Dasa Dharma Pramuka adalah sepuluh tuntunan tingkah laku yang harus dijadikan pedoman oleh anggota Gerakan Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. Dasa Dharma Pramuka merupakan penjabaran dari Trisatya Pramuka, yaitu janji setia anggota Pramuka untuk menjalankan kewajiban terhadap Tuhan, bangsa, dan sesama manusia. Dasa Dharma Pramuka juga mengandung nilai-nilai luhur yang berasal dari falsafah Pancasila, yaitu ideologi dasar Negara Republik Indonesia.
Dasa Dharma Pramuka terdiri dari dua kata, yaitu dasa dan dharma. Dasa berasal dari bahasa Jawa yang berarti sepuluh, sedangkan dharma berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti perbuatan terpuji atau mulia. Jadi, Dasa Dharma Pramuka berarti sepuluh perbuatan terpuji atau mulia yang menjadi kewajiban bagi anggota Pramuka.
Dasa Dharma Pramuka pertama kali dirumuskan pada tahun 1961 dan telah mengalami beberapa perubahan hingga tahun 2009. Rumusan Dasa Dharma Pramuka yang berlaku saat ini adalah sebagai berikut:
- Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
- Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
- Patriot yang sopan dan kesatria
- Patuh dan suka bermusyawarah
- Rela menolong dan tabah
- Rajin, terampil dan gembira
- Hemat, cermat dan bersahaja
- Disiplin, berani dan setia
- Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
- Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan
Makna dan Contoh Dasa Dharma Pramuka
Setiap bait dari Dasa Dharma Pramuka memiliki makna dan contoh penerapan yang dapat dijelaskan sebagai berikut:
- Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
Makna: Menjalankan semua perintah Tuhan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing serta meninggalkan segala larangan-Nya.
Contoh: Membaca doa atau niat karena Allah dalam setiap mengawali dan mengakhiri kegiatan dalam kehidupan sehari-hari; patuh dan berbakti kepada kedua orang tua; sayang kepada saudara; menghormati guru dan orang yang lebih tua; menjaga hubungan baik dengan sesama manusia.
- Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
Makna: Menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan alam serta memiliki rasa peduli, simpati, empati, dan toleransi terhadap sesama manusia.
Contoh: Tidak membuang sampah sembarangan; tidak merusak tanaman atau hewan; menanam pohon; menghemat air dan listrik; membantu fakir miskin, yatim piatu, orang tua jompo; mengunjungi orang yang sakit; memberikan sumbangan atau donasi untuk korban bencana alam.
- Patriot yang sopan dan kesatria
Makna: Mencintai tanah air Indonesia dengan menjunjung tinggi nilai-nilai nasionalisme, patriotisme, dan bela negara serta bersikap sopan santun, hormat, adil, jujur, dan berani dalam pergaulan.
Contoh: Menghormati lambang-lambang negara seperti bendera merah putih dan lagu kebangsaan Indonesia Raya; mengikuti upacara bendera; belajar dengan baik di sekolah; mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka; tidak melakukan tindakan kriminal seperti korupsi, narkoba, atau radikalisme; mengakui kesalahan dan membenarkan hal yang benar; tidak mengejek atau membully orang lain.
- Patuh dan suka bermusyawarah
Makna: Menuruti peraturan dan tata tertib yang berlaku di masyarakat serta menghargai pendapat dan keputusan orang lain dalam berdiskusi atau bermusyawarah.
Contoh: Tidak melanggar aturan lalu lintas; tidak bolos sekolah; tidak mencontek saat ulangan; mengikuti arahan dari pembina pramuka; mengemukakan pendapat dengan sopan dan santun; mendengarkan pendapat orang lain dengan baik; tidak memaksakan kehendak sendiri; menerima hasil musyawarah dengan lapang dada.
- Rela menolong dan tabah
Makna: Bersedia memberikan bantuan kepada orang yang membutuhkan tanpa pamrih serta memiliki sikap tegar, sabar, dan tawakal dalam menghadapi kesulitan atau cobaan.
Contoh: Menolong teman yang terjatuh; memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakaan; menghibur teman yang sedih; tidak mengeluh atau menyerah saat mendapat tugas yang sulit; tidak marah atau dendam saat mendapat perlakuan yang tidak adil; bersyukur atas segala nikmat dan ujian yang diberikan Tuhan.
- Rajin, terampil dan gembira
Makna: Berusaha keras untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan diri serta memiliki sikap positif, optimis, dan ceria dalam menjalani kehidupan.
Contoh: Belajar dengan rajin dan tekun; membaca buku-buku bermanfaat; mengikuti kursus atau pelatihan untuk menambah keterampilan; berlatih olahraga atau seni; melakukan hobi atau minat; bergabung dengan komunitas atau organisasi; tersenyum dan tertawa; bersikap ramah dan bersahabat.
- Hemat, cermat dan bersahaja
Makna: Menggunakan sumber daya atau fasilitas yang ada dengan bijak dan efisien serta memiliki gaya hidup sederhana, tidak boros, tidak sombong, dan tidak berlebihan.
Contoh: Menghemat uang jajan; tidak membeli barang-barang yang tidak perlu; menggunakan air dan listrik secara hemat; memperbaiki barang-barang yang rusak; memanfaatkan barang-barang bekas; tidak membuang-buang makanan; tidak menghambur-hamburkan harta; tidak pamer atau riya.
- Disiplin, berani dan setia
Makna: Menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan tepat waktu dan sesuai prosedur serta memiliki keberanian untuk mengambil resiko atau tantangan dan kesetiaan terhadap komitmen atau janji.
Contoh: Bangun pagi; datang tepat waktu ke sekolah atau kegiatan pramuka; mengerjakan tugas sekolah atau pramuka dengan baik; mengikuti aturan main dalam permainan atau perlombaan; berani mencoba hal-hal baru; berani menghadapi rintangan atau hambatan; setia kepada teman, keluarga, guru, bangsa, dan negara.
- Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
Makna: Menyadari akibat atau dampak dari tindakan atau perilaku sendiri serta memiliki kredibilitas atau kepercayaan dari orang lain.
Contoh: Minta maaf jika melakukan kesalahan; memperbaiki kesalahan yang telah dilakukan; tidak menyalahkan orang lain atas kesalahan sendiri; menjaga amanah atau rahasia orang lain; tidak berbohong atau menipu orang lain; menepati janji atau komitmen yang telah dibuat.
- Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan
Makna: Menjaga kebersihan dan kesucian jiwa, raga, dan lingkungan serta memiliki sikap jujur, baik, dan benar dalam berpikir, berkata, dan berbuat.
Contoh: Mandi dan berpakaian rapi setiap hari; menjaga kebersihan kamar tidur dan rumah; menjauhi hal-hal yang najis atau kotor; berpikir positif dan konstruktif; berkata sopan dan santun; berbuat sesuai dengan norma agama, hukum, dan moral.
Sumber:
(1) 10 Dasa Darma Pramuka : Pengertian, Makna, Contoh Penerapan. https://www.gurupendidikan.co.id/dasa-darma-pramuka/.
(2) √ 10 Dasa Dharma Pramuka dan Artinya [Teks Lengkap] – Yuksinau. https://www.yuksinau.id/dasa-dharma-pramuka/.
(3) Isi Dasa Darma Pramuka yang Perlu Diketahui dan Dipahami Pemula. https://kumparan.com/berita-terkini/isi-dasa-darma-pramuka-yang-perlu-diketahui-dan-dipahami-pemula-1wmE6ozWRHV.
(4) Dasa Dharma Parmuka – Pengertian, Makna, Perkembangan. https://materibelajar.co.id/dasa-dharma-parmuka/.