Integrasi sosial adalah proses penyesuaian unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memiliki keserasian fungsi1 Integrasi sosial merupakan sebuah fenomena sosial yang terjadi karena adanya sebuah proses sosial. Terlebih yang berkaitan dengan perbedaan unsur, seperti emosional, budaya, perilaku, dan juga keinginan. Dimana akhirnya hal tersebut akan menimbulkan aspek masalah sosial2
Pengertian Integrasi Sosial Menurut Para Ahli
Beberapa ahli telah memberikan definisi integrasi sosial dari berbagai sudut pandang, antara lain:
| Nama Ahli | Definisi |
|---|---|
| Gillin | Integrasi sosial adalah suatu proses penyesuaian di antara unsur-unsur sosial yang saling berbeda, seperti norma, nilai, pranata, sistem religi, dan peranan sosial yang menghasilkan suatu pola kehidupan yang sesuai serta serasi dengan fungsinya bagi suatu masyarakat3 |
| Soerjono Soekanto | Integrasi sosial adalah proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memiliki keserasian fungsi4 |
| Hendropuspito | Integrasi sosial adalah proses pengembangan masyarakat dimana segenap kelompok bangsa dan etnik dapat menolong Tuhan secara bersama-sama dalam kehidupan internasional, agama, budaya, dan ekonomi4 |
| Paul B. Horton | Integrasi sosial adalah suatu proses dimana anggota-anggota masyarakat saling bergantung satu sama lain dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka4 |
Syarat-syarat Integrasi Sosial
Agar integrasi sosial dapat terwujud dalam kehidupan masyarakat, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, yaitu:
- Memiliki rasa saling membutuhkan antar sesama masyarakat
- Nilai dan norma harus dijalankan secara konsisten
- Nilai dan norma diraih melalui kesepakatan bersama
- Adanya toleransi
- Memiliki kesadaran diri sebagai makhluk sosial
- Mempunyai visi dan misi yang sama 2
Bentuk-bentuk Integrasi Sosial
Integrasi sosial dapat terjadi dalam berbagai bentuk, tergantung pada faktor-faktor yang mempengaruhinya. Beberapa bentuk integrasi sosial adalah:
- Integrasi normatif, yaitu integrasi yang didasarkan pada kesepakatan bersama terhadap nilai-nilai dasar yang berlaku dalam masyarakat.
- Integrasi fungsional, yaitu integrasi yang didasarkan pada ketergantungan fungsional antara berbagai kelompok atau individu dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka.
- Integrasi koersif, yaitu integrasi yang didasarkan pada paksaan atau ancaman dari pihak yang berkuasa terhadap pihak yang lemah atau tunduk2
Faktor Pendorong Integrasi Sosial
Beberapa faktor yang dapat mendorong terjadinya integrasi sosial dalam masyarakat adalah:
- Homogenitas kelompok
- Jumlah anggota
- Mobilitas geografis
- Efektivitas komunikasi
- Sikap toleransi dan saling membutuhkan 2
Proses Integrasi Sosial
Integrasi sosial tidak terjadi secara instan, melainkan melalui beberapa tahap atau proses, antara lain:
- Akulturasi, yaitu proses penyesuaian budaya antara kelompok-kelompok yang berbeda sehingga terjadi pertukaran atau penerimaan unsur budaya baru.
- Asimilasi, yaitu proses penyatuan budaya antara kelompok-kelompok yang berbeda sehingga terjadi peleburan atau penghilangan unsur budaya asli.
- Akomodasi, yaitu proses penyelesaian konflik antara kelompok-kelompok yang berbeda sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan damai2
Sumber:
(1) Integrasi sosial – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https://id.wikipedia.org/wiki/Integrasi_sosial.
(2) Pengertian Integrasi Sosial: Syarat, Bentuk, dan Faktor Pengaruhnya. https://www.gramedia.com/literasi/integrasi-sosial/.
(3) Syarat Terwujudnya Integrasi Sosial dalam Kehidupan Masyarakat – detikcom. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5805832/syarat-terwujudnya-integrasi-sosial-dalam-kehidupan-masyarakat.
(4) Pengertian Integrasi Sosial, Faktor, dan Bentuk-bentuknya – Kompas.com. https://www.kompas.com/skola/read/2022/08/23/160000769/pengertian-integrasi-sosial-faktor-dan-bentuk-bentuknya.