Kerajaan Pajang merupakan salah satu kerajaan Islam yang pernah berdiri di Jawa Tengah pada abad ke-16. Didirikan oleh Jaka Tingkir, yang kemudian dikenal sebagai Sultan Hadiwijaya, kerajaan ini menjadi penerus Kesultanan Demak setelah mengalami kemunduran. Berikut adalah silsilah raja-raja yang memerintah Kerajaan Pajang:
1. Sultan Hadiwijaya (Jaka Tingkir)
Sultan Hadiwijaya, atau lebih dikenal sebagai Jaka Tingkir, adalah pendiri dan raja pertama Kerajaan Pajang. Ia merupakan putra dari Ki Ageng Pengging dan cucu dari Sunan Kalijaga. Setelah berhasil mengalahkan Arya Penangsang, Jaka Tingkir memindahkan pusat pemerintahan dari Demak ke Pajang pada tahun 1568, menandai berdirinya Kerajaan Pajang.
2. Arya Pangiri
Setelah wafatnya Sultan Hadiwijaya pada tahun 1582, terjadi perebutan kekuasaan antara Pangeran Benawa (putra Hadiwijaya) dan Arya Pangiri (menantu Hadiwijaya). Arya Pangiri, yang juga merupakan putra dari Sunan Prawoto, berhasil merebut takhta dan memerintah Kerajaan Pajang dari tahun 1583 hingga 1586. Namun, pemerintahannya dianggap tidak efektif dan menimbulkan ketidakpuasan di kalangan rakyat.
3. Pangeran Benawa
Pangeran Benawa, putra Sultan Hadiwijaya, merasa tidak puas dengan kepemimpinan Arya Pangiri. Dengan bantuan Sutawijaya dari Mataram, ia berhasil mengalahkan Arya Pangiri dan mengambil alih takhta pada tahun 1586. Namun, Pangeran Benawa merasa tidak mampu memimpin kerajaan yang luas dan akhirnya menyerahkan kekuasaan kepada Sutawijaya, yang kemudian memindahkan pusat pemerintahan ke Mataram pada tahun 1586.
4. Gagak Baning
Setelah Pangeran Benawa menyerahkan kekuasaan kepada Sutawijaya, Kerajaan Pajang menjadi bagian dari Kerajaan Mataram. Gagak Baning, adik Sutawijaya, diangkat sebagai penguasa Pajang dan memerintah dari tahun 1587 hingga 1591. Pada masa pemerintahannya, ia melakukan perluasan dan perombakan istana Pajang.
5. Pangeran Benawa II
Setelah Gagak Baning wafat pada tahun 1591, Pangeran Benawa II, putra dari Pangeran Benawa, diangkat sebagai penguasa Pajang. Namun, karena usianya yang masih muda, ia tidak mampu memimpin dengan efektif. Pada tahun 1617-1618, terjadi pemberontakan besar dari Mataram yang dipimpin oleh Sultan Agung, yang akhirnya menyebabkan runtuhnya Kerajaan Pajang.
Dengan demikian, silsilah Kerajaan Pajang mencakup lima penguasa utama yang memerintah dalam kurun waktu yang relatif singkat, sebelum akhirnya menjadi bagian dari Kerajaan Mataram.