Teknik Penanganan Risiko : Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif

Pendekatan Kualitatif

Metode analisis kualitatif (qualitative analysis method), yaitu  metode analisis risiko yang memakai tabulasi berdasarkan evaluasi deskriptif (tinggi, sedang atau rendah). Berikut ini beberapa teknik penanganan risiko dalam metode kualitatif.

Pendekatan Dua Langkah

Sesudah manajer risiko mengidentifikasikan dan mengukur kerugian potensial, maka ia harus menyiapkan suatu daftar penutupan asuransi yang dirasa paling jitu menutup kerugian ini. Penutupan dalam daftar itu dibagi dalam 3 golongan utama atas dasar keparahan kerugian yang ditutupnya. Kemudian manajer risiko meninjau kembali kontrak asuransi dalam setiap golongan untuk tetapkan yang mana diantara kerugian-kerugian ini yang mungkin lebih memuaskan ditangani dengan cara-cara lain dari asuransi.

Pendaftaran Sementara

Dalam langkah pertama, manajer risiko harus tetapkan : pertama, kombinasi penutupan asuransi yang sanggup menunjukkan pinjaman terbaik terhadap risiko yang dihadapi perusahaan yang bersangkutan. Untuk penetapan ini pihak manajer risiko harus mengerti kontrak asuransi dan penetapan harga asuransi. Tujuannya adalahuntuk mengadakan pinjaman yang paling lengkap dengan biaya yang paling murah. Oleh lantaran itu tidak semua risiko bias diasuransikan maka dengan menciptakan daftar ini, manajer risiko akan lebih waspada bahwa  risiko menyerupai ini harus segera ditangani dengan cara lain bukan dengan asuransi.

Sesudah manajer risiko tetapkan kombinasi penutupan yang terbaik dan limit kebijaksanaan, maka ia membagi kontrak asuransi kedalam 3 golongan yaitu:

  1. Penutupan yang esensial (penutupan yang diwajibkan oleh undang-undang)
  2. Penutupan yang diinginkan
  3. Penutupan yang tersedia.

Membuat Daftar Yang Telah Diperbaiki

Setalah daftar sementara itu lengkap, mnajer risiko kemudian meninjau kontrak-kontrak dalam asing-masing golongan untuk tetapkan yang mana diantara kerugian ini yang mungkin sanggup ditangani lebih memuaskan dengan cara-cara lain. Sebagai rujukan kontrak-kontrak yang keluar dari golongan yang esensial mungkin mencakup pinjaman terhadap:

  1. Kerugian yang sanggup dipindahkan kepada pihak lain (bukan pihak asuransi) dengan biaya yang lebih murah dari premi asuransi.
  2. Kerugian yang sanggup dicegah atau dikurangi sedemikian rupa sehingga tidak lagi merupakan kerugian yang parah.
  3. Kerugian yang terjadi demikian seringnya sehingga kerugian itu sanggup diperkirakan dengan seksama. Dalam hal ini asuransi berdikari lebih menarik lantaran menghemat pengeluaran.

Pendekatan Kuantitatif

Metode analisis kuantitatif (quantitative analysis method), yaitu  metode analisis risiko yang memakai angka numerik untuk menyatakan dampak dan probabilitas.

Pemilihan metode yang akan digunakan untuk menangani risiko berdasarkan pendekatan ini dimulai dengan menciptakan sebuah tabel matrik “kerugian yang mungkin” yang menunjukkan aneka macam kemungkinan atau biaya yang harus dikeluarkan bagi setiap keputusan yang mungkin, dan bagi outcome yang mungkin. Kemudian harus dijelaskan secara persis atau sama tujuan yang hendak dicapai oleh pengambil keputusan yang bersangkutan.

Penerapan pendekatan ini sedikit terbatas, disebabkan oleh beberapa kendala sebagai berikut: