Pendidikan Non Formal dan Macam-macamnya

Pendidikan Non Formal

Pedidikan non formal adalah jalur pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. Menurut Sardjan Kadir pendidikan non formal adalah suatu aktifitas pendidikan yang diatur diluar system pendidikan formal, baik yang  berjalan tersendiri ataupun sebagai suatu bagian yang penting dalam aktifitas yang luas yang ditunjukkan untuk melayani sasaran didik yang dikenal dan untuk tujuan-tujuan pendidikan. Hal ini merupakan proses yang berlangsung sepanjang usia sehingga setiap orang memperoleh nilai, sikap ketrampilan, dan pengetahuan yang bersumber dari pengalaman hidup sehari-hari pengaruh lingkungan termasuk di dalamnya adalah pengaruh kehidupan keluarga, hubungan dengan tetangga, lingkungan pekerjaan dan permainan, pasar, perpustakaan, dan media masa.

Pendidikan non formal diselenggarakan bagi warga masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan yang berfungsi sebagai pengganti penambah dan atau pelengkap pendidikan formal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat. Pendidikan non formal meliputi pendidikan kecakapan hidup, pendidikan anak usia dini, pendidikan kepemudaan, pendidikan ketrampilan dan pelatihan kerja, pendidikan kesertaan, serta pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik.

Pendidikan non formal terdiri atas lembaga kursus, lembaga pelatihan, kelompok belajar, pusat kegiatan belajar masyarakat dan majelis taklim, serta satuan pendidikan yang sejenis. Hasil pendidikan non formal dapat dihargai setara dengan hasil pendidikan formal seteah melalui proses penilaian penyetaraan oleh lembaga yang ditunjuk oleh pemerintah atau pemerintah daerah dengan mengacu pada standard nasional pendidikan.

Pendidikan non formal sudah sejak dulu dan menyatu didalam kehidupan masyarakat lebih tua dari pada keberadaan pendidikan sekolah. Para Nabi dan Rasul yang melakukan  perubahan mendasar terhadap kepercayaan, cara berfikir, sopan santun dan cara-cara  hidup didalam menikmati kehidupan dunia ini, berdasarkan sejarah, usaha atau gerakan yang dilakukan bergerak dijalur pendidikan non formal sebelum lahirnya pendidikan sekolah. Gerakan atau dakwah Nabi dan Rasul begitu besar porsinya pembinaan orang dewasa dan pemuda yang berlangsungnya diluar system persekolahan.

Tujuan pendidikan Islam non formal adalah upaya membangun manusia yang mampu memahami ajaran-ajaran Islam berdasarkan studi tekstual dan kemudian dapat diimplementasi dalam kehidupan nyata. dari aspek tujuan dan aspek sejarah pelaksanan pendidikan Islam non formal seperti diuraikan di atas, maka pendidikan non formal dalam Islam merupakan wadah/wahana dakwah islamiyah yang murni institusi keagamaan dan merupakan salah satu struktur kegaiatan dakwah dan tabligh yang bercorak Islami, maka peran sentralnya adalah pada pembinaan dan peningkatan kualitas hidup umat Islam sesuai tuntutan ajaran agama.

  Pendidikan non formal mempunyai ciri-ciri yang berbeda dr pendidikan sekolah. Namun kedua pendidikan tersebut saling menunjang dan melengkapi. Dengan meninjau sejarah dan banyaknya aktivitas yang dilaksanakan, pendidikan non formal memiliki ciri-ciri sebagai berikut: