Menentukan Evaluasi dan Penilaian Hasil Belajar

Evaluasi dan penilaian hasil belajar merupakan proses yang digunakan untuk mengukur sejauh mana siswa telah mencapai kompetensi yang telah ditetapkan. Dengan demikian, menentukan evaluasi dan penilaian hasil belajar yang efektif sangat penting agar hasil belajar siswa dapat diukur secara obyektif dan dapat digunakan sebagai masukan untuk meningkatkan proses pembelajaran.

Mengidentifikasi Kompetensi yang akan Dicapai

Sebelum menentukan evaluasi dan penilaian hasil belajar, pertama-tama perlu mengidentifikasi kompetensi yang akan dicapai setelah mengikuti mata pelajaran tersebut. Kompetensi harus jelas, spesifik, dan terukur, sehingga mudah untuk dicapai dan diukur.

Menetapkan Indikator Kompetensi

Setelah mengidentifikasi kompetensi yang akan dicapai, selanjutnya adalah menetapkan indikator kompetensi yang akan diukur. Indikator kompetensi harus jelas, spesifik, dan terukur, serta sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai.

Menyiapkan Instrumen Penilaian

Setelah menetapkan indikator kompetensi, selanjutnya adalah menyiapkan instrumen penilaian yang akan digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa. Beberapa instrumen penilaian yang dapat dipilih antara lain adalah tes, observasi, laporan, atau portofolio.

Menetapkan Kriteria Penilaian

Setelah menyiapkan instrumen penilaian, selanjutnya adalah menetapkan kriteria penilaian yang akan digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa. Kriteria penilaian harus jelas, sesuai dengan indikator kompetensi yang telah ditetapkan, dan dapat diukur secara obyektif.

Menentukan Skala Penilaian

Setelah menetapkan kriteria penilaian, selanjutnya adalah menentukan skala penilaian yang akan digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa. Skala penilaian dapat berupa huruf (A, B, C, D, dan E), angka (1-5), atau kata (sangat baik, baik, cukup, kurang, dan sangat kurang).

Melakukan Evaluasi dan Penilaian Hasil Belajar

Setelah menyiapkan semua bahan yang dibutuhkan, selanjutnya adalah melakukan evaluasi dan penilaian hasil belajar siswa. Evaluasi dan penilaian hasil belajar dilakukan secara teratur dan sistematis, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Hasil evaluasi dan penilaian dapat digunakan sebagai masukan untuk meningkatkan proses pembelajaran di kemudian hari.

Dengan menentukan evaluasi dan penilaian hasil belajar yang efektif, maka hasil belajar siswa dapat diukur secara obyektif dan dapat digunakan sebagai masukan untuk meningkatkan proses pembelajaran.

Referensi:

  • Departemen Pendidikan Nasional. (2019). Panduan Penyusunan Silabus. Diperoleh dari https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/panduan-penyusunan-silabus
  • Universitas Negeri Jakarta. (2020). Panduan Penyusunan Silabus. Diperoleh dari https://www.unj.ac.id/unj/panduan-penyusunan-silabus/
  • Universitas Brawijaya. (2019). Panduan Penyusunan Silabus. Diperoleh dari https://www.ub.ac.id/wp-content/uploads/2019/01/Panduan-Penyusunan-Silabus-UB.pdf