Menu Tutup

Indeks Harga dan Inflasi: Pengertian, Tujuan, Jenis, Metode, Dampak dan Solusi

Pengertian Indeks Harga

Indeks harga adalah ukuran statistik yang menggambarkan perubahan harga dari waktu ke waktu. Indeks harga biasanya dibandingkan dengan harga pada tahun dasar, yaitu tahun tertentu yang dijadikan acuan. Indeks harga berguna untuk mengukur fluktuasi harga barang dan jasa dalam jangka waktu tertentu12.

Tujuan Penghitungan Indeks Harga

Tujuan utama dari penghitungan indeks harga adalah mengetahui tingkat inflasi atau deflasi, yaitu kenaikan atau penurunan harga secara umum. Selain itu, tujuan lain dari penghitungan indeks harga adalah12:

  • Menyajikan indikator pengukuran kegiatan perekonomian secara umum.
  • Menyediakan deskripsi tentang tren perdagangan.
  • Memberi rujukan atau patokan harga kepada para pelaku ekonomi untuk menentukan harga barang dan jasa.
  • Menyesuaikan gaji, upah, bunga, pajak, subsidi dan lain-lain sesuai dengan perubahan daya beli uang.

Macam-Macam Indeks Harga

Ada beberapa jenis indeks harga yang lebih spesifik, tergantung pada kelompok barang dan jasa yang diukur. Beberapa contoh indeks harga adalah12:

NoNama Indeks HargaPengertian
1Indeks Harga Konsumen (IHK)Indeks yang menghitung rata-rata perubahan harga dari suatu paket barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga dalam kurun waktu tertentu. IHK merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur tingkat inflasi.
2Indeks Harga Produsen (IHP)Indeks yang menghitung rata-rata perubahan harga dari suatu paket barang dan jasa yang dibeli oleh para produsen untuk melakukan produksi dalam kurun waktu tertentu. IHP merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur biaya produksi.
3Indeks Harga Petani (IHPt)Indeks yang menghitung rata-rata perubahan harga dari suatu paket barang pertanian yang dijual oleh para petani dalam kurun waktu tertentu. IHPt merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur pendapatan petani.
4Indeks Harga Ekspor-Impor (IH-EI)Indeks yang menghitung rata-rata perubahan harga dari suatu paket barang ekspor dan impor dalam kurun waktu tertentu. IH-EI merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur kinerja perdagangan luar negeri.

Metode Penghitungan Indeks Harga

Metode penghitungan indeks harga tergantung pada jenis indeks harga yang digunakan. Secara umum, ada dua metode penghitungan indeks harga, yaitu12:

  • Metode agregatif, yaitu metode yang menghitung indeks harga dengan menjumlahkan nilai uang dari semua barang dan jasa pada tahun dasar dan tahun berjalan, kemudian membaginya dengan nilai uang pada tahun dasar.
  • Metode relatif, yaitu metode yang menghitung indeks harga dengan membandingkan perubahan harga relatif dari setiap barang dan jasa pada tahun berjalan dengan tahun dasar, kemudian mengambil rata-ratanya.

Pengertian Inflasi

Inflasi adalah kecenderungan naiknya harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam periode waktu tertentu. Inflasi menyebabkan turunnya nilai uang terhadap nilai barang dan jasa secara umum34.

Jenis Inflasi

Inflasi dapat diklasifikasikan berdasarkan beberapa kriteria, antara lain14:

Inflasi Berdasarkan Tingkat Keparahannya

  • Inflasi ringan, yaitu inflasi yang tingkat kenaikannya masih dapat diterima oleh masyarakat, biasanya kurang dari 10% per tahun.
  • Inflasi sedang, yaitu inflasi yang tingkat kenaikannya mulai mengganggu stabilitas ekonomi, biasanya antara 10% sampai 30% per tahun.
  • Inflasi berat, yaitu inflasi yang tingkat kenaikannya sangat tinggi dan merugikan masyarakat, biasanya lebih dari 30% per tahun.

