Kurikulum Merdeka Belajar adalah kebijakan pengembangan kurikulum yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk pembelajaran peserta didik di sekolah. Kebijakan ini merupakan bagian dari program Merdeka Belajar yang bertujuan untuk mentransformasi pendidikan demi terwujudnya Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul Indonesia yang memiliki Profil Pelajar Pancasila12.
Kurikulum Merdeka Belajar didasarkan pada beberapa pertimbangan, antara lain:
- Perubahan zaman yang menuntut peserta didik untuk memiliki kompetensi abad 21, seperti literasi, numerasi, keterampilan berpikir kritis dan kreatif, kolaborasi, komunikasi, dan karakter.
- Keberagaman karakteristik peserta didik, lingkungan belajar, dan kebutuhan pembelajaran yang memerlukan pendekatan yang fleksibel dan sesuai konteks.
- Hasil evaluasi kurikulum sebelumnya yang menunjukkan adanya beban belajar yang berlebihan, kurangnya penguasaan materi esensial, dan rendahnya kualitas pembelajaran dan asesmen34.
Karakteristik
Kurikulum Merdeka Belajar memiliki beberapa karakteristik utama, yaitu:
- Pengembangan soft skills dan karakter melalui projek penguatan profil pelajar Pancasila. Projek ini merupakan kegiatan kokurikuler yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengeksplorasi ilmu pengetahuan, mengembangkan keterampilan, dan menguatkan pengembangan enam dimensi profil pelajar Pancasila, yaitu religiusitas, nasionalisme, gotong royong, integritas, kemandirian, dan inklusivitas1.
- Fokus pada materi esensial, relevan, dan mendalam sehingga ada waktu cukup untuk membangun kreativitas dan inovasi peserta didik dalam mencapai kompetensi dasar seperti literasi dan numerasi. Materi esensial adalah materi yang penting untuk dipelajari oleh peserta didik sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan masyarakat3.
- Pembelajaran yang fleksibel. Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan bagi guru untuk melakukan pembelajaran yang sesuai dengan tahap capaian dan perkembangan masing-masing peserta didik dan melakukan penyesuaian dengan konteks dan muatan lokal. Guru juga dapat memilih metode, media, sumber belajar, dan strategi asesmen yang tepat13.
Struktur
Struktur Kurikulum Merdeka terdiri atas capaian pembelajaran, muatan pembelajaran, dan beban belajar. Capaian pembelajaran adalah kompetensi pembelajaran yang harus dicapai peserta didik pada setiap fase. Muatan pembelajaran adalah materi atau isi pembelajaran yang mendukung pencapaian capaian pembelajaran. Beban belajar adalah jumlah waktu yang dibutuhkan oleh peserta didik untuk mencapai capaian pembelajaran3.
Struktur Kurikulum Merdeka tercantum pada Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 262/M/2022 . Berikut adalah tabel ringkasan struktur Kurikulum Merdeka untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah:
| Jenjang | Capaian Pembelajaran | Muatan Pembelajaran | Beban Belajar |
|---|---|---|---|
| SD/MI | 3 fase (fase fondasi 1-3) | 6 mata pelajaran (Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Ilmu Pengetahuan Sosial) | 24 jam pelajaran per minggu |
| SMP/MTs | 2 fase (fase transisi 1-2) | 9 mata pelajaran (Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial, Seni Budaya dan Prakarya, dan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan) | 32 jam pelajaran per minggu |
| SMA/MA | 2 fase (fase spesialisasi 1-2) | 10 mata pelajaran (Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, dan Geografi) | 36 jam pelajaran per minggu |
| SMK/MAK | 2 fase (fase spesialisasi 1-2) | 10 mata pelajaran umum dan mata pelajaran kejuruan sesuai dengan bidang keahlian yang dipilih | 40 jam pelajaran per minggu |
Implementasi
Implementasi Kurikulum Merdeka dilakukan secara bertahap mulai dari tahun ajaran 2022/2023. Tahapan implementasi Kurikulum Merdeka adalah sebagai berikut:
- Tahun ajaran 2022/2023: implementasi di satuan pendidikan yang telah siap secara administratif dan teknis. Satuan pendidikan yang siap adalah yang telah mendaftarkan atau mengubah pilihan implementasi Kurikulum Merdeka melalui laman https://kurikulum.kemdikbud.go.id/kurikulum-merdeka/1.
- Tahun ajaran 2023/2024: implementasi di semua satuan pendidikan pada jenjang PAUD usia 3-4 tahun dan kelas I SD/MI.
- Tahun ajaran 2024/2025: implementasi di semua satuan pendidikan pada jenjang PAUD usia 4-6 tahun dan kelas II SD/MI.
- Tahun ajaran 2025/2026: implementasi di semua satuan pendidikan pada jenjang PAUD usia 6 tahun dan kelas III SD/MI.
- Tahun ajaran 2026/2027: implementasi di semua satuan pendidikan pada jenjang SMP/MTs kelas VII dan SMA/MA/SMK/MAK kelas X.
- Tahun ajaran 2027/2028: implementasi di semua satuan pendidikan pada jenjang SMP/MTs kelas VIII dan SMA/MA/SMK/MAK kelas XI.
- Tahun ajaran 2028/2029: implementasi di semua satuan pendidikan pada jenjang SMP/MTs kelas IX dan SMA/MA/SMK/MAK kelas XII.
Kesimpulan
Kurikulum Merdeka Belajar adalah model pembelajaran yang memberdayakan peserta didik untuk mengembangkan kompetensi abad 21, soft skills, karakter, dan profil pelajar Pancasila. Kurikulum ini memberikan keleluasaan kepada guru untuk menciptakan pembelajaran berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan belajar peserta didik. Kurikulum ini juga fokus pada materi esensial, relevan, dan mendalam yang mendukung pencapaian capaian pembelajaran. Kurikulum ini akan diterapkan secara bertahap mulai dari tahun ajaran 2022/2023.
Sumber:
(1) Kurikulum Merdeka – Kemendikbudristek. https://kurikulum.kemdikbud.go.id/kurikulum-merdeka/.
(2) Mengenal Kurikulum Merdeka Belajar dan Tahapan Implementasi … – detikcom. https://www.detik.com/edu/sekolah/d-6163658/mengenal-kurikulum-merdeka-belajar-dan-tahapan-implementasi-penerapannya.
(3) Kurikulum Merdeka – Kemendikbudristek. https://kurikulum.kemdikbud.go.id/kurikulum-merdeka/capaian-pembelajaran.
(4) Apa Itu Kurikulum Merdeka? Begini Penjelasan Lengkap Kemendikbud. https://www.kompas.com/edu/read/2022/02/12/210034971/apa-itu-kurikulum-merdeka-begini-penjelasan-lengkap-kemendikbud.
(5) Mengenal Tiga Keunggulan Kurikulum Merdeka – Direktorat SMP. https://ditsmp.kemdikbud.go.id/mengenal-tiga-keunggulan-kurikulum-merdeka/.