Hari Mencuci Tangan Sedunia adalah sebuah peringatan global yang dilakukan setiap tanggal 15 Oktober untuk meningkatkan kesadaran dan kebiasaan mencuci tangan dengan sabun sebagai salah satu cara paling sederhana dan efektif untuk mencegah penyakit dan menyelamatkan nyawa. Hari ini pertama kali didirikan pada tahun 2008 oleh Global Handwashing Partnership, sebuah kemitraan antara pemerintah, organisasi internasional, lembaga swadaya masyarakat, sektor swasta, dan akademisi.
Tema Hari Mencuci Tangan Sedunia tahun 2022 adalah “Masa Depan di Tangan Kita, Mari Bergerak Bersama”. Tema ini mengajak kita untuk bersama-sama mengambil tindakan untuk memastikan bahwa semua orang, di mana pun mereka berada, memiliki akses ke fasilitas mencuci tangan dengan sabun yang layak dan aman. Mencuci tangan dengan sabun bukan hanya sekadar kebersihan pribadi, tetapi juga merupakan kunci untuk mencapai kesehatan masyarakat, kesejahteraan sosial, dan pembangunan berkelanjutan.
Sejarah dan Latar Belakang Hari Mencuci Tangan Sedunia
Hari Mencuci Tangan Sedunia pertama kali diperingati pada tahun 2008 sebagai bagian dari kampanye “Clean Hands Save Lives” yang diluncurkan oleh UNICEF. Kampanye ini bertujuan untuk mengurangi angka kematian anak akibat diare dan pneumonia yang disebabkan oleh kurangnya kebersihan tangan. Pada tahun itu, lebih dari 120 juta anak di 73 negara ikut berpartisipasi dalam kegiatan mencuci tangan massal.
Sejak itu, Hari Mencuci Tangan Sedunia terus berkembang dan menjangkau jutaan orang di seluruh dunia dengan berbagai tema dan aktivitas. Beberapa tema yang pernah dipilih antara lain adalah “More than Just a Day” (2009), “Save Lives: Clean Your Hands” (2010), “The Power is in Your Hands” (2011), “Global Handwashing for Global Wellness” (2012), “The Power of Handwashing for Preventing Diarrhea” (2013), “Choose Handwashing, Choose Health” (2014), “Raise a Hand for Hygiene” (2015), “Make Handwashing a Habit” (2016), “Our Hands, Our Future” (2017), “Clean Hands: A Recipe for Health” (2018), “Clean Hands for All” (2019), dan “Hand Hygiene for All” (2020).
Data dan Fakta tentang Pentingnya Mencuci Tangan dengan Sabun
Mengapa mencuci tangan dengan sabun itu penting? Berikut adalah beberapa data dan fakta yang menunjukkan betapa besar manfaatnya bagi kesehatan kita:
- Menurut WHO, diare dan pneumonia adalah penyebab utama kematian anak di bawah lima tahun di dunia, dengan angka mencapai 1,7 juta anak setiap tahun. Padahal, mencuci tangan dengan sabun dapat mengurangi risiko diare hingga 40% dan risiko pneumonia hingga 50%.
- Menurut UNICEF, sekitar 40% penduduk dunia, atau sekitar 3 miliar orang, tidak memiliki fasilitas mencuci tangan dengan sabun di rumah mereka. Hal ini membuat mereka lebih rentan terhadap penyakit menular seperti Covid-19, kolera, flu burung, SARS, MERS, Ebola, dan lain-lain.
- Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh London School of Hygiene and Tropical Medicine, mencuci tangan dengan sabun dapat mengurangi risiko penularan Covid-19 hingga 36%. Hal ini karena sabun dapat membunuh virus yang menempel di permukaan kulit dengan cara mengganggu lapisan lemak yang melindungi virus tersebut.
Tips dan Langkah-Langkah Mencuci Tangan yang Benar
Bagaimana cara mencuci tangan yang benar sesuai dengan anjuran WHO? Berikut adalah tips dan langkah-langkahnya:
- Basahi tangan dengan air bersih dan tuangkan sabun secukupnya.
- Gosok telapak tangan satu sama lain, kemudian gosok punggung tangan, sela-sela jari, dan kuku.
- Gosok ibu jari dengan menggunakan tangan yang lain, kemudian gosok ujung jari dengan menggunakan telapak tangan yang lain.
- Bilas tangan dengan air bersih dan keringkan dengan handuk bersih atau kertas tisu.
- Tutup keran air dengan menggunakan handuk atau kertas tisu, agar tidak terkontaminasi kembali.
Berikut adalah beberapa kesalahan yang sering terjadi saat mencuci tangan dan harus dihindari:
- Mencuci tangan terlalu singkat. WHO merekomendasikan durasi mencuci tangan minimal 20 detik.
- Mencuci tangan hanya dengan air tanpa sabun. Air saja tidak cukup untuk membersihkan kuman dan virus yang ada di tangan.
- Mencuci tangan hanya dengan sabun tanpa air. Sabun saja tidak cukup untuk menghilangkan kotoran dan sisa-sisa sabun yang ada di tangan.
- Mencuci tangan hanya dengan hand sanitizer. Hand sanitizer hanya efektif jika tangan tidak terlihat kotor dan mengandung minimal 60% alkohol. Jika ada air dan sabun, sebaiknya gunakanlah keduanya.
Contoh-Contoh Kegiatan dan Inisiatif untuk Memperingati Hari Mencuci Tangan Sedunia
Ada banyak kegiatan dan inisiatif yang dilakukan oleh berbagai pihak untuk memperingati Hari Mencuci Tangan Sedunia, baik di tingkat lokal maupun global. Berikut adalah beberapa contohnya:
- Di Indonesia, Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan UNICEF, WHO, dan Global Handwashing Partnership menggelar webinar bertajuk “Masa Depan di Tangan Kita, Mari Bergerak Bersama” pada tanggal 15 Oktober 2022. Webinar ini menghadirkan narasumber dari berbagai sektor, seperti pemerintah, akademisi, media, komunitas, dan anak-anak, untuk berbagi pengalaman dan inspirasi tentang pentingnya mencuci tangan dengan sabun.
- Di India, sebuah organisasi non-pemerintah bernama WaterAid India meluncurkan sebuah kampanye bernama “Handwashing Heroes” yang bertujuan untuk mengapresiasi orang-orang yang telah berkontribusi dalam mempromosikan kebersihan tangan di tengah pandemi Covid-19. Kampanye ini mengajak masyarakat untuk mengirimkan foto atau video tentang “pahlawan mencuci tangan” mereka melalui media sosial dengan menggunakan tagar #HandwashingHeroes.
- Di Afrika Selatan, sebuah sekolah dasar bernama Zola Primary School mengadakan sebuah lomba menyanyi lagu tentang mencuci tangan bagi para siswanya. Lomba ini bertujuan untuk meningkatkan kesenangan dan motivasi siswa dalam menjaga kebersihan tangan mereka. Lagu-lagu yang dibawakan oleh siswa berasal dari berbagai bahasa dan budaya yang ada di Afrika Selatan.