Menu Tutup

Apa Perbedaan Sanering dengan Redenominasi?

Sanering dan redenominasi adalah dua istilah yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah terhadap nilai mata uang sebuah negara. Meskipun keduanya terlihat mirip, namun ada perbedaan yang cukup signifikan antara sanering dan redenominasi. Berikut adalah beberapa perbedaan yang perlu diketahui:

Perubahan Nilai Uang

Perbedaan yang paling mendasar antara sanering dan redenominasi adalah terkait dengan perubahan nilai uang. Redenominasi adalah penyederhanaan nilai mata uang yang dilakukan dengan mengurangi jumlah angka nol pada rupiah. Misalnya, Rp 1.000 menjadi Rp 1. Namun, nilai uang tetap sama dengan sebelumnya, hanya nominalnya yang disederhanakan.

Sedangkan sanering adalah pemotongan nilai mata uang, sehingga daya beli uang terhadap barang dan jasa turun. Misalnya, Rp 50.000 menjadi Rp 25.000. Dengan demikian, uang yang sama tidak bisa membeli barang dan jasa sebanyak sebelumnya.

Kondisi Ekonomi

Perbedaan lain antara sanering dan redenominasi adalah terkait dengan kondisi ekonomi yang melatarbelakangi kebijakan tersebut. Redenominasi biasanya dilakukan dalam kondisi ekonomi yang stabil dan sehat, di mana pertumbuhan ekonomi baik, inflasi terkendali, dan nilai tukar terjaga.

Sedangkan sanering biasanya dilakukan dalam kondisi ekonomi yang tidak sehat, di mana terjadi gejolak ekonomi seperti hiperinflasi, krisis moneter, atau defisit anggaran.

Proses Penerapan

Perbedaan selanjutnya antara sanering dan redenominasi adalah terkait dengan proses penerapan kebijakan tersebut. Redenominasi memerlukan waktu yang panjang mulai dari perencanaan hingga penerapannya. Ada tiga tahap yang diperlukan, yaitu persiapan atau sosialisasi, masa transisi dari mata uang lama ke mata uang baru, dan masa penarikan mata uang lama