Menu Tutup

24 Oktober Hari Dokter Nasional: Mengenang Perjuangan dan Mengapresiasi Pengabdian Dokter Indonesia

Pada tanggal 24 Oktober setiap tahunnya, Indonesia memperingati Hari Dokter Nasional. Tanggal ini dipilih karena bertepatan dengan hari jadi Ikatan Dokter Indonesia (IDI), organisasi profesi dokter tertua di Indonesia yang didirikan pada tahun 1950. IDI merupakan wadah bagi dokter Indonesia untuk bersatu, berjuang, dan berkontribusi dalam pembangunan kesehatan bangsa.

Tema Hari Dokter Nasional 2022 yang dirilis oleh IDI adalah “Dokter Indonesia: Berbakti untuk Kesehatan dan Kesejahteraan Rakyat”. Tema ini menggambarkan komitmen dan dedikasi dokter Indonesia dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, bermutu, dan berkeadilan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Tema ini juga mengandung makna bahwa dokter Indonesia tidak hanya bertanggung jawab atas kesehatan individu, tetapi juga kesehatan kolektif dan kesejahteraan sosial.

Sejarah Singkat IDI

IDI lahir dari perjuangan dokter Indonesia yang menentang penjajahan Belanda. Pada masa itu, dokter pribumi dianggap sebagai kelas kedua yang tidak setara dengan dokter Belanda. Dokter pribumi juga tidak diperbolehkan bergabung dengan organisasi profesi dokter Belanda, yaitu Nederlandsch Indische Artsen Vereeniging (NIAV).

Untuk menegakkan martabat dan hak-hak dokter pribumi, beberapa tokoh dokter seperti dr. Soetomo, dr. Wahidin Sudirohusodo, dr. Tjipto Mangunkusumo, dan dr. Sutomo mendirikan organisasi profesi dokter pribumi sendiri, yaitu Budi Utomo (1908), Indische Artsen Vereeniging (1911), dan Persatuan Dokter Hindia Belanda (1924).

Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, organisasi-organisasi tersebut bersatu menjadi satu wadah bernama Persatuan Dokter Republik Indonesia (PDRI). Namun, PDRI mengalami masa sulit karena terlibat dalam peristiwa-peristiwa politik seperti Agresi Militer Belanda I dan II, Pemberontakan PKI Madiun, dan Perang Kemerdekaan.

Pada tanggal 24 Oktober 1950, PDRI mengubah namanya menjadi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sebagai bentuk pengakuan atas kedaulatan Republik Indonesia Serikat. Sejak saat itu, IDI terus berkembang dan berperan aktif dalam pembangunan kesehatan Indonesia.

Profil dan Prestasi IDI

IDI memiliki visi untuk menjadi organisasi profesi dokter yang mandiri, profesional, bermartabat, dan berwibawa di tingkat nasional maupun internasional. IDI memiliki misi untuk meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan anggotanya, serta memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat.

IDI memiliki struktur organisasi yang terdiri dari Dewan Kehormatan Etik Medik (DKEM), Majelis Kehormatan Disiplin Medik (MKDM), Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO), Pengurus Besar (PB), Pengurus Wilayah (PW), Pengurus Daerah (PD), Pengurus Cabang (PC), dan Pengurus Ranting (PR). IDI juga memiliki beberapa organisasi sayap yang bergerak di bidang-bidang tertentu, seperti Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Ikatan Dokter Bedah Indonesia (IKABI), Ikatan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Ikatan Dokter Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), Ikatan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI), dan lain-lain.

IDI telah banyak memberikan prestasi dan penghargaan baik di tingkat nasional maupun internasional. Beberapa contohnya adalah:

  • IDI menjadi anggota tetap dari World Medical Association (WMA), organisasi profesi dokter dunia yang beranggotakan 114 negara.
  • IDI menjadi anggota pendiri dari Confederation of Medical Associations in Asia and Oceania (CMAAO), organisasi profesi dokter regional yang beranggotakan 18 negara.
  • IDI menjadi anggota pendiri dari Medical Council of South East Asian Nations (MCSEAN), organisasi profesi dokter regional yang beranggotakan 10 negara.
  • IDI menjadi salah satu penerima Anugerah Kebudayaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada tahun 2019.
  • IDI menjadi salah satu penerima Penghargaan Kesehatan Masyarakat dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2020.

Kegiatan dan Program IDI dalam Merayakan Hari Dokter Nasional 2022

Dalam rangka merayakan Hari Dokter Nasional 2022, IDI telah merencanakan dan melaksanakan berbagai kegiatan dan program yang sesuai dengan tema tahun ini. Beberapa contohnya adalah:

  • Mengadakan seminar nasional dengan topik “Dokter Indonesia: Berbakti untuk Kesehatan dan Kesejahteraan Rakyat” yang diikuti oleh para dokter, akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan terkait.
  • Mengadakan lomba karya tulis ilmiah, poster, dan video dengan tema “Dokter Indonesia: Berbakti untuk Kesehatan dan Kesejahteraan Rakyat” yang diikuti oleh para dokter, mahasiswa kedokteran, dan masyarakat umum.
  • Mengadakan bakti sosial dengan memberikan pelayanan kesehatan gratis, pemeriksaan kesehatan, penyuluhan kesehatan, dan pembagian sembako kepada masyarakat kurang mampu di berbagai daerah.
  • Mengadakan donor darah dengan melibatkan anggota IDI dan masyarakat umum.
  • Mengadakan penghargaan bagi dokter-dokter yang berprestasi dan berdedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Posted in Ragam

Artikel Lainnya