Kurikulum Tingkatan Satuan Pendidikan (KTSP).

KTSP ialah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan dimasing-masing satuan pendidkan. KTSP terdiri dari tujuan pendidikan, struktur, dan Muatan Kurikulum tingkat satuan pendidikan, kalender pendidkan, dan silabus.

Komponen Kurikulum Tingkat Ssatuan Pendidikan (KTSP) tersebut secara garis besar mencakup:

Visi dan misi satuan pendidikan

Setiap satuan pendidikan harus mempunyai visi. Visi itulah yang kemudian menjadi contoh dalam menyebarkan misi dan program-program pendidikan di setiap satuan pendidikan. Visi Sekolah harus mengacu pada kebijakan pendidikan nasional dengan tetap memperhatikan kesesuaiannya dengan kebutuhan siswa.

Tujuan pendidikan Nasional yang dipakai tumpuan setiap sekolah niscaya sama. Akan tetapi, lantaran kebutuhan masyarakat yang dilayani oleh masing-masing sekolah berbeda-beda, maka visi setiap sekolah pun tidak mesti sama.

Contoh: “Sebagai forum pendidikan dasar yang unggul dalam prestasi dilandasi kekokohan doktrin dan taqwa kepada Tuhan yang Maha Esa”

Tujuan pendidikan satuan pendidikan

Tujuan ialah apa yang akan dicapai atau dihasilkan oleh suatu sekolah dan waktu pencapaiannya. Tujuan pendidikan Satuan Pendidikan merupakan tahapan wujud Sekolah menuju visi yang telah ditetapkan. Oleh lantaran itu, rumusan tujuan satuan pendidikan  harus  jelas,  mudah  dipahami  oleh  semua pihak, mengacu pada visi yang telah dirumuskan, serta mewadahi semua kebutuhan warga Sekolah.

Struktur muatan KTSP

Struktur jadwal ialah susunan bidang pelajaran yang harus dijadikan pedoman KTSP.

Kalender pendidikan

Menyusun planning kerja sekolah untuk aktivitas selama satu tahun merupakan belahan administrasi terpenting yang harus sudah tersussun sebeum tahun pedoman baru.

Silabus

Silabus ialah planning pembelajaran pada suatu mata pelajaran, kompetisi dasar, materi pokok, aktivitas pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar.

RPP 

Langkah pertama yang harus dilakukan oleh guru sesudah mendapatkan kiprah untuk tahun pedoman yang akan datang  adalah mempersiapkan segala sesuatu semoga apabila sudah hingga ketika melakukan mengajar tinggal memusatkan perhatian pada lingkup yang khusus yaitu interaksi berguru mengajar. 

DAFTAR PUSTAKA

Hasibuan Lias, 2010, Kurikulum Pemikiran Pendidikan, Jakarta: Gaung
Persada (GP Press).

Nasution Harun, 1989 Kurikulum dan Pengajaran, Jakarta: PT bumi Aksara,

Suharsimi Arikonto, dan Yuliana Lia, 2002, Manajemen Pendidikan, Yogyakarta: Aditya Media bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri yogyakarta.