Menu Tutup

Tindakan Rasional vs. Tindakan Non-Rasional

Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali dihadapkan pada berbagai situasi yang menuntut kita untuk mengambil keputusan. Keputusan-keputusan ini kemudian akan berujung pada tindakan yang kita lakukan. Tindakan yang kita ambil, baik sadar maupun tidak sadar, dapat dikategorikan ke dalam dua kelompok besar, yaitu tindakan rasional dan tindakan non-rasional.

Tindakan Rasional

Tindakan rasional adalah tindakan yang didasarkan pada pertimbangan yang matang, logis, dan objektif. Seseorang yang bertindak rasional akan berusaha mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya sebelum mengambil keputusan. Informasi ini kemudian akan dianalisis secara cermat dengan menggunakan logika dan nalar. Tujuan utama dari tindakan rasional adalah untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan cara yang paling efektif dan efisien.

Ciri-ciri utama dari tindakan rasional adalah:

  • Berbasis pada fakta dan data: Orang yang bertindak rasional tidak mengandalkan perasaan atau emosi semata. Mereka akan mencari bukti-bukti empiris yang mendukung keputusan mereka.
  • Logis dan konsisten: Tindakan rasional mengikuti pola pikir yang logis dan konsisten. Setiap langkah yang diambil memiliki alasan yang jelas dan saling terkait.
  • Berorientasi pada tujuan: Tindakan rasional selalu memiliki tujuan yang jelas. Setiap keputusan yang diambil bertujuan untuk mencapai tujuan tersebut.
  • Mempertimbangkan konsekuensi: Orang yang bertindak rasional akan mempertimbangkan segala kemungkinan konsekuensi dari tindakan mereka, baik positif maupun negatif.

Tindakan Non-Rasional

Tindakan non-rasional, sebaliknya, didasarkan pada faktor-faktor yang bersifat subjektif, seperti emosi, perasaan, kebiasaan, atau impulsif. Orang yang bertindak non-rasional seringkali tidak mempertimbangkan konsekuensi jangka panjang dari tindakan mereka. Mereka mungkin terdorong oleh keinginan sesaat atau pengaruh dari lingkungan sekitar.

Ciri-ciri utama dari tindakan non-rasional adalah:

  • Berbasis pada emosi: Emosi seperti marah, sedih, senang, atau takut dapat mempengaruhi seseorang untuk mengambil tindakan yang tidak rasional.
  • Impulsif: Tindakan non-rasional seringkali dilakukan secara spontan tanpa pertimbangan yang matang.
  • Tidak konsisten: Orang yang bertindak non-rasional cenderung mengambil keputusan yang berbeda-beda pada situasi yang serupa.
  • Kurang memperhatikan konsekuensi: Mereka mungkin tidak menyadari atau mengabaikan konsekuensi negatif dari tindakan mereka.

Perbedaan Antara Tindakan Rasional dan Tindakan Non-Rasional

Tabel berikut ini merangkum perbedaan antara tindakan rasional dan tindakan non-rasional:

Ciri Tindakan Rasional Tindakan Non-Rasional
Dasar Pengambilan Keputusan Fakta, data, logika Emosi, perasaan, kebiasaan
Tujuan Mencapai tujuan yang telah ditetapkan Kepuasan sesaat, mengikuti impuls
Pertimbangan Konsekuensi Mempertimbangkan semua kemungkinan Kurang memperhatikan konsekuensi
Konsistensi Konsisten dalam pengambilan keputusan Tidak konsisten

Contoh Tindakan Rasional dan Non-Rasional

  • Tindakan Rasional: Seorang mahasiswa yang ingin lulus dengan nilai yang memuaskan akan belajar dengan tekun, membuat jadwal belajar yang teratur, dan mengikuti perkuliahan dengan serius.
  • Tindakan Non-Rasional: Seorang remaja yang merasa jenuh dengan pelajarannya mungkin akan memilih untuk bermain game sepanjang malam dan mengabaikan tugas-tugas sekolahnya.

Faktor yang Mempengaruhi Tindakan Rasional dan Non-Rasional

Banyak faktor yang dapat mempengaruhi seseorang untuk bertindak secara rasional atau non-rasional, antara lain:

  • Kepribadian: Orang yang memiliki kepribadian yang berbeda-beda cenderung memiliki cara berpikir dan bertindak yang berbeda pula.
  • Pengalaman: Pengalaman masa lalu dapat membentuk pola pikir dan perilaku seseorang.
  • Lingkungan sosial: Lingkungan sosial di mana seseorang tumbuh dan berkembang dapat mempengaruhi nilai-nilai dan norma yang dianutnya.
  • Tekanan: Tekanan dari lingkungan atau situasi tertentu dapat membuat seseorang bertindak secara impulsif dan tidak rasional.

Kesimpulan

Tindakan rasional dan tindakan non-rasional merupakan dua kutub yang berbeda dalam pengambilan keputusan. Meskipun tindakan rasional dianggap lebih baik karena didasarkan pada logika dan pertimbangan yang matang, namun dalam kehidupan nyata, seringkali kita dihadapkan pada situasi yang kompleks sehingga sulit untuk selalu bertindak secara rasional.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya