Latar Belakang Berdirinya PBB
Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) atau United Nations (UN) adalah organisasi internasional yang beranggotakan hampir seluruh negara di dunia. PBB didirikan pada 24 Oktober 1945, sebagai upaya menjaga perdamaian dan kerjasama antarnegara setelah Perang Dunia II berakhir.
Pembentukan PBB tidak bisa dilepaskan dari sejarah organisasi internasional pertama, yaitu Liga Bangsa-Bangsa (LBB) atau League of Nations. LBB didirikan pada 1919, sebagai hasil dari Perjanjian Versailles yang mengakhiri Perang Dunia I. LBB bertujuan untuk mencegah perang dengan menyelesaikan perselisihan antarnegara melalui diplomasi dan sanksi.
Namun, LBB gagal memenuhi tujuannya karena tidak memiliki kekuatan militer dan tidak didukung oleh beberapa negara besar, seperti Amerika Serikat, Uni Soviet, dan Jerman. Akibatnya, LBB tidak mampu menghentikan agresi Jepang, Italia, dan Jerman yang memicu Perang Dunia II.
Menjelang berakhirnya Perang Dunia II, negara-negara kubu Sekutu sepakat membentuk organisasi global yang lebih efektif dan representatif untuk menangani urusan antarnegara. Usulan ini pertama kali disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat Franklin D Roosevelt dan Perdana Menteri Inggris Winston Churchill ketika menandatangani Piagam Atlantik pada Agustus 19411.
Nama “United Nations” dipilih sebagai simbol perlawanan terhadap negara-negara Poros, yaitu Jerman, Italia, dan Jepang. Pada 1 Januari 1942, Declaration by United Nations ditandatangani oleh 26 negara dan berisi tujuan perang negara-negara Sekutu1.
Amerika Serikat, Inggris, dan Uni Soviet atau biasa disebut “Big Three” merancang struktur dan fungsi PBB. Perumusan berdirinya PBB mulai berlangsung pada 21 Agustus sampai 7 Oktober 1944 dalam Konferensi Dumbarton Oaks di Washington DC1.
Proses Berdirinya PBB
Proses pembentukan PBB menemukan titik akhir dengan dilaksanakannya perundingan terakhir di San Fransisco yang melahirkan rumusan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (The United Nations Charter) pada 26 Juni 19451. Piagam ini kemudian disahkan tepat pada 24 Oktober 1945 oleh 51 negara anggota pertama PBB setelah diratifikasi oleh lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB, yaitu Amerika Serikat, Inggris, Uni Soviet, Prancis, dan China1.
Piagam PBB merupakan dokumen dasar yang mengatur tujuan, prinsip, struktur, dan fungsi PBB. Piagam ini juga mengandung hak dan kewajiban negara-negara anggota serta prosedur penyelesaian masalah internasional. Piagam PBB terdiri dari enam bagian utama yang mencakup 111 pasal2.
Tujuan utama PBB adalah menjaga perdamaian dan keamanan internasional; mengembangkan hubungan persahabatan antarnegara; bekerja sama dalam menyelesaikan masalah-masalah ekonomi, sosial, budaya, dan kemanusiaan; serta memajukan penghormatan terhadap hak asasi manusia dan kebebasan dasar2.
Prinsip-prinsip dasar PBB antara lain adalah kedaulatan negara; persamaan hak semua bangsa; penyelesaian perselisihan secara damai; larangan penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan; bantuan bersama dalam tindakan kolektif; serta kerjasama dengan organisasi-organisasi regional2.
Struktur PBB terdiri dari enam organ utama, yaitu Majelis Umum, Dewan Keamanan, Dewan Ekonomi dan Sosial, Dewan Perwalian, Mahkamah Internasional, dan Sekretariat2. Selain itu, ada juga badan-badan khusus yang bekerja sama dengan PBB dalam bidang-bidang tertentu, seperti UNESCO, WHO, UNICEF, dan lain-lain2.
Perayaan Hari PBB
Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa diperingati setiap tanggal 24 Oktober untuk memperingati Piagam PBB. Peringatan ini dideklarasikan pada tahun 1947 oleh Majelis Umum PBB3. Hari PBB dirayakan untuk memberitahukan kepada masyarakat mengenai tujuan dan pencapaian PBB.
PBB secara tradisional merayakan hari ini dengan berbagai pertemuan, diskusi, dan pameran mengenai isu-isu global yang menjadi fokus PBB. Pada tahun 1971, Majelis Umum merekomendasikan negara-negara anggota untuk menjadikan hari ini sebagai hari libur nasional3.
Beberapa sekolah internasional di seluruh dunia juga merayakan keberagaman siswa-siswanya dengan Hari PBB. Perayaan sering kali melibatkan pertunjukan budaya dan bazar makanan yang menyediakan hidangan dari berbagai negara3.
Hari PBB merupakan kesempatan bagi semua orang untuk mengenal lebih dekat tentang PBB dan kontribusinya bagi dunia. Hari ini juga menjadi ajang untuk mengapresiasi kerjasama antarnegara dalam menyelesaikan tantangan-tantangan global yang membutuhkan solusi bersama.
Sumber:
(1) Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa – Wikipedia bahasa Indonesia …. https://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Perserikatan_Bangsa-Bangsa.
(2) Sejarah Berdirinya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 24 Oktober 1945. https://www.kompas.com/tren/read/2021/10/24/110500865/sejarah-berdirinya-perserikatan-bangsa-bangsa-pbb-24-oktober-1945.
(3) 77 Tahun Berdiri, Berikut Sejarah Perserikatan Bangsa-Bangsa – IDN Times. https://www.idntimes.com/life/education/seo-intern/sejarah-perserikatan-bangsa-bangsa.
(4) Sejarah Berdirinya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 24 Oktober 1945. https://www.kompas.com/tren/read/2021/10/24/110500865/sejarah-berdirinya-perserikatan-bangsa-bangsa-pbb-24-oktober-1945.
(5) Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa – Wikipedia bahasa Indonesia …. https://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Perserikatan_Bangsa-Bangsa.
(6) Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa – Wikipedia bahasa Indonesia …. https://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Perserikatan_Bangsa-Bangsa.
(7) Hari PBB, Peringatan Berdirinya Perserikatan Bangsa-bangsa – detikcom. https://www.detik.com/jatim/berita/d-6365351/hari-pbb-peringatan-berdirinya-perserikatan-bangsa-bangsa.