Ibadah Mahdhah, Ghairu Mahdhah, Ibadah dzil wajhain

Ibadah Mahdhah

Ibadah mahdhah adalah ibadah yang mengandung hubungan dengan Allah SWT semata-mata, yakni hubungan vertikal. Ibadah ini hanya terbatas pada ibadah-ibadah khusus. Ciri-ciri u=ibadah mahdhah adalah emua ketentuan dan aturan pelaksanaanyatelah ditetapkan secara rinci melalui penjelasan-penjelasan al-Qur’an atau hadits. Ibadah muhdhah dilakukan untuk mendekatkan diri (qurbah) kepada Allah SWT. Misalnya, shalat harus mengikuti petunjuk Rsullulah SAW dan tidak diizinkan menambah atau menguranginya, misalnya tentang cara-cara melakukan ibadah haji (HR.Abu Daud).

Ibadah ghairu mahdhah

Ibadah ghairu mahdhah adalah ibadah yang tidak sekadar menyangkut hubungan dengan SWT, tetapi juga berkaitan dengan hubungan sesama makhluk (Hablum minallah wahablum minanas), di samping hubunganantar manusia, tetapi juga hubungan manusia dengan lingkungannya (QS Al-A’raf [7]:56).

Ibadah dzil wajhain

Ibadah dzil wajhain adalah ibadah yang memiliki dua sifat sekaligus, yaitu mahdhah dan ghairu mahdhah. Maksudnya ialah sebagian tujuan pernsyariatannya dapat diketahui dan sebagian lainnya tidak dapat diketahui, seperti nikah dan ‘iddah.