Metabolisme adalah seluruh reaksi biokimia yang bertujuan untuk mempertahankan kehidupan pada suatu organisme. Prokariot adalah organisme bersel tunggal yang tidak memiliki inti sel dan organel membran. Prokariot terbagi menjadi dua domain, yaitu Bakteri dan Archaea. Prokariot memiliki metabolisme yang sangat bervariasi dan dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan.
Ciri-Ciri Metabolisme Prokariot
Metabolisme prokariot memiliki beberapa ciri-ciri khas, antara lain:
- Prokariot tidak memiliki mitokondria dan kloroplas, sehingga fosforilasi oksidatif dan fotosintesis terjadi di sepanjang membran plasma1
- Prokariot memiliki satu lingkaran DNA kromosomal yang stabil, tersimpan dalam nukleoid, yang tidak memiliki membran nukleus. DNA prokariot juga dapat berada dalam bentuk plasmid, yaitu molekul DNA ekstra yang dapat ditransfer secara horizontal antar sel12
- Prokariot memiliki rasio luas permukaan terhadap isi yang tinggi, sehingga memiliki tingkat metabolik yang lebih tinggi, tingkat pertumbuhan yang lebih cepat, dan durasi perkembangbiakan yang pendek dibandingkan dengan eukariot1
- Prokariot dapat melakukan berbagai jenis metabolisme energi, seperti respirasi aerobik, anaerobik, fermentasi, fotosintesis, kemolithotrofi, dan metanogenesis. Prokariot juga dapat menggunakan berbagai sumber karbon, nitrogen, sulfur, dan fosfor untuk sintesis biomolekul34
Contoh Metabolisme Prokariot
Berikut adalah beberapa contoh metabolisme prokariot yang menunjukkan keragaman dan adaptasi mereka:
- Cyanobacteria adalah prokariot fotosintetik yang dapat menghasilkan oksigen dan karbohidrat dari air dan karbon dioksida dengan menggunakan energi cahaya. Cyanobacteria memiliki pigmen klorofil a dan fikosianin yang memberi warna biru-hijau pada sel mereka. Cyanobacteria juga dapat melakukan fiksasi nitrogen, yaitu mengubah nitrogen gas menjadi amonia yang dapat digunakan untuk sintesis asam amino5
- Escherichia coli adalah prokariot yang hidup di usus manusia dan hewan lainnya. E. coli dapat melakukan respirasi aerobik dengan menggunakan glukosa sebagai sumber energi dan karbon, dan menghasilkan karbon dioksida dan air sebagai produk akhir. Namun, jika oksigen tidak tersedia, E. coli dapat melakukan fermentasi laktat dengan menghasilkan asam laktat sebagai produk akhir. E. coli juga dapat menggunakan senyawa organik lainnya selain glukosa sebagai substrat metabolisme6
- Methanogens adalah prokariot yang termasuk dalam domain Archaea. Methanogens dapat melakukan metanogenesis, yaitu menghasilkan metana dari karbon dioksida dan hidrogen atau senyawa organik sederhana lainnya. Methanogens hidup di lingkungan anaerobik seperti rawa-rawa, saluran pencernaan hewan ruminansia, dan sedimen laut. Methanogens berperan penting dalam siklus karbon global dan merupakan sumber gas rumah kaca terbesar kedua setelah karbon dioksida.
Sumber: 3
(1) Prokariota – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https://id.wikipedia.org/
(2) Metabolisme – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https://id.wikipedia.org/
(3) Prokaryote – Wikipedia. https://en.wikipedia.org/
(4) (DOC) Sel Prokariotik | amirotul bahiyah – Academia.edu. https://www.academia.edu/
(5) (DOC) SEL PROKARIOTIK | rus nina – Academia.edu. https://www.academia.edu/
(6) (DOC) Sel Prokariot dan Eukariot | Yayuk Putri Rahayu – Academia.edu. https://www.academia.edu/