Menu Tutup

7 Simbiosis: Jenis, Penjelasan, dan Contoh

Simbiosis adalah hubungan atau interaksi antara dua organisme makhluk hidup yang berbeda. Jenis hubungan simbiosis dapat dibedakan berdasarkan manfaat yang diperoleh oleh makhluk hidup yang terlibat. Ada enam jenis simbiosis yaitu simbiosis mutualisme, simbiosis parasitisme, simbiosis komensalisme, simbiosis amensalisme, simbiosis netralisme, dan simbiosis kompetisi. Berikut ini adalah penjelasan dan contoh dari masing-masing jenis simbiosis.

Simbiosis Mutualisme

Simbiosis mutualisme adalah hubungan yang saling menguntungkan pada dua organisme. Dalam hubungan ini, keduanya saling memberikan manfaat tanpa ada yang merasa dirugikan. Bahkan, mereka mengalami kerugian jika tidak melakukan simbiosis ini. Itulah sebabnya kehadiran makhluk hidup lain sangat penting bagi mereka yang terlibat dalam jenis simbiosis ini. Contoh simbiosis mutualisme adalah:

  • Bunga (dibantu proses penyerbukan) dan kupu-kupu (mendapatkan nektar)
  • Burung jalak (memakan kutu) dan kerbau (dimakan kutunya)
  • Ikan badut (mendapatkan perlindungan) dan anemon laut (mendapat sisa-sisa makanan)
  • Bunga sepatu (dibantu proses penyerbukan) dan lebah (mendapatkan nektar)

Simbiosis Parasitisme

Simbiosis parasitisme adalah hubungan yang menguntungkan satu pihak sedangkan pihak lainnya dirugikan tanpa menyebabkan kematian langsung. Dalam hubungan ini, salah satu organisme (parasit) hidup di dalam atau di atas organisme lain (inang) dan memanfaatkan sumber daya inang untuk kepentingan dirinya sendiri. Contoh simbiosis parasitisme adalah:

  • Nyamuk (memakan darah) dan manusia (tertular penyakit dan rasa gatal)
  • Cacing pita (mendapatkan nutrisi) dan hewan (mengalami gangguan pencernaan)
  • Jamur (mendapatkan tempat hidup) dan tanaman (mengalami kerusakan)

Simbiosis Komensalisme

Simbiosis komensalisme adalah hubungan saat organisme A mendapatkan manfaat dari organisme B, sedangkan organisme B tidak terpengaruh oleh organisme A. Dalam hubungan ini, hanya satu organisme yang mendapat keuntungan, sedangkan organisme lain tidak dirugikan maupun diuntungkan. Contoh simbiosis komensalisme adalah:

  • Burung (bersarang) dan pohon (tidak terpengaruh)
  • Tanaman anggrek (menumpang hidup) dan pohon manga (tidak terpengaruh)
  • Ikan pilot dan remoras (mendapatkan makanan) dan ikan hiu (tidak terpengaruh)

Simbiosis Amensalisme

Simbiosis amensalisme adalah hubungan saat organisme A merugikan organisme B, sedangkan organisme A tidak terpengaruh oleh organisme B. Dalam hubungan ini, salah satu organisme mengalami kerugian, sedangkan organisme lain tidak mendapat manfaat maupun kerugian. Contoh simbiosis amensalisme adalah:

  • Gajah (menginjak-injak) dan tanaman (rusak)
  • Jamur (menghasilkan antibiotik) dan bakteri (mati)
  • Singa (memburu) dan zebra (terancam)

Simbiosis Netralisme

Simbiosis netralisme adalah hubungan saat organisme A dan organisme B tidak saling mempengaruhi satu sama lain. Dalam hubungan ini, kedua organisme tidak mendapat manfaat maupun kerugian dari hubungan tersebut. Contoh simbiosis netralisme adalah:

  • Kucing (tidak terpengaruh) dan tikus (tidak terpengaruh)
  • Kumbang (tidak terpengaruh) dan semut (tidak terpengaruh)
  • Ular (tidak terpengaruh) dan burung (tidak terpengaruh)

Simbiosis Kompetisi

Simbiosis kompetisi adalah hubungan saat organisme A dan organisme B bersaing untuk mendapatkan sumber daya yang sama. Dalam hubungan ini, kedua organisme mengalami kerugian karena harus berbagi sumber daya yang terbatas. Contoh simbiosis kompetisi adalah:

  • Singa dan harimau (bersaing untuk mangsa)
  • Tanaman paku dan lumut (bersaing untuk cahaya)
  • Burung pipit dan burung gereja (bersaing untuk tempat bersarang)
Sumber:
(1) Macam-Macam Simbiosis dan Contohnya – Kompas.com. https://www.kompas.com/skola/
(2) 7 Contoh Simbiosis Mutualisme pada Makhluk Hidup – detikcom. https://www.detik.com/edu/
(3) 6+ Macam-Macam Simbiosis Beserta Jenis dan Contohnya [Lengkap]. https://www.haruspintar.com/macam-macam-simbiosis/.
(4) id.wikipedia.org. https://id.wikipedia.org/wiki/Simbiosis.
Posted in Saintek

Artikel Lainnya