Sholat Istisqo

Sholat istisqo adalah sholat minta hujan. Tata caranya seperti sholat dua hari raya. Sebelum sholat istisqo, disunnahkan pemerintah memerintahkan masyarakat untuk puasa selama tiga hari, bertaubat, banyak bershodaqoh dan amal kebaikan, menjauhi kemaksiatan, dan tiap-tiap perbuatan yang menghalangi turunnya rahmat. Apabila pemerintah telah memerintahkan, maka wajib bagi warga masyarakat yang mampu untuk melaksanakan sholat dan wajib melaksanakan puasa.

Tata cara sholat istisqo

Pada hari keempat setelah tiga hari berpuasa, warga masyarakat keluar menuju tanah lapang dengan pakaian sederhana. Disunnahkan membawa serta anak-anak mereka, orang-orang tua jompo, dan binatang ternak. Setelah selesai sholat disunnahkan dua kali khutbah, boleh juga sebelum sholat.

Ketika khutbah, khotib membaca istigfar 9 kali di khutbah yang pertama dan 7 kali di khutbah yang kedua. Khotib menghadap kiblat sambil berdo’a setelah sepertiga khutbah yang kedua sampai selesai kemudian menghadap ke jamaah kembali. Ketika menghadap kiblat, khotib memutarkan sorbannya, yang asalnya sebelah kanan di pindahkan ke sebelah kiri, yang asalnya ada di bawah di pindahkan ke atas. Ketika khotib melakukan yang demikian itu diikuti oleh jam’ah yang hadir.