Menu Tutup

Cidera Olahraga: Pengertian, Penyebab, Jenis, Pertolongan, dan Pencegahan

Apa itu Cidera Olahraga?

Cidera olahraga adalah cedera yang terjadi pada sistem otot dan rangka tubuh selama olahraga akibat suatu ketidaksengajaan (kecelakaan) maupun kesalahan yang sebenarnya dapat dihindari1. Cidera olahraga dapat terjadi pada saat bertanding atau saat latihan2. Hal ini dapat disebabkan oleh aktivitas yang berlebihan atau benturan langsung2. Cidera olahraga yang umum terjadi adalah keseleo yang disebabkan oleh otot atau tendon yang terlalu meregang atau robek2.

Penyebab Cidera Olahraga

Ada banyak sekali penyebab cedera yang dapat terjadi saat berolahraga yang seringkali tidak disadari oleh masyarakat. Di antaranya sebagai berikut3:

  • Pemanasan yang masih kurang atau tidak melakukan pemanasan.
  • Penggunaan alat olahraga yang tidak sesuai.
  • Gerakan berulang yang terlalu banyak, terlalu cepat, dan dalam waktu yang lama (overuse).
  • Otot yang lemah.
  • Lingkungan yang tidak tepat atau kurang baik dalam melakukan olahraga.
  • Pengobatan yang tidak tuntas setelah injuri.
  • Pelaksanaan fisioterapi pasca injuri yang tidak sesuai.

Jenis Cidera Olahraga

Cidera olahraga dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu cidera akut dan cidera kronis1. Cidera akut adalah cidera yang terjadi secara tiba-tiba dan menyebabkan rasa sakit, bengkak, memar, atau perdarahan1. Contoh cidera akut adalah patah tulang, keseleo, robekan ligamen, atau lecet1. Cidera kronis adalah cidera yang terjadi secara bertahap dan menyebabkan rasa nyeri, kaku, atau lemah pada bagian tubuh tertentu1. Contoh cidera kronis adalah tendinitis, bursitis, sindrom tulang kering, atau stres fraktur1.

Berikut adalah beberapa contoh cidera olahraga yang paling sering terjadi beserta penjelasannya4:

Jenis Cidera Penjelasan
Cedera pergelangan kaki Pergelangan kaki yang terkilir (keseleo) adalah salah satu kejadian yang paling banyak ditemui dalam olahraga. Biasanya hal ini disebabkan oleh peregangan berlebihan atau robekan pada ligamen, yaitu pita jaringan yang menghubungkan satu tulang dengan tulang lainnya. Pergelangan kaki sering mengalami cedera karena inilah tempat tiga tulang bertemu. Biasanya ketika sedang berlari atau berjalan pada permukaan yang tidak rata, pergelangan kaki lebih rawan terkilir.
Cedera tulang kering Cedera ini ditandai dengan rasa nyeri sepanjang betis dan tulang kering bagian atas. Cedera tulang kering atau shin splints terjadi karena peradangan pada otot dan bisa terjadi pada siapa pun. Umumnya cedera tulang kering terjadi saat Anda berlari atau melompat. Penyebab yang paling sering ditemui adalah ketika Anda meningkatkan intensitas aktivitas fisik secara tiba-tiba, misalnya mempercepat lari saat joging. Penyebab lainnya adalah berolahraga dengan sepatu yang tidak nyaman dan berlari sambil menanjak atau menurun jalanan aspal yang keras.
Nyeri pinggang Nyeri pinggang atau cedera punggung bawah banyak dialami oleh Anda yang mengangkat beban, bersepeda, atau bermain golf, tenis, dan bisbol. Biasanya rasa nyeri akan muncul di bagian pinggang atau punggung bawah. Nyeri ini bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti saraf terjepit, adanya robekan pada tendon atau otot, dan herniated disk. Ini adalah tanda bahwa olahraga yang sedang Anda jalani sudah terlalu berat bagi tubuh dan Anda membutuhkan istirahat.

Pertolongan Pertama Cidera Olahraga

Jika Anda mengalami cidera olahraga, ada beberapa langkah pertolongan pertama yang dapat Anda lakukan untuk mencegah cidera bertambah parah dan mempercepat proses penyembuhan3. Langkah-langkah tersebut adalah:

  • Berhenti berolahraga dan istirahatkan bagian tubuh yang cedera.
  • Kompres bagian tubuh yang cedera dengan es selama 15-20 menit setiap 2-3 jam untuk mengurangi pembengkakan dan rasa sakit.
  • Angkat bagian tubuh yang cedera lebih tinggi dari jantung untuk mengurangi aliran darah dan pembengkakan.
  • Balut bagian tubuh yang cedera dengan perban elastis untuk memberikan tekanan dan dukungan. Jangan balut terlalu kencang agar tidak mengganggu sirkulasi darah.
  • Minum obat pereda nyeri dan peradangan seperti ibuprofen atau aspirin jika diperlukan. Hindari minum alkohol atau merokok karena dapat memperlambat penyembuhan.
  • Jika cidera tidak membaik dalam beberapa hari atau jika Anda mengalami gejala seperti demam, nanah, mati rasa, atau kesulitan bernapas, segera periksakan diri ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat.

Pencegahan Cidera Olahraga

Cidera olahraga dapat dicegah dengan cara-cara berikut3:

  • Lakukan pemanasan sebelum berolahraga dan pendinginan setelah berolahraga untuk meningkatkan fleksibilitas dan sirkulasi otot.
  • Pilih alat olahraga yang sesuai dengan ukuran, bentuk, dan fungsi tubuh Anda. Gunakan perlindungan seperti helm, sarung tangan, atau pelindung lutut jika diperlukan.
  • Sesuaikan intensitas, durasi, dan frekuensi olahraga dengan kemampuan dan kondisi tubuh Anda. Jangan terlalu memaksakan diri atau melampaui batas kemampuan Anda.
  • Perhatikan teknik dan postur tubuh saat berolahraga. Jika perlu, minta bantuan pelatih atau instruktur yang berpengalaman untuk mengoreksi kesalahan Anda.
  • Istirahatkan tubuh Anda secara berkala untuk memberikan waktu bagi otot dan tulang untuk pulih. Hindari berolahraga saat tubuh lelah, sakit, atau cedera.
  • Konsumsi makanan dan minuman yang bergizi dan seimbang untuk menjaga kesehatan dan kekuatan tubuh. Minum air putih yang cukup sebelum, selama, dan setelah berolahraga untuk menghindari dehidrasi.

Sumber:
(1) PENANGANAN CEDERA PADA OLAHRAGA | Asosiasi Pelatih Kebugaran … – APKI. https://apki.or.id/penanganan-cedera-pada-olahraga/.
(2) Latihan dan Pemulihan Pasien Cidera Olahraga – kemkes.go.id. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/2304/latihan-dan-pemulihan-pasien-cidera-olahraga.
(3) Ketahui Penyebab, Ciri, dan Pertolongan Pertama Cedera Saat Berolahraga. https://www.kompas.com/sains/read/2021/08/24/183000323/ketahui-penyebab-ciri-dan-pertolongan-pertama-cedera-saat-berolahraga.
(4) 10 Cedera Saat Olahraga yang Umum Terjadi – Hello Sehat. https://hellosehat.com/kebugaran/cedera-olahraga/10-jenis-cedera-olahraga/.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya