Perkembangan Islam di beberapa wilayah Indonesia:

Sumatera

Sumatera adalah wilayah Nusantara yang pertama kali di masuki oleh Islam. Pantai barat pulau Sumatra dan daerah Pasai di Aceh Utara adalah daerah pertama yang didirikan kerajaan-kerajaan Islam, yaitu Kerajaan Islam Perlak dan Samudra Pasai. Di bawah pimpinan Sultan Ali Mughayat Syah atau Sultan Ibrahim, kerajaan Aceh terus mengalami kemajuan besar.

Saudagar-saudagar Muslim yang semula berdagang dengan Malaka, memindahkan kegiatan mereka ke Aceh. Kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Iskandar Muda Mahkota Alam (1607-1636). Kerajaan Aceh memiliki peran penting dalam penyebaran agama Islam ke seluruh Nusantara.

Para da’i, baik lokal maupun berasal dari Timur Tengah, terus berusaha menyampaikan ajaran agama Islam ke seluruh Nusantara. Hubungan yang terjadi antara kerajaan Aceh dan Timur Tengah terus semakin berkembang. Orang-orang Indonesia yang ingin mendalami Islam juga datang langsung ke sumbernya di Mekkah atau Madinah.

Jawa

Benih-benih kedatangan Islam ke Tanah Jawa sebenarnya sudah dimulai pada abad pertama Hijryah atau abad ke-7 M. Pada tahun 674 M sampai 675 M, sahabat Nabi, Muawiyah bin Abu Sufyan pernah singgah di Tanah Jawa (Kerajaan Kalingga) menyamar sebagai pedagang. Proses dakwah selanjutnya dilakukan oleh para da’i yang berasal dari Malaka atau Kerajaan Pasai.

Gerakan dakwah di Pulau Jawa selanjutnya dilakukan oleh para walisongo, yaitu: Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik) dan Raden Ali Rahmatullah (Sunan Ampel). Kedua tokoh ini dikenal sebagai pelopor penyebaran Islam di Jawa dan juga ahli pertanian, ahli tata negara, dan perintis lembaga pesantren. Mereka juga sangat memperjuangkan agama Islam tanpa kompromi dengan budaya lokal.

Bali

Bali adalah salah satu wilayah di Indonesia yang cukup tertinggal dalam perkembangan Islam. Namun, pada abad ke-16 dan ke-17, ada beberapa perkembangan yang terjadi di Bali dalam hal penyebaran agama Islam.

Pada masa itu, para pedagang Muslim dari Makassar dan Bugis mulai berdagang di Bali dan menyebarkan agama Islam di sana. Beberapa wilayah di Bali, seperti Klungkung dan Gianyar, mulai memeluk agama Islam. Namun, perkembangan tersebut tidak begitu pesat dan banyak dihambat oleh tekanan dari kerajaan Hindu-Buddha yang dominan di Bali pada masa itu. Pada abad ke-20, perkembangan Islam di Bali mulai meningkat lagi, dan saat ini Islam merupakan salah satu agama yang diakui di Bali.

Sulawesi

Sulawesi juga mengalami perkembangan Islam yang cukup pesat pada abad ke-16 dan ke-17. Pada masa itu, beberapa kerajaan Muslim muncul di wilayah ini, seperti Kerajaan Gowa, Bone, dan Wajo. Beberapa tokoh Muslim yang berpengaruh juga muncul pada masa itu, seperti Sunan Bonang dan Sunan Gowa. Para pedagang Muslim dari Makassar juga berperan dalam penyebaran agama Islam di Sulawesi. Kerajaan-kerajaan Muslim di Sulawesi tersebut menjadi pusat perdagangan dan juga menjadi tempat pendidikan agama Islam. Hal ini membuat agama Islam semakin menyebar dan menjadi agama yang diakui di wilayah Sulawesi.