Elastisitas harga permintaan adalah ukuran seberapa besar perubahan kuantitas barang atau jasa yang diminta oleh konsumen akibat perubahan harga barang atau jasa tersebut. Elastisitas harga permintaan menunjukkan seberapa sensitif permintaan konsumen terhadap perubahan harga. Elastisitas harga permintaan penting untuk dipahami oleh produsen dan pemasar dalam menentukan harga optimal dan strategi pemasaran yang tepat12.
Rumus Elastisitas Harga Permintaan
Rumus elastisitas harga permintaan adalah sebagai berikut3:
Keterangan:
- adalah elastisitas harga permintaan
- adalah persentase perubahan kuantitas barang atau jasa yang diminta
- adalah persentase perubahan harga barang atau jasa
- adalah perubahan kuantitas barang atau jasa yang diminta
- adalah perubahan harga barang atau jasa
- adalah kuantitas awal barang atau jasa yang diminta
- adalah harga awal barang atau jasa
Nilai elastisitas harga permintaan dapat berupa angka positif, negatif, nol, atau tak hingga. Nilai elastisitas harga permintaan dapat digunakan untuk mengklasifikasikan jenis-jenis permintaan sebagai berikut3:
- Permintaan elastis: jika nilai , artinya perubahan kuantitas yang diminta lebih besar daripada perubahan harga secara relatif. Contoh: barang mewah, barang pengganti, barang yang tidak penting.
- Permintaan tidak elastis: jika nilai , artinya perubahan kuantitas yang diminta lebih kecil daripada perubahan harga secara relatif. Contoh: barang kebutuhan pokok, barang tidak ada pengganti, barang yang penting.
- Permintaan unit elastis: jika nilai , artinya perubahan kuantitas yang diminta sama besar dengan perubahan harga secara relatif.
- Permintaan sempurna elastis: jika nilai , artinya permintaan akan turun menjadi nol jika ada kenaikan harga sedikit saja. Contoh: barang homogen, pasar persaingan sempurna.
- Permintaan sempurna tidak elastis: jika nilai , artinya permintaan tidak berubah sama sekali meskipun ada perubahan harga. Contoh: barang yang sangat penting dan tidak ada pengganti sama sekali.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Elastisitas Harga Permintaan
Beberapa faktor yang mempengaruhi elastisitas harga permintaan adalah sebagai berikut45:
- Ketersediaan barang pengganti: semakin banyak dan mudah ditemukan barang pengganti suatu barang atau jasa, maka permintaannya akan lebih elastis. Sebaliknya, semakin sedikit dan sulit ditemukan barang pengganti suatu barang atau jasa, maka permintaannya akan lebih tidak elastis.
- Keharusan atau pilihan: semakin suatu barang atau jasa dianggap sebagai keharusan atau kebutuhan pokok oleh konsumen, maka permintaannya akan lebih tidak elastis. Sebaliknya, semakin suatu barang atau jasa dianggap sebagai pilihan atau keinginan oleh konsumen, maka permintaannya akan lebih elastis.
- Tingkat pendapatan konsumen: semakin tinggi pendapatan konsumen, maka permintaannya akan lebih tidak elastis terhadap barang atau jasa yang harganya relatif murah. Sebaliknya, semakin rendah pendapatan konsumen, maka permintaannya akan lebih elastis terhadap barang atau jasa yang harganya relatif mahal.
- Waktu: semakin lama waktu yang dibutuhkan konsumen untuk menyesuaikan diri dengan perubahan harga, maka permintaannya akan lebih elastis. Sebaliknya, semakin pendek waktu yang dibutuhkan konsumen untuk menyesuaikan diri dengan perubahan harga, maka permintaannya akan lebih tidak elastis.
- Sifat produk: semakin suatu barang atau jasa bersifat mewah, unik, atau spesifik, maka permintaannya akan lebih elastis. Sebaliknya, semakin suatu barang atau jasa bersifat biasa, umum, atau generik, maka permintaannya akan lebih tidak elastis.
Contoh Soal dan Penyelesaian Elastisitas Harga Permintaan
Berikut adalah contoh soal dan penyelesaian elastisitas harga permintaan:
Soal:
Jika harga beras naik dari Rp 10.000 per kg menjadi Rp 12.000 per kg, maka kuantitas beras yang diminta oleh konsumen turun dari 100 kg menjadi 90 kg. Hitunglah elastisitas harga permintaan beras dan tentukan jenis permintaannya!
Penyelesaian:
Diketahui:
Ditanya:
- Jenis permintaan = ?
Jawab:
- Menggunakan rumus elastisitas harga permintaan, kita dapat menghitung nilai sebagai berikut:
- Nilai adalah negatif dan lebih besar daripada -1, sehingga jenis permintaan beras adalah permintaan tidak elastis.
Sumber:
(1) Elastisitas Permintaan : Faktor Pengaruh & Penentu, serta Contohnya. https://www.jojonomic.com/blog/elastisitas-permintaan-faktor-pengaruh-penentu-serta-contohnya/.
(2) Elastisitas Permintaan: Ini Pengertian dan Cara Mudah Menghitungnya. https://accurate.id/marketing-manajemen/elastisitas-permintaan/.
(3) Rumus Elastisitas Permintaan beserta Contoh Soalnya – Kompas.com. https://www.kompas.com/skola/read/2022/05/06/080000669/rumus-elastisitas-permintaan-beserta-contoh-soalnya.
(4) Elastisitas Permintaan: Pengertian, Cara Hitung, Metode, dan … – Kledo. https://kledo.com/blog/elastisitas-permintaan/.
(5) Elastisitas Harga Permintaan – Jago Ekonomi. https://jagoekonomi.com/2022/08/08/elastisitas-harga-permintaan/.