Sejarah LGBT

Pada     tahun   1636    John     Cotton mengusulkan   undangundang            kepada Massachusetts Bay untuk membuat hubungan seksual antara wanita dengan wanita menjadi pelanggaran berat, namun usulan tersebut tidak jadi diberlakukan. Sekitar tahun 1655 daerahdaerah jajahan Inggris pun mengeluarkan peraturanperaturan terkait dengan hubungan seksual sejenis, baik antara pria maupun wanita.

Namun akhirnya pun sama, tidak jadi diberlakukan. Hingga akhirnya terjadi tindakan sodom yang dilakukan oleh Sarah White Norman kepada Mary Vincent Hammon, keduanya melakukan hubungan seksual yang dianggap sebagai perilaku tidak wajar. Sarah White Norman dinggap bersalah karena melakukan tindakan tersebut terhadap anak usia 16 tahun,dan menyebabkan dirinya dihukum serta diminta untuk mengakui secara terbuka bahwa keduanya telah melakukan perilaku tersebut. (LGBT, 2016)

A. Pada zaman Sejarah Kuno

Pada zaman sejarah kuno (1700 SM) kode Hammurabi secara luas dianggap sebagai penyebutan awal lesbian di dokumen sejarah yang masih ada sampai sekarang. Kode Hammurabi tersebut memuat referensi wanita yang disebut salzikrum (secara harfiah berarti: “anak laki-laki”), tetapi merupakan perempuan yang diizinkan untuk menikahi wanita lain. Kode ini juga berisi penyebutan awal kata transgender. (lgbt,

2016)

B. Pada zaman Yunani Kuno

Pada zaman Yunani kuno hubungan seksual antara sesama wanita hampir tidak disebutkan dalam setiap literaturnya. Hal ini hanya dibahas secara singkat bersama heteroseksualitas dan homoseksualitas lakilaki yang disampaikan Aristohanes dalam pidatonya. (LGBT, 2016) Dalam biografi Plutarch yang berjudul Lycurgus dari Sparta, penulis mengklaim bahwa Spartan perempuan yang sudah tua akan membentuk hubungan dengan gadis-gadis yang mirip dengan erastes/eromenos atau hubungan yang umum antara lakilaki Yunani baik yang juga sudah tua maupun yang masih muda.

C. Zaman Revolusi

  1. Gerakan Homophile (1945-1969)

Setelah Perang Dunia II, sejumlah kelompok yang menuntut hak bagi homoseksual muncul atau dihidupkan kembali 47 di seluruh dunia Barat, di Inggris, Prancis, Jerman, Belanda, negara-negara Skandinavia dan Amerika Serikat. Kelompokkelompok ini biasanya lebih memilih istilah homophile untuk homoseksual, yang menekankan cinta seks. Gerakan homophile dimulai pada akhir 1940-an dengan kelompokkelompok di Belanda dan Denmark, dan berlanjut sepanjang tahun 1950an dan 1960an dengan kelompok-kelompok di Swedia, Norwegia, Amerika Serikat, Prancis, Inggris dan tempat lain. ONE, Inc., organisasi homoseksual publik pertama di AS, didanai oleh pria transeksual kaya Reed Erickson. Jurnal hak transgender A.S., Transvestia: Journal of the American Society for Equality in Dress, juga menerbitkan dua isu pada tahun 1952.