Persamaan dan Perbedaan Pendidikan Informal, Non Formal, Dan Formal

Adapun persamaan antara pendidikan informal dengan pendidikan non formal yaitu:

  1. Kedua-duanya terjadi diluar pendidikan formal.
  2. Clientele diterima tidak atas dasar credentials (seperti misalnya ijazah dan lain sebagainya), juga tidak atas dasar usia.
  3. Dibidang pada pendidikan formal, pada keduanya materi pendidikan pada umumnya lebih banyak yang bersifat praktis.
  4. Dapat menggunakan metode mengajar yang sama.
  5. Dapat diselenggarakan atau berlangsung didalam atau di luar.

Sedangkan perbedaan Antara Pendidikan Informal dan Non Formal yaitu:

Pendidikan Informal

a) Tidak pernah diselenggarakan secara khusus disekolah.

b) Medan pendidikan yang bersangkutan tidak diadakan pertama-tama dengan maksud menyelenggarakan pendidikan.

c) Pendidikan tidak deprogram secara tertentu.

d) Tidak ada waktu belajar yang tertentu.

e) Metode mengajar tidak formal.

f)T idak ada evaluasi yang sistematis.

g) Umumnya tidak diselenggarakan oleh pemerintah.

Pendidikan Non Formal

a) Bisa diselenggarakan dalam gedung sekolah.

b) Medan pendidikan yang bersangkutan memang diadakan bagi kepentingan penyelenggaraan pendidikan.

c) Pendidikan deprogram secara tertentu.

d) Ada waktu belajar yang tertentu.

e) Metode mengajarnya lebih formal

f) Ada evaluasi yang sistematis.

g) Diselenggarakan oleh pemerintah dan pihak swasta.

Adapun persamaan antara Pendidikan Non Formal dan Pendidikan Formal yaitu:

  1. Berbeda dengan Pendidikan Informal, medan Pendidikan keduanya ada adalah memang diadakan demi untuk menyelenggarakan pendidikan yang bersangkutan.
  2. Materi pendidikan diprogram secara tertentu.
  3. Ada clientele tertentunyang diharapkan datang ke medannya.
  4. Memiliki jam belajar yang tertentu.
  5. Menyelenggarakan evaluasi pelaksanaan programnya.
  6. Diselenggarakan oleh pemerintah dan atau pun pihak swasta.

Sedangkan perbedaan antara Pendidikan Non Formal dan Pendidikan Formal.

Pendidikan Non Formal

a) Pada umunya tidak dibagi atas jenjangan.

b) Waktu penyampennya tidak deprogram lebih pendek.

c) Usia siswa disuatu kursus tidak perlu sama.

d) Para siswa umunya berorientasi studi jangka pendek, praktis, agar segera dapat menerapkan hasil pendidikannya dalam praktek kerja (berlaku dalam masyarakat sedang bermasyarakat sedang berkembang).

e) Materi mata pelajaran pada umunya lebih banyak yang bersifat praktis dan khusus.

f) Merupakan response dari pada kebutuhan khusus yang mendesak.

g) Credentials (ijazah, dan sebagainya) umumnya kurang memegang peranan penting terutama bagi penerimaan siswa.

Pendidikan Formal

a) Selalu dibagi atas jenjang yang memiliki hiararkis.