Menu Tutup

Jurusan Hubungan Internasional: Definisi, Gelar, Kompetensi, Mata Kuliah, Tempat Magang, dan Prospek Kerja

Definisi

Jurusan hubungan internasional adalah jurusan yang mempelajari hubungan antarnegara dan aktor nonnegara yang bersifat lintas negara, seperti individu, organisasi internasional, dan perusahaan multinasional. Jurusan ini mencakup berbagai bidang keilmuan, seperti ekonomi, politik, sejarah, hukum internasional, analisis konflik dan perdamaian, pertahanan keamanan, sosiologi, antropologi, kesejahteraan, globalisasi, lingkungan dan lain-lain.

Gelar

Lulusan jurusan hubungan internasional biasanya mendapatkan gelar Sarjana Ilmu Politik (S.IP) atau Sarjana Ilmu Sosial (S.IS) dengan konsentrasi atau spesialisasi di bidang hubungan internasional. Gelar ini dapat digunakan untuk melanjutkan studi ke jenjang magister atau doktor di bidang yang sama atau terkait.

Kompetensi

Jurusan hubungan internasional bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sebagai berikut:

  • Mampu memahami dan menganalisis isu-isu global dan regional yang berkaitan dengan hubungan antarnegara dan aktor nonnegara
  • Mampu mengaplikasikan teori-teori dan konsep-konsep hubungan internasional dalam penelitian dan pengambilan keputusan
  • Mampu berkomunikasi secara efektif dan profesional dalam bahasa Indonesia dan bahasa asing
  • Mampu beradaptasi dan bekerja sama dengan berbagai budaya dan latar belakang
  • Mampu berperan sebagai agen perubahan yang bertanggung jawab dan beretika

Mata Kuliah

Mata kuliah yang dipelajari di jurusan hubungan internasional bervariasi tergantung pada kurikulum dan konsentrasi masing-masing universitas. Namun secara umum, mata kuliah yang umum dijumpai adalah sebagai berikut :

  • Pengantar Hubungan Internasional
  • Teori Hubungan Internasional
  • Sejarah Hubungan Internasional
  • Hukum Internasional
  • Organisasi Internasional
  • Politik Luar Negeri Indonesia
  • Diplomasi dan Negosiasi
  • Ekonomi Politik Internasional
  • Keamanan Internasional
  • Konflik dan Perdamaian Internasional
  • Studi Kawasan (Asia Tenggara, Asia Timur, Asia Selatan, Timur Tengah, Eropa, Amerika Latin, Afrika)
  • Isu-isu Global (Demokrasi, Hak Asasi Manusia, Lingkungan, Terorisme, Perdagangan, Migrasi)

Tempat Magang

Jurusan hubungan internasional memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melakukan magang di berbagai tempat yang relevan dengan bidang studinya. Tempat magang yang umum diambil oleh mahasiswa jurusan hubungan internasional adalah sebagai berikut:

  • Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia
  • Kedutaan Besar Negara Asing di Indonesia
  • Konsulat Jenderal Negara Asing di Indonesia
  • Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Nasional atau Internasional
  • Media Massa Nasional atau Internasional
  • Perusahaan Multinasional atau Nasional yang bergerak di bidang ekspor-impor, investasi, konsultansi atau lainnya

Prospek Kerja

Lulusan jurusan hubungan internasional memiliki prospek kerja yang luas dan menjanjikan. Berikut adalah beberapa contoh profesi yang dapat dijalani oleh lulusan jurusan hubungan internasional  :

Duta Besar

Duta besar adalah perwakilan resmi negara pengirim di negara penerima. Tugas utama duta besar adalah menjaga hubungan baik antara kedua negara dalam segala aspek. Duta besar juga bertanggung jawab untuk melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima. Untuk menjadi duta besar, lulusan jurusan hubungan internasional harus mengikuti seleksi CPNS Kementerian Luar Negeri dan menjalani pendidikan diplomatik.

International Officer

International officer adalah pekerja profesional yang bertugas untuk mengelola kerjasama internasional antara lembaga pendidikan tinggi dengan mitra luar negeri. Tugas international officer meliputi merencanakan program pertukaran pelajar atau dosen, mengurus administrasi visa atau beasiswa, menyelenggarakan acara internasional seperti seminar atau konferensi, serta mempromosikan lembaga pendidikan tinggi kepada calon pelajar atau dosen asing.

Konsultan Internasional

Konsultan internasional adalah pekerja profesional yang memberikan saran atau solusi kepada klien dalam bidang tertentu yang berkaitan dengan isu-isu global. Bidang konsultansi internasional dapat mencakup politik, ekonomi, hukum, bisnis, lingkungan atau lainnya. Konsultan internasional harus memiliki pengetahuan luas tentang situasi global serta kemampuan analitis dan komunikatif yang tinggi.

Negosiator

Negosiator adalah pekerja profesional yang bertugas untuk mencapai kesepakatan antara dua atau lebih pihak yang memiliki kepentingan berbeda atau bertentangan. Negosiator dapat bekerja di sektor publik maupun swasta. Di sektor publik, negosiator dapat terlibat dalam perundingan antarnegara mengenai isu-isu seperti perdagangan, perbatasan, lingkungan atau konflik. Di sektor swasta, negosiator dapat terlibat dalam perundingan bisnis antara perusahaan multinasional atau nasional.

Government Relations Officer (GRO)

Government relations officer adalah pekerja profesional yang bertugas untuk menjalin hubungan baik antara perusahaan dengan pemerintah. Tugas GRO meliputi memantau perkembangan regulasi pemerintah yang berdampak pada bisnis perusahaan, mengadvokasi kepentingan perusahaan kepada pihak-pihak terkait di pemerintah, menyelenggarakan acara sosialisasi atau edukasi tentang produk atau layanan perusahaan kepada pemerintah, serta menyelesaikan masalah-masalah yang timbul antara perusahaan dengan pemerintah.

Political Analyst

Political analyst adalah pekerja profesional yang bertugas untuk mengamati dan menganalisis perkembangan politik nasional maupun internasional. Tugas political analyst meliputi mengumpulkan data dan informasi dari berbagai sumber, menyusun laporan atau artikel tentang isu-isu politik tertentu, memberikan prediksi atau rekomendasi tentang situasi politik masa depan, serta menyampaikan hasil analisis kepada klien atau publik.

Communication Specialist

Communication specialist adalah pekerja profesional yang bertugas untuk merencanakan dan melaksanakan strategi komunikasi untuk mencapai tujuan tertentu. Tujuan tersebut dapat berkaitan dengan peningkatan citra, penyampaian pesan, penyebarluasan informasi, atau penggalangan dukungan dari berbagai stakeholder. Communication specialist dapat bekerja di sektor publik maupun swasta. Di sektor publik, communication specialist dapat bekerja di lembaga pemerintah, organisasi internasional, atau LSM. Di sektor swasta, communication specialist dapat bekerja di perusahaan multinasional atau nasional, media massa, atau agensi PR.

Baca Juga: