Menu Tutup

Jurusan Tadris Bahasa Indonesia: Definisi, Gelar, Kompetensi, Mata Kuliah, Tempat Magang, dan Prospek Kerja

Definisi

Jurusan Tadris Bahasa Indonesia adalah jurusan yang berfokus pada pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di tingkat madrasah aliyah atau sekolah menengah atas. Jurusan ini bertujuan menghasilkan sarjana berkualitas dan profesional dalam bidang pendidikan Bahasa Indonesia yang dilandasi keluhuran akhlak serta mampu berperan dalam mengembangkan ilmu kebahasaan di masyarakat.

Gelar

Lulusan jurusan Tadris Bahasa Indonesia mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) dengan konsentrasi Bahasa dan Sastra Indonesia. Gelar ini setara dengan gelar Sarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S.Pd.BI) yang diberikan oleh jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di universitas umum.

Kompetensi

Lulusan jurusan Tadris Bahasa Indonesia memiliki kompetensi sebagai berikut:

  • Menguasai konsep, teori, dan prinsip dasar kebahasaan dan kesastraan Indonesia serta penerapannya dalam pembelajaran.
  • Mampu merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia yang efektif, kreatif, inovatif, dan menyenangkan.
  • Mampu melakukan penelitian bidang pendidikan kebahasaan, kesastraan, dan wiraswasta dalam pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
  • Mampu mengembangkan bahan ajar, media pembelajaran, dan instrumen penilaian yang sesuai dengan kurikulum dan karakteristik peserta didik.
  • Mampu berkomunikasi secara lisan dan tulis dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar serta mengapresiasi karya sastra Indonesia.
  • Mampu berperilaku profesional, etis, religius, dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas sebagai guru atau pendidik.

Mata Kuliah

Beberapa mata kuliah yang diajarkan di jurusan Tadris Bahasa Indonesia antara lain :

  • Pengantar Ilmu Pendidikan
  • Filsafat Pendidikan Islam
  • Psikologi Pendidikan
  • Kurikulum dan Pembelajaran
  • Strategi Pembelajaran Bahasa
  • Penilaian Pembelajaran Bahasa
  • Pengembangan Bahan Ajar Bahasa
  • Pengembangan Media Pembelajaran Bahasa
  • Kajian Linguistik Umum
  • Kajian Linguistik Terapan
  • Kajian Fonologi-Morfologi Bahasa Indonesia
  • Kajian Sintaksis-Semantik Bahasa Indonesia
  • Kajian Pragmatik-Diskursus Bahasa Indonesia
  • Kajian Sosiolinguistik-Variasi Bahasa Indonesia
  • Kajian Psikolinguistik-Bahasa Anak
  • Kajian Etnolinguistik-Bahasa Daerah
  • Kajian Sastra Umum
  • Kajian Sastra Terapan
  • Kajian Sastra Indonesia Lisan
  • Kajian Sastra Indonesia Tulis
  • Kajian Teori Sastra
  • Kajian Apresiasi Sastra
  • Kajian Kritik Sastra
  • Kajian Sejarah Sastra Indonesia
  • Metodologi Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra
  • Penulisan Proposal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra
  • Penulisan Laporan Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra

Tempat Magang

Mahasiswa jurusan Tadris Bahasa Indonesia dapat melakukan magang atau praktik pengalaman lapangan (PPL) di berbagai tempat yang relevan dengan bidang keilmuannya. Beberapa tempat magang yang mungkin adalah :

  • Madrasah aliyah atau sekolah menengah atas negeri atau swasta yang memiliki program studi atau mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia.
  • Lembaga-lembaga pendidikan nonformal yang menyelenggarakan kursus atau bimbingan belajar Bahasa dan Sastra Indonesia.
  • Lembaga-lembaga penelitian atau pengembangan yang berkaitan dengan kebahasaan atau kesastraan Indonesia.
  • Media massa cetak atau elektronik yang membutuhkan tenaga ahli kebahasaan atau kesastraan Indonesia.
  • Penerbit buku atau jurnal yang membutuhkan editor atau penulis buku atau artikel tentang kebahasaan atau kesastraan Indonesia.

Prospek Kerja

Lulusan jurusan Tadris Bahasa Indonesia memiliki prospek kerja yang cukup luas dan beragam. Selain menjadi guru atau pendidik di madrasah aliyah atau sekolah menengah atas, lulusan jurusan ini juga dapat bekerja di bidang-bidang lain yang memerlukan kemampuan kebahasaan atau kesastraan Indonesia. Beberapa contoh profesi yang dapat dijalani oleh lulusan jurusan ini adalah :

  • Penulis buku, artikel, cerpen, novel, puisi, atau karya sastra lainnya.
  • Editor buku, jurnal, majalah, koran, atau media online.
  • Penyunting naskah atau korektor bahasa.
  • Penerjemah bahasa asing ke bahasa Indonesia atau sebaliknya.
  • Penyiar radio atau televisi.
  • Narasumber atau pembicara dalam seminar, workshop, pelatihan, atau acara lain yang berkaitan dengan kebahasaan atau kesastraan Indonesia.

Baca Juga: