Latar Belakang
Sumatera Utara merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki sejarah panjang dalam perkembangan Islam. Islam mulai masuk ke wilayah ini sejak abad ke-7 Masehi melalui jalur perdagangan yang dilakukan oleh para pedagang muslim dari Gujarat, Persia, dan Arab¹. Mereka berdagang dengan masyarakat setempat yang sebagian besar masih menganut agama Hindu, Buddha, atau animisme. Melalui interaksi sosial dan budaya, para pedagang muslim ini menyampaikan ajaran Islam secara damai dan persuasif.
Tokoh Tokoh Penyebar Islam
Beberapa tokoh yang berpengaruh dalam proses penyebaran Islam di Sumatera Utara antara lain:
– Sultan Maulana Malik Al Saleh. Beliau adalah pendiri dan raja pertama Kesultanan Samudera Pasai, kerajaan Islam pertama di Nusantara yang berdiri pada abad ke-13². Beliau dikenal sebagai penguasa yang adil, bijaksana, dan religius. Beliau juga membangun hubungan diplomatik dengan kerajaan-kerajaan lain di Asia dan Afrika, serta mengirimkan utusan ke Mekkah untuk menunaikan ibadah haji³.
– Hamzah Fansuri. Beliau adalah seorang ulama, sastrawan, dan filsuf sufi yang hidup pada abad ke-16 Masehi. Beliau dikenal sebagai bapak sastra Melayu dan pengaruhnya sangat besar dalam perkembangan tasawuf di Nusantara. Karya-karya beliau berupa syair-syair yang mengandung ajaran tauhid, akhlak, dan tasawuf. Beberapa karya beliau yang terkenal antara lain Syair Burung Pingai, Syair Perahu, Syair Dagang, dan Asrar al-Arifin.
– Nurudin Ar-Raniry. Beliau adalah seorang ulama, sejarawan, dan penulis yang hidup pada abad ke-17 Masehi. Beliau berasal dari Gujarat dan menetap di Aceh sebagai penasehat Sultan Iskandar Tsani. Beliau banyak menulis buku-buku tentang sejarah, fiqih, tafsir, hadis, dan tasawuf. Beberapa karya beliau yang terkenal antara lain Bustanus Salatin, Hujjatul Qulub al-Mahmudah, Sirat al-Mustaqim, dan Tarjuman al-Mustafid.
Kesimpulan
Islam di Sumatera Utara berkembang sejak abad ke-7 Masehi melalui jalur perdagangan yang dilakukan oleh para pedagang muslim dari Gujarat, Persia, dan Arab. Selanjutnya agama Islam disebarkan oleh beberapa tokoh Islam di Sumatera Utara seperti Sultan Maulana Malik Al Saleh, Hamzah Fansuri, dan Nurudin Ar-Raniry. Mereka berperan dalam menyebarkan ajaran Islam secara damai dan persuasif, serta menghasilkan karya-karya yang bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan Islam di Nusantara.
Sumber:
(1) Siapakah yang pertama kali menyebarkan Islam di wilayah Sumatra? – Roboguru. https://roboguru.ruangguru.com/question/siapakah-yang-pertama-kali-menyebarkan-islam-di-wilayah-sumatra-_QU-M56AB9T3.
(2) Islam di Sumatra Utara – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https://id.wikipedia.org/wiki/Islam_di_Sumatra_Utara.
(3) Penyebaran Islam di Nusantara – Wikipedia bahasa Indonesia …. https://id.wikipedia.org/wiki/Penyebaran_Islam_di_Nusantara.