Pentingnya Etika Bergaul dalam Islam

Pentingnya Etika Bergaul dalam Islam

Etika bergaul sangatlah penting dalam agama Islam. Hal ini dikarenakan dalam etika bergaul terdapat dalam salah satu dari unsur Islam, Iman dan Ihsan. Etika bergaul merupakan praktik dari ajaran Islam dan bukti akan keyakinan terhadap agama Islam. Itu semua tidak bisa dipisah-pisahkan. Salah satu buktinya adalah perihal yang digambarkan dalam al-Qur’an.

Allah Swt. berfirman:

“Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata  (yang mengandung) keselamatan.” (QS. al-Furqān [25]: 63)

Selain itu Islam juga melarang untuk berbuat permusuhan. Permusuhan bisa terjadi ketika perbuatan keji, kejelekan, dan keburukan dilakukan dalam bergaul. Allah Swt. berfirman:

“Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi guruan kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.” (QS. an-Nahl [16]: 90)

Dua dalil di atas menunjukkan pentingnya etika bagi manusia. Oleh karena itu, hendaknya kita selalu menjaga dan mewariskannya agar mendapatkan kedudukan yang mulia di sisi Allah dan Rasul-Nya serta manusia. Dalam Islam telah menjelaskan bahwa dampak positif dari beretika baik adalah mendatangkan kecintaan dari manusia.

Allah Swt. berfirman:

“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut, terhadap mereka. Seandainya kamu bersikap keras lagi berhati kasar tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu” (QS. Āli Imrān [3]: 159).

Kemudian etika bergaul ini penting karena jika manusia beretika yang benar niscaya ia dapat menyelamatkan dirinya dari pikiran dan perbuatan yang buruk dan keji dan ia akan memiliki hubungan yang baik antar sesama manusia.