Inflasi Berdasarkan Asal Muasalnya

  • Inflasi permintaan, yaitu inflasi yang disebabkan oleh meningkatnya permintaan barang dan jasa melebihi kapasitas produksi.
  • Inflasi penawaran, yaitu inflasi yang disebabkan oleh menurunnya penawaran barang dan jasa akibat biaya produksi yang meningkat atau bencana alam.

Inflasi Berdasarkan Faktor Penyebabnya

  • Inflasi permintaan (demand pull inflation), yaitu inflasi yang disebabkan oleh faktor-faktor yang meningkatkan permintaan agregat, seperti peningkatan pendapatan, konsumsi, investasi, pengeluaran pemerintah atau ekspor.
  • Inflasi biaya (cost push inflation), yaitu inflasi yang disebabkan oleh faktor-faktor yang meningkatkan biaya produksi, seperti kenaikan harga bahan baku, upah, pajak atau impor.

Dampak Inflasi

Inflasi memiliki dampak positif dan negatif bagi perekonomian. Dampak positif inflasi adalah14:

  • Mendorong pertumbuhan ekonomi dengan meningkatkan produksi, investasi dan lapangan kerja.
  • Meningkatkan daya saing ekspor dengan menurunkan harga relatif barang-barang domestik di pasar internasional.
  • Mengurangi beban utang riil dengan menurunkan nilai uang yang harus dibayar.

Dampak negatif inflasi adalah14:

  • Menurunkan daya beli masyarakat dengan menaikkan harga barang dan jasa.
  • Mengganggu alokasi sumber daya dengan menyebabkan distorsi harga dan ketidakpastian.
  • Menimbulkan ketimpangan distribusi pendapatan dengan merugikan kelompok miskin dan tetap.

Cara Mengatasi Inflasi

Cara mengatasi inflasi tergantung pada penyebab dan tingkat inflasinya. Secara umum, ada dua cara mengatasi inflasi, yaitu14:

  • Kebijakan moneter, yaitu kebijakan yang dilakukan oleh bank sentral untuk mengendalikan jumlah uang beredar dan tingkat suku bunga. Beberapa contoh kebijakan moneter adalah:
    • Kebijakan pasar terbuka, yaitu kebijakan yang dilakukan dengan menjual atau membeli surat berharga di pasar uang untuk menyerap atau menyuntikkan uang ke dalam perekonomian.
    • Kebijakan diskonto, yaitu kebijakan yang dilakukan dengan menaikkan atau menurunkan suku bunga pinjaman yang diberikan oleh bank sentral kepada bank-bank komersial.
    • Kebijakan giro wajib minimum, yaitu kebijakan yang dilakukan dengan menaikkan atau menurunkan persentase dana yang harus disimpan oleh bank-bank komersial di bank sentral.
  • Kebijakan fiskal, yaitu kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah untuk mengendalikan pengeluaran dan penerimaan negara. Beberapa contoh kebijakan fiskal adalah:
    • Pengeluaran pemerintah dikurangi, yaitu kebijakan yang dilakukan dengan mengurangi belanja negara untuk barang-barang dan jasa publik atau subsidi.
    • Meningkatkan tarif pajak, yaitu kebijakan yang dilakukan dengan menaikkan tarif pajak penghasilan, pajak barang dan jasa atau pajak impor.

Sumber:
(1) Indeks Harga dan Inflasi: Pengertian, Tujuan dan Metode. https://tambahpinter.com/indeks-harga-inflasi/.
(2) Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/subject/3/inflasi.html.
(3) Jelaskan hubungan antara indeks harga dan inflasi! – Roboguru. https://roboguru.ruangguru.com/question/jelaskan-hubungan-antara-indeks-harga-dan-inflasi-_QU-AAV57FX6.
(4) Indeks Harga – Materi Ekonomi Kelas 11 – Zenius Education. https://www.zenius.net/blog/indeks-harga-materi-ekonomi-kelas-11.
(5) (DOC) Indeks Harga dan Inflasi | Belva Aron – Academia.edu. https://www.academia.edu/42828178/Indeks_Harga_dan_Inflasi.

Baca Juga: