Menu Tutup

Apakah Daging Kambing Lebih Sehat dari Daging Sapi?

Daging kambing dan daging sapi merupakan dua jenis daging yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, terutama saat Hari Raya Idul Adha. Namun, apakah Anda tahu perbedaan kandungan nutrisi, rasa, dan cara pengolahan antara daging kambing dan daging sapi? Mana yang lebih sehat untuk dikonsumsi? Simak ulasan berikut ini.

Perbedaan Kandungan Nutrisi

Daging kambing dan daging sapi sama-sama mengandung protein yang dibutuhkan oleh tubuh. Protein merupakan nutrisi yang terdiri dari asam amino yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh, sehingga harus didapatkan dari makanan. Protein berperan dalam pembentukan sel, jaringan, hormon, enzim, dan antibodi.

Menurut Healthline1, 100 gram daging sapi mentah mengandung sekitar 26 gram protein, sedangkan 100 gram daging kambing mentah mengandung sekitar 20,6 gram protein. Jadi, daging sapi memiliki kandungan protein yang lebih tinggi daripada daging kambing.

Selain protein, daging kambing dan daging sapi juga mengandung lemak, kalori, zat besi, vitamin B12, dan zink. Namun, kandungan nutrisi ini juga berbeda antara kedua jenis daging. Berikut adalah perbandingan kandungan nutrisi pada 100 gram daging kambing dan daging sapi mentah:

NutrisiDaging KambingDaging Sapi
Lemak18 gram15 gram
Kalori258 kalori217 kalori
Zat Besi2,8 miligram2 miligram
Vitamin B121,3 mikrogram2,8 mikrogram
Zink4,4 miligram5 miligram

Dari tabel di atas, terlihat bahwa daging kambing memiliki kandungan lemak dan kalori yang lebih tinggi daripada daging sapi. Lemak dan kalori merupakan sumber energi bagi tubuh, namun jika dikonsumsi secara berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan stroke.

Sementara itu, daging sapi memiliki kandungan zat besi, vitamin B12, dan zink yang lebih tinggi daripada daging kambing. Zat besi berfungsi untuk membentuk hemoglobin yang mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Vitamin B12 berperan dalam pembentukan sel darah merah dan menjaga fungsi saraf. Zink berkontribusi dalam sistem kekebalan tubuh, penyembuhan luka, dan metabolisme.

Perbedaan Rasa dan Aroma

Dari segi rasa dan aroma, daging kambing dan daging sapi juga memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Daging kambing memiliki rasa yang lebih tajam dan aroma yang lebih menyengat daripada daging sapi. Aroma ini disebabkan oleh senyawa kimia tertentu yang terdapat dalam lemak dan kelenjar keringat daging kambing.

Banyak orang yang tidak menyukai aroma prengus dari daging kambing karena dianggap mengganggu selera makan. Namun, ada juga yang justru menyukai aroma tersebut karena menambah cita rasa masakan. Untuk mengurangi aroma prengus dari daging kambing, ada beberapa cara yang bisa dilakukan saat mengolahnya.

Beberapa cara untuk menghilangkan aroma prengus dari daging kambing adalah sebagai berikut2:

  • Rendam daging kambing dalam air jeruk nipis atau cuka selama beberapa menit sebelum dimasak.
  • Lumuri daging kambing dengan bumbu halus seperti bawang putih, jahe, kunyit, ketumbar, atau jinten.
  • Rebus daging kambing dengan daun salam atau daun jeruk purut untuk memberikan aroma segar atau daun pandan untuk memberikan aroma segar.
  • Goreng daging kambing dengan minyak panas hingga berubah warna sebelum dimasukkan ke dalam bumbu masakan.

Daging sapi, di sisi lain, memiliki rasa yang lebih lembut dan aroma yang lebih netral daripada daging kambing. Daging sapi juga lebih mudah untuk diolah menjadi berbagai jenis masakan, baik yang berkuah maupun yang kering. Daging sapi juga lebih mudah untuk dicampur dengan bahan lain seperti sayuran, jamur, atau keju.

Perbedaan Cara Pengolahan

Daging kambing dan daging sapi memiliki tekstur yang berbeda, sehingga memerlukan cara pengolahan yang berbeda pula. Daging kambing cenderung lebih keras dan alot daripada daging sapi, sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengempukkannya. Daging kambing juga lebih mudah mengering jika dimasak terlalu lama.

Untuk mengempukkan daging kambing, ada beberapa tips yang bisa dilakukan:

  • Pilih bagian daging kambing yang lebih muda dan lebih segar, seperti paha depan atau belakang.
  • Potong daging kambing menjadi potongan kecil agar lebih cepat matang dan empuk.
  • Rendam daging kambing dalam air dingin selama beberapa jam atau semalaman untuk mengeluarkan darah dan bau amisnya.
  • Rebus daging kambing dengan air mendidih yang ditambahkan dengan garam, lada, bawang putih, jahe, dan daun salam. Rebus hingga daging empuk dan air menyusut.
  • Gunakan panci presto untuk mempercepat proses pemasakan dan mengempukkan daging kambing.

Daging sapi, di sisi lain, cenderung lebih lembut dan mudah empuk daripada daging kambing. Daging sapi juga tidak perlu direbus terlebih dahulu sebelum dimasak dengan bumbu lain. Daging sapi bisa langsung digoreng, dipanggang, atau dibakar sesuai dengan selera.

Beberapa jenis masakan yang populer menggunakan daging kambing adalah sate kambing, gulai kambing, tongseng kambing, sop kambing, dan rendang kambing. Beberapa jenis masakan yang populer menggunakan daging sapi adalah steak sapi, semur sapi, rawon sapi, sop buntut, dan bakso sapi.

Sumber:
(1) Daging kambing Vs Daging sapi, Lebih Sehat Mana? – Halodoc. https://www.halodoc.com/artikel/daging-kambing-vs-daging-sapi-lebih-sehat-mana.
(2) 5 Cara Menghilangkan Bau Daging Kambing dan Sapi, Dijamin Nggak Prengus Lagi. https://surakarta.suara.com/read/2023/06/28/193858/5-cara-menghilangkan-bau-daging-kambing-dan-sapi-dijamin-nggak-prengus-lagi.
(3) Lebih Sehat Mana, Daging Sapi atau Kambing?. https://www.msn.com/id-id/berita/other/lebih-sehat-mana-daging-sapi-atau-kambing/ar-AA1d8IKE.
(4) Mana Lebih Tinggi Kolesterol, Daging Sapi atau Kambing?. https://www.msn.com/id-id/berita/other/mana-lebih-tinggi-kolesterol-daging-sapi-atau-kambing/ar-AA1d9jT7.
(5) Jangan Sampai Salah, Ini Beda Daging Sapi dan Daging Kambing – Kompas.com. https://www.kompas.com/tren/read/2022/07/10/083000065/jangan-sampai-salah-ini-beda-daging-sapi-dan-daging-kambing.
(6) Perbedaan Daging Sapi dan Kambing & Cara Membedakannya – Tirto.ID. https://tirto.id/perbedaan-daging-sapi-dan-kambing-cara-membedakannya-ghUp.

Baca Juga: