Menu Tutup

10 Oktober Hari Kesehatan Jiwa Sedunia: Mengapa Penting dan Bagaimana Menjaganya?

Apa itu Hari Kesehatan Jiwa Sedunia?

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia adalah hari peringatan internasional yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk meningkatkan kesadaran dan advokasi global terhadap masalah kesehatan mental. Hari ini diperingati setiap tanggal 10 Oktober sejak tahun 1992.

Tujuan dari Hari Kesehatan Jiwa Sedunia adalah untuk mengedukasi masyarakat tentang berbagai aspek kesehatan mental, mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap orang-orang yang mengalami gangguan kesehatan mental, serta mendorong pencegahan, pengobatan, dan rehabilitasi bagi mereka.

Masalah Kesehatan Mental yang Sering Dihadapi oleh Masyarakat

Kesehatan mental adalah kondisi psikologis seseorang yang mempengaruhi cara berpikir, merasakan, dan berperilaku dalam menghadapi kehidupan sehari-hari. Kesehatan mental dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti genetik, lingkungan, pengalaman hidup, dll.

Gangguan kesehatan mental adalah suatu kondisi yang ditandai oleh perubahan signifikan pada pola pikir, emosi, atau perilaku seseorang yang menyebabkan gangguan fungsi sosial, pekerjaan, atau aktivitas lainnya. Gangguan kesehatan mental dapat bervariasi dalam tingkat keparahan dan durasi.

Beberapa jenis gangguan kesehatan mental yang sering dihadapi oleh masyarakat antara lain adalah:

  • Depresi: suatu gangguan mood yang ditandai oleh perasaan sedih, putus asa, tidak berharga, atau tidak berminat pada hal-hal yang biasanya disukai selama minimal dua minggu.
  • Kecemasan: suatu gangguan yang ditandai oleh perasaan cemas, khawatir, takut, atau gugup secara berlebihan dan tidak rasional terhadap situasi atau objek tertentu.
  • Stres: suatu reaksi tubuh dan pikiran terhadap tekanan atau tantangan yang dihadapi seseorang. Stres dapat bersifat positif atau negatif, tergantung pada cara seseorang menanggapinya.
  • Gangguan bipolar: suatu gangguan mood yang ditandai oleh perubahan ekstrem antara mood yang sangat tinggi (mania) dan sangat rendah (depresi).
  • Skizofrenia: suatu gangguan psikotik yang ditandai oleh gangguan pada pemikiran, persepsi, emosi, dan perilaku seseorang. Orang dengan skizofrenia dapat mengalami halusinasi, delusi, atau perilaku aneh.

Tips dan Saran untuk Menjaga Kesehatan Mental

Kesehatan mental adalah hal yang penting bagi kesejahteraan individu dan masyarakat. Oleh karena itu, kita perlu menjaga kesehatan mental kita dengan cara-cara berikut:

  • Meditasi: suatu praktik relaksasi yang melibatkan fokus pada napas, pikiran, atau sensasi tubuh. Meditasi dapat membantu mengurangi stres, kecemasan, depresi, dan meningkatkan kesehatan fisik dan mental.
  • Olahraga: suatu aktivitas fisik yang melibatkan gerakan tubuh. Olahraga dapat membantu melepaskan hormon endorfin yang dapat meningkatkan mood, mengurangi stres, kecemasan, depresi, dan meningkatkan kesehatan fisik dan mental.
  • Hobi: suatu aktivitas yang dilakukan karena kesenangan atau minat pribadi. Hobi dapat membantu mengisi waktu luang, mengekspresikan diri, mengembangkan keterampilan, dan meningkatkan kepercayaan diri.
  • Konseling: suatu proses bantuan psikologis yang melibatkan komunikasi antara klien dan konselor profesional. Konseling dapat membantu orang-orang yang mengalami masalah kesehatan mental untuk mengenali, memahami, dan mengatasi masalah mereka.

Kegiatan atau Inisiatif untuk Memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia

Untuk memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, berbagai pihak telah melakukan kegiatan atau inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan advokasi terhadap masalah kesehatan mental. Beberapa contoh kegiatan atau inisiatif tersebut antara lain adalah:

  • Seminar: suatu pertemuan ilmiah yang melibatkan pembicara ahli dan peserta yang tertarik pada topik tertentu. Seminar dapat menjadi sarana untuk menyampaikan informasi, pengetahuan, dan pengalaman terkait dengan kesehatan mental.
  • Webinar: suatu seminar yang dilakukan secara online melalui internet. Webinar dapat menjadi alternatif bagi orang-orang yang tidak dapat menghadiri seminar secara langsung karena alasan geografis, waktu, atau biaya.
  • Kampanye sosial media: suatu upaya untuk menyebarkan pesan atau ajakan terkait dengan kesehatan mental melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dll. Kampanye sosial media dapat menjadi cara untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan beragam.
  • Twibbon: suatu gambar atau logo yang dapat ditambahkan pada foto profil seseorang di media sosial sebagai bentuk dukungan atau partisipasi terhadap suatu isu atau acara tertentu. Twibbon dapat menjadi cara untuk menunjukkan solidaritas dan komitmen terhadap kesehatan mental.
Posted in Ragam

Artikel Lainnya