Menu Tutup

Jurusan Psikologi: Definisi, Gelar, Kompetensi, Mata Kuliah, Tempat Magang, dan Prospek Kerja

Definisi

Psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku dan proses mental manusia secara ilmiah. Psikologi juga meneliti alasan di balik tindakan manusia dan cara menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Psikologi terbagi menjadi beberapa cabang, seperti psikologi klinis, psikologi perkembangan, psikologi industri dan organisasi, psikologi pendidikan, dan psikologi sosial.

Gelar

Lulusan jurusan psikologi dapat memperoleh gelar sarjana psikologi (S.Psi) setelah menyelesaikan pendidikan S1 selama empat tahun. Untuk menjadi psikolog profesional, lulusan S.Psi harus melanjutkan pendidikan S2 profesi psikologi selama dua tahun dan mendapatkan gelar magister psikologi (M.Psi) serta lisensi dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI). Lulusan S2 ilmu psikologi dapat memperoleh gelar magister sains (M.Si) atau magister humaniora (M.Hum), sedangkan lulusan S3 ilmu psikologi dapat memperoleh gelar doktor sains (Dr.Si) atau doktor humaniora (Dr.Hum).

Kompetensi

Lulusan jurusan psikologi diharapkan memiliki kompetensi dasar sebagai berikut:

  • Mampu memahami konsep-konsep dan teori-teori psikologi serta menerapkannya dalam konteks kehidupan nyata
  • Mampu melakukan penelitian psikologis dengan menggunakan metode ilmiah yang sesuai dengan etika profesi
  • Mampu melakukan asesmen psikologis dengan menggunakan alat ukur yang valid dan reliabel serta memberikan interpretasi dan rekomendasi yang tepat
  • Mampu melakukan intervensi psikologis dengan menggunakan teknik-teknik yang sesuai dengan masalah dan tujuan klien
  • Mampu berkomunikasi secara efektif dan empatik dengan berbagai pihak yang terkait dengan bidang psikologi
  • Mampu bekerja sama secara tim dan beradaptasi dengan lingkungan kerja yang beragam
  • Mampu mengembangkan diri secara profesional dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu psikologi

Mata Kuliah

Mata kuliah jurusan psikologi dapat bervariasi tergantung pada kurikulum masing-masing perguruan tinggi. Namun, secara umum, mata kuliah jurusan psikologi meliputi :

  • Psikologi Umum: mempelajari prinsip-prinsip dasar psikologi yang mencakup bidang-bidang seperti biopsikologi, sensasi dan persepsi, memori, belajar, motivasi, emosi, kepribadian, inteligensi, dan lain-lain
  • Psikologi Perkembangan: mempelajari tahap-tahap perkembangan manusia sejak masa prenatal hingga lanjut usia serta faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan tersebut
  • Psikologi Klinis: mempelajari gangguan-gangguan mental dan emosional serta cara diagnosis dan penanganannya
  • Psikologi Pendidikan: mempelajari proses belajar-mengajar serta faktor-faktor yang memengaruhi hasil belajar siswa
  • Psikologi Sosial: mempelajari perilaku manusia dalam konteks sosial seperti sikap, persepsi sosial, atribusi, konformitas, kelompok sosial, konflik, kerjasama, dan lain-lain
  • Psikologi Industri dan Organisasi: mempelajari perilaku manusia dalam konteks kerja seperti seleksi karyawan, pelatihan, motivasi kerja, kepemimpinan, budaya organisasi, stres kerja, dan lain-lain
  • Statistika: mempelajari teknik-teknik analisis data kuantitatif yang digunakan dalam penelitian psikologis
  • Metodologi Penelitian: mempelajari langkah-langkah merancang dan melaksanakan penelitian psikologis dengan menggunakan metode kualitatif atau kuantitatif
  • Psikometri: mempelajari teori-teori pengukuran psikologis serta cara mengembangkan dan mengevaluasi alat ukur psikologis seperti tes inteligensi, tes kepribadian, skala sikap, dan lain-lain
  • Asesmen Psikologis: mempelajari cara melakukan pengukuran terhadap fungsi-fungsi mental seperti inteligensi, kepribadian, minat, bakat, kemampuan khusus, dan lain-lain serta memberikan interpretasi hasil pengukuran tersebut
  • Intervensi Psikologis: mempelajari cara melakukan bantuan atau bimbingan kepada individu atau kelompok yang mengalami masalah atau kesulitan dalam bidang-bidang tertentu seperti pendidikan, karier, keluarga, kesehatan mental, dll.

Selain mata kuliah di atas, mahasiswa jurusan psikologi juga harus mengambil mata kuliah pilihan sesuai dengan minat atau konsentrasi mereka. Beberapa contoh konsentrasi jurusan psikologi adalah:

  • Psikologi Pendidikan: fokus pada bidang pendidikan seperti penanganan siswa bermasalah, merancang strategi belajar efektif, mengembangkan kurikulum, dll.
  • Psikologi Kesehatan: fokus pada bidang kesehatan seperti mencegah dan mengatasi penyakit fisik atau mental, memodifikasi perilaku kesehatan, mengelola stres, dll.
  • Psikologi Konsumen: fokus pada bidang pemasaran seperti memahami perilaku konsumen, mengembangkan strategi promosi produk, meningkatkan loyalitas merek, dll.
  • Psikologi Organisasi: fokus pada bidang manajemen seperti meningkatkan kinerja karyawan, mengembangkan budaya organisasi, menyelesaikan konflik kerja, dll.

Tempat Magang

Magang adalah salah satu kegiatan wajib bagi mahasiswa jurusan psikologi untuk mendapatkan pengalaman praktis di lapangan. Tempat magang dapat bervariasi tergantung pada minat atau konsentrasi mahasiswa. Beberapa contoh tempat magang untuk mahasiswa jurusan psikologi adalah:

  • Rumah sakit jiwa: tempat magang untuk mahasiswa yang tertarik dengan bidang psikologi klinis. Di sini mahasiswa dapat belajar tentang diagnosis dan terapi untuk pasien dengan gangguan mental.
  • Sekolah: tempat magang untuk mahasiswa yang tertarik dengan bidang psikologi pendidikan. Di sini mahasiswa dapat belajar tentang asesmen siswa, bimbingan karier, konseling sekolah, dll.
  • Perusahaan: tempat magang untuk mahasiswa yang tertarit dengan bidang psikologi industri dan organisasi. Di sini mahasiswa dapat belajar tentang seleksi karyawan, pelatihan, motivasi kerja, dll.
  • Lembaga sosial: tempat magang untuk mahasiswa yang tertarit dengan bidang psikoloogi sosial. Di sini mahasiswa dapat belajar tentang intervensi sosial, pemberdayaan masyarakat, penanganan masalah sosial, dll.

Prospek Kerja

Lulusan jurusan psikoogi memiliki prospek kerja yang cukup luas dan beragam. Lulusan S1 dapat bekerja di berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, pemerintahan, swasta, non-pemerintah, dll. Beberapa contoh pekerjaan untuk lulusan S1 jurusan psikoogi adalah:

  • HRD (Human Resource Development): bertugas mengelola sumber daya manusia di perusahaan atau organisasi seperti merekrut, melatih, mengevaluasi, dan memberi reward kepada karyawan.
  • Konselor: bertugas memberikan bantuan atau bimbingan kepada individu atau kelompok yang mengalami masalah atau kesulitan dalam bidang-bidang tertentu seperti pendidikan, karier, keluarga, kesehatan mental, dll.
  • Peneliti: bertugas melakukan penelitian psikologis dengan menggunakan metode ilmiah untuk menguji hipotesis atau menjawab pertanyaan ilmiah tentang perilaku dan proses mental manusia.
  • Guru: bertugas mengajar mata pelajaran psikologi di sekolah menengah atau perguruan tinggi serta membimbing siswa dalam belajar dan berkembang.
  • Trainer: bertugas memberikan pelatihan atau pengembangan diri kepada individu atau kelompok dalam bidang-bidang tertentu seperti komunikasi, kepemimpinan, kerjasama tim, dll.

Lulusan S2 profesi psikologi dapat bekerja sebagai psikolog profesional dengan lisensi dari HIMPSI. Psikolog profesional dapat membuka praktik pribadi atau bekerja di berbagai lembaga seperti rumah sakit jiwa, klinik psikologi, pusat konseling, dll. Beberapa contoh pekerjaan untuk lulusan S2 profesi psikologi adalah:

  • Psikolog Klinis: bertugas melakukan diagnosis dan terapi untuk pasien dengan gangguan mental atau emosional seperti depresi, kecemasan, skizofrenia, dll.
  • Psikolog Pendidikan: bertugas melakukan asesmen dan intervensi psikologis untuk siswa yang memiliki kesulitan belajar, perilaku bermasalah, bakat istimewa, dll.
  • Psikolog Industri dan Organisasi: bertugas melakukan asesmen dan intervensi psikologis untuk karyawan atau organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja, kesejahteraan, dan efektivitas kerja.
  • Psikolog Sosial: bertugas melakukan asesmen dan intervensi psikologis untuk masyarakat atau kelompok sosial dalam rangka mencegah atau mengatasi masalah sosial seperti konflik, diskriminasi, kekerasan, dll.

Lulusan S2 ilmu psikologi atau S3 ilmu psikologi dapat bekerja sebagai ilmuwan psikologi yang berfokus pada pengembangan ilmu psikologi melalui penelitian ilmiah. Ilmuwan psikologi dapat bekerja di lembaga penelitian, perguruan tinggi, pemerintah, dll. Beberapa contoh pekerjaan untuk lulusan S2 ilmu psikologi atau S3 ilmu psikologi adalah:

  • Dosen: bertugas mengajar mata kuliah psikologi di perguruan tinggi serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang psikologi.
  • Konsultan: bertugas memberikan konsultasi atau saran kepada individu, organisasi, atau pemerintah dalam bidang-bidang tertentu yang berkaitan dengan psikologi seperti pendidikan, kesehatan, pemasaran, dll.
  • Penulis: bertugas menulis buku, artikel, jurnal, laporan, dll. yang berisi informasi atau hasil penelitian tentang psikologi.
  • Editor: bertugas mengedit atau menyunting buku, artikel, jurnal, laporan, dll. yang berisi informasi atau hasil penelitian tentang psikologi.

Baca Juga: