuk hidup dengan penuh tujuan, menjauhi kesia-siaan, dan selalu berusaha menjadi pribadi yang lebih baik, tidak hanya untuk kehidupan dunia tetapi juga untuk kehidupan setelah mati.

Menu Utama