Iklim adalah kondisi cuaca rata-rata yang terjadi di suatu wilayah dalam jangka waktu yang lama, biasanya lebih dari 30 tahun. Iklim dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti letak geografis, ketinggian, arah angin, arus laut, dan topografi. Berdasarkan klasifikasi iklim yang paling umum digunakan, yaitu klasifikasi iklim Köppen-Geiger, terdapat lima tipe iklim utama di dunia, yaitu:
Iklim Tropis (A)
Iklim tropis adalah iklim yang memiliki suhu udara rata-rata bulanan di atas 18°C sepanjang tahun dan curah hujan lebih dari 1500 mm per tahun. Iklim tropis terbagi menjadi tiga sub tipe, yaitu:
- Iklim hutan hujan tropis (Af): Iklim ini memiliki curah hujan lebih dari 60 mm setiap bulan dan tidak ada musim kemarau yang nyata. Contoh wilayah yang beriklim hutan hujan tropis adalah Amazon, Kongo, dan Indonesia bagian barat.
- Iklim sabana tropis (Aw): Iklim ini memiliki curah hujan antara 900-1500 mm per tahun dan musim kemarau yang jelas. Contoh wilayah yang beriklim sabana tropis adalah Afrika Timur, India, dan Indonesia bagian timur.
- Iklim monsun tropis (Am): Iklim ini memiliki curah hujan lebih dari 1500 mm per tahun dan musim kemarau yang pendek. Contoh wilayah yang beriklim monsun tropis adalah Asia Tenggara, India bagian selatan, dan Amerika Tengah.
Iklim Kering (B)
Iklim kering adalah iklim yang memiliki curah hujan kurang dari jumlah penguapan potensial. Iklim kering terbagi menjadi dua sub tipe, yaitu:
- Iklim gurun (Bw): Iklim ini memiliki curah hujan kurang dari 250 mm per tahun dan suhu udara yang sangat tinggi pada siang hari dan sangat rendah pada malam hari. Contoh wilayah yang beriklim gurun adalah Sahara, Arab Saudi, dan Australia bagian tengah.
- Iklim stepa (Bs): Iklim ini memiliki curah hujan antara 250-500 mm per tahun dan suhu udara yang lebih sedang daripada iklim gurun. Contoh wilayah yang beriklim stepa adalah Mongolia, Kazakhstan, dan Argentina bagian selatan.
Iklim Sedang ©
Iklim sedang adalah iklim yang memiliki suhu udara rata-rata bulanan antara -3°C sampai 18°C dan curah hujan antara 500-1500 mm per tahun. Iklim sedang terbagi menjadi empat sub tipe, yaitu:
- Iklim mediteran (Csa/Csb): Iklim ini memiliki musim panas yang kering dan hangat serta musim dingin yang basah dan sejuk. Contoh wilayah yang beriklim mediteran adalah Mediterania, California, dan Afrika Selatan bagian barat.
- Iklim laut (Cfb/Cfc): Iklim ini memiliki suhu udara yang relatif stabil sepanjang tahun tanpa musim panas atau dingin yang ekstrem. Contoh wilayah yang beriklim laut adalah Eropa Barat, Selandia Baru, dan Chili bagian tengah.
- Iklim subtropis basah (Cwa/Cwb): Iklim ini memiliki musim panas yang lembap dan panas serta musim dingin yang kering dan dingin. Contoh wilayah yang beriklim subtropis basah adalah Asia Timur, India bagian utara, dan Brasil bagian tenggara.
- Iklim kontinental basah (Cfa/Dfa/Dfb/Dwa/Dwb): Iklim ini memiliki musim panas yang lembap dan panas serta musim dingin yang basah dan dingin. Contoh wilayah yang beriklim kontinental basah adalah Amerika Serikat bagian timur, Eropa Timur, dan China bagian timur.
Iklim Dingin (D)
Iklim dingin adalah iklim yang memiliki suhu udara rata-rata bulanan di bawah -3°C pada bulan terdingin dan antara 0°C sampai 10°C pada bulan terhangat. Iklim dingin terbagi menjadi tiga sub tipe, yaitu:
- Iklim subarktik (Dfc/Dfd/Dwc/Dwd): Iklim ini memiliki musim panas yang singkat dan sejuk serta musim dingin yang panjang dan sangat dingin. Contoh wilayah yang beriklim subarktik adalah Siberia, Kanada, dan Alaska.
- Iklim pegunungan (ET): Iklim ini memiliki suhu udara yang selalu di bawah 10°C sepanjang tahun dan curah hujan yang bervariasi tergantung pada ketinggian. Contoh wilayah yang beriklim pegunungan adalah Himalaya, Andes, dan Alpen.
- Iklim kutub (EF): Iklim ini memiliki suhu udara yang selalu di bawah 0°C sepanjang tahun dan curah hujan yang sangat rendah. Contoh wilayah yang beriklim kutub adalah Antartika, Greenland, dan Kutub Utara.
Iklim Lainnya
Selain kelima tipe iklim utama di atas, terdapat beberapa tipe iklim lainnya yang tidak termasuk dalam klasifikasi iklim Köppen-Geiger, yaitu:
- Iklim mikro: Iklim ini adalah iklim lokal yang berbeda dari iklim sekitarnya karena adanya faktor-faktor khusus, seperti vegetasi, bangunan, atau air. Contoh wilayah yang beriklim mikro adalah taman kota, hutan bakau, dan danau.
- Iklim modifikasi: Iklim ini adalah iklim yang berubah karena adanya aktivitas manusia, seperti pembakaran bahan bakar fosil, penggundulan hutan, atau irigasi. Contoh wilayah yang beriklim modifikasi adalah perkotaan, lahan pertanian, dan bendungan.