Menu Tutup

Peran Guru dalam Kurikulum Merdeka

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum baru yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada tahun 2022. Kurikulum ini mengusung semangat merdeka belajar, yang berarti bahwa siswa memiliki kebebasan untuk belajar sesuai dengan minat dan bakat mereka.

Untuk mewujudkan pendidikan yang merdeka, peran guru sangatlah penting. Guru berperan sebagai fasilitator, mitra, perancang pembelajaran, dan evaluator pembelajaran.

Peran guru sebagai fasilitator

Dalam Kurikulum Merdeka, guru berperan sebagai fasilitator, yang berarti bahwa guru tidak lagi hanya sebagai sumber informasi, tetapi juga sebagai pendamping siswa dalam belajar. Guru perlu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung siswa untuk belajar secara mandiri.

Beberapa hal yang dapat dilakukan guru untuk menjalankan peran sebagai fasilitator antara lain:

  • Menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan
  • Mendukung siswa untuk belajar secara aktif dan mandiri
  • Memberikan umpan balik yang konstruktif
  • Membantu siswa untuk memecahkan masalah

Peran guru sebagai mitra

Guru juga berperan sebagai mitra dalam Kurikulum Merdeka. Hal ini berarti bahwa guru tidak hanya bekerja sendiri, tetapi juga bekerja sama dengan orang tua, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya. Guru perlu berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan pendidikan yang merdeka.

Beberapa hal yang dapat dilakukan guru untuk menjalankan peran sebagai mitra antara lain:

  • Menjalin komunikasi yang baik dengan orang tua siswa
  • Mengadakan pertemuan dengan orang tua siswa
  • Mengajak masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan pembelajaran
  • Berkolaborasi dengan pemangku kepentingan lainnya

Peran guru sebagai perancang pembelajaran

Guru berperan sebagai perancang pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka. Hal ini berarti bahwa guru perlu merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan minat siswa. Guru perlu menggunakan pendekatan pembelajaran yang aktif, inovatif, dan menyenangkan.

Beberapa hal yang dapat dilakukan guru untuk menjalankan peran sebagai perancang pembelajaran antara lain:

  • Memahami kebutuhan dan minat siswa
  • Menggunakan pendekatan pembelajaran yang aktif, inovatif, dan menyenangkan
  • Menyusun rencana pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan minat siswa

Peran guru sebagai evaluator pembelajaran

Guru berperan sebagai evaluator pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka. Hal ini berarti bahwa guru perlu mengevaluasi proses dan hasil pembelajaran. Guru perlu menggunakan berbagai metode evaluasi untuk mengetahui kemajuan belajar siswa.

Beberapa hal yang dapat dilakukan guru untuk menjalankan peran sebagai evaluator pembelajaran antara lain:

  • Menggunakan berbagai metode evaluasi
  • Melakukan analisis hasil evaluasi
  • Menggunakan hasil evaluasi untuk perbaikan pembelajaran

Penutup

Peran guru dalam Kurikulum Merdeka sangat penting untuk mewujudkan pendidikan yang merdeka dan berpusat pada siswa. Guru perlu dibekali dengan kompetensi yang memadai untuk menjalankan peran-peran tersebut.

Baca Juga: