Menu Tutup

Perkembangan Embrio Manusia: Dari Zigot Hingga Organ Tubuh

Embrio manusia adalah suatu organisme multiseluler yang terbentuk dari hasil penyatuan sel sperma dan sel telur, atau zigot. Embrio manusia mengalami berbagai proses pembelahan sel dan diferensiasi sel yang membentuk organ-organ tubuh. Perkembangan embrio manusia dapat dibagi menjadi beberapa tahap, yaitu:

Fase Morula

Fase morula adalah fase dimana zigot mulai membelah secara mitosis dan membentuk suatu struktur yang mirip dengan bola yang terdiri dari 16 sampai 32 sel. Sel-sel ini disebut blastomer dan sangat rapat satu sama lain. Fase morula berlangsung sekitar 3 sampai 4 hari setelah fertilisasi1.

Fase Blastula

Fase blastula adalah fase dimana morula terus membelah dan membentuk suatu rongga berisi cairan di dalamnya. Rongga ini disebut blastosel dan mengisi sebagian besar volume embrio. Sel-sel yang menyusun dinding blastosel disebut trofoblas dan akan membentuk plasenta. Sel-sel yang terkumpul di salah satu kutub blastosel disebut embrioblas dan akan membentuk embrio. Fase blastula berlangsung sekitar 4 sampai 5 hari setelah fertilisasi2.

Fase Gastrula

Fase gastrula adalah fase dimana embrioblas mulai mengalami pergerakan dan pelekukan yang membentuk tiga lapisan sel embrionik, yaitu ektoderma, mesoderma, dan endoderma. Lapisan-lapisan ini disebut lapisan germinal dan akan membentuk jaringan dan organ tubuh. Ektoderma akan membentuk kulit, sistem saraf, dan indra. Mesoderma akan membentuk otot, tulang, darah, dan sistem kardiovaskular. Endoderma akan membentuk saluran pencernaan, paru-paru, hati, dan pankreas. Fase gastrula juga ditandai dengan terbentuknya rongga tubuh atau koelom dan sumbu anterior-posterior embrio. Fase gastrula berlangsung sekitar 6 sampai 7 hari setelah fertilisasi3.

Fase Neurula

Fase neurula adalah fase dimana ektoderma mulai membentuk lempeng saraf yang akan berkembang menjadi tabung saraf atau sistem saraf pusat. Tabung saraf ini terbentuk dari lipatan lempeng saraf yang menutup di bagian dorsal embrio. Tabung saraf ini akan membedakan diri menjadi otak dan sumsum tulang belakang. Sel-sel di sekitar tabung saraf disebut kresta neural dan akan membentuk jaringan saraf perifer, melanosit, tulang wajah, dan gigi. Fase neurula juga ditandai dengan terbentuknya notokorda atau batang penyangga yang akan menginduksi diferensiasi tabung saraf. Notokorda ini akan digantikan oleh tulang belakang pada tahap selanjutnya. Fase neurula berlangsung sekitar 8 sampai 10 hari setelah fertilisasi4.

Fase Organogenesis

Fase organogenesis adalah fase dimana lapisan germinal mulai membentuk organ-organ tubuh secara spesifik. Proses ini melibatkan interaksi antara sel-sel embrionik dengan faktor-faktor pertumbuhan, hormon, dan molekul sinyal lainnya. Organ-organ tubuh yang terbentuk antara lain adalah jantung, paru-paru, ginjal, hati, pankreas, lambung, usus, mata, telinga, hidung, mulut, alat kelamin, dan anggota gerak. Fase organogenesis berlangsung sekitar 11 sampai 56 hari setelah fertilisasi5.

Kesimpulan

Perkembangan embrio manusia adalah proses yang kompleks dan dinamis yang melibatkan berbagai tahap pembelahan sel dan diferensiasi sel. Tahap-tahap perkembangan embrio manusia adalah fase morula, blastula, gastrula, neurula, dan organogenesis. Setiap tahap memiliki karakteristik dan hasil yang berbeda-beda. Perkembangan embrio manusia dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor genetik dan lingkungan yang dapat menyebabkan kelainan atau keguguran.

Sumber:
(1) (PDF) perkembangan embrio manusia – Academia.edu. https://www.academia.edu/18803132/perkembangan_embrio_manusia.
(2) (PPT) TAHAPAN PERKEMBANGAN EMBRIO 1 | Icha Irni – Academia.edu. https://www.academia.edu/44362817/TAHAPAN_PERKEMBANGAN_EMBRIO_1.
(3) (DOC) PERKEMBANGAN EMBRIO | dwita ghinasyandra – Academia.edu. https://www.academia.edu/41922353/PERKEMBANGAN_EMBRIO.
(4) Perkembangan embrionik manusia – Wikipedia bahasa Indonesia …. https://id.wikipedia.org/wiki/Perkembangan_embrionik_manusia.
(5) Embrio – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https://id.wikipedia.org/wiki/Embrio.
(6) (PPT) TAHAPAN PERKEMBANGAN EMBRIO 1 | Icha Irni – Academia.edu. https://www.academia.edu/44362817/TAHAPAN_PERKEMBANGAN_EMBRIO_1.
(7) Embrio – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https://id.wikipedia.org/wiki/Embrio.
(8) Perkembangan embrionik manusia – Wikipedia bahasa Indonesia …. https://id.wikipedia.org/wiki/Perkembangan_embrionik_manusia.
(9) Embriogenesis – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https://id.wikipedia.org/wiki/Embriogenesis.
(10) (PDF) perkembangan embrio manusia – Academia.edu. https://www.academia.edu/18803132/perkembangan_embrio_manusia.
(11) undefined. http://bppsdmk.kemkes.go.id/pusdiksdmk/modul-bahan-ajar-tenaga-kesehatan/.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya