Pendekatan Pengembangan Kurikulum PAI

Pengertian Pengembangan Kurikulum PAI

Kurikulum merupakan salah satu alat untuk membina dan mengembangkan siswa kearah perubahan perilaku yang dininginkan. Sedangkan kurikulum pendidikan agama islam ialah membina manusia dan menjadikan manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.[4]

Menurut Muhaimin kurikulum berasal dari kata Yunani yang semula digerakan dalam bidang olahraga yaitu curir yang artinya pelari currere yang berarti jarak tempuh lari, yakni jarak yang harus ditempuh dalam kegiatan berlari mulai dari start sampai finish. Pengertian ini kemudian digunakan dalam pendidikan. Menurut Muhaimin mengutip pendapat Saylor kurikulum adalah segala usaha sekolah/perguruan tinggi yang bisa menghasilkan atau menimbulkan hasil-hasil yang dikehendaki, apakah itu di dalam situasi sekolah maupun di luar sekolah. Muhaimin mengemukakan bahwa pengembangan kurikulum itu berangkat dari-ide yang pada gilirannya diwujudkan dalam bentuk program.

Dengan demikian kurikulum bukan berasal dari bahasa Indonesia tetapi berasal dari bahasa latin yang kata dasarnya adalah currere, secara harfiah berarti lapangan perlombaan lari. Lapangan tersebut ada batas star dan finish. Dalam lapangan pendidikan pengertian tersebut dijabarkan bahawa bahan belajar sudah ditentukan secara pasti, dari mana mulai diajarkan dan kapan diakhiri.[5]

Dengan demikian kurikulum itu merupakan program pendidikan bukan program pengajaran, yaitu program yang direncanakan yang berisi berbagai bahan ajar dan pengalaman belajar baik yang berasal dari waktu yang lalu, sekarang maupun yang akan datang. Berbagai bahan ajar yang dirancang tersebut harus sesuai dengan norma-norma yang berlaku sekarang, diantaranya harus sesuai dengan pancasila, UUD 1945, GBHN, UU SISDIKNAS, PP No. 27 dan 30, adat istiadat dan sebagainya. Program tersebut akan dijadikan pedoman bagi tenaga pendidik maupun peserta didik dalam pelaksanaan proses pembelajaran agar dapat mencapai cita-cuta yang diharapkan sesuai dengan yang tertera pada tujuan pendidikan.

Pengertian Pendekatan Pengembangan Kurikulum

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pendekatan berati proses, cara, perbuatan mendekati; atau usaha dalam rangka aktivitas penelitian untuk mengadakan hubungan dengan orang yang diteliti, metode untuk mencapai pengertian tentang masalah penelitian. Jika hal ini dikaitkan dengan kurikulum, maka pendekatan adalah cara kerja dengan menerapkan strategi dan metode yang tepat dengan mengikuti langkah-langkah pengembangan yang sistematis agar memperoleh kurikulum yang lebih baik.[6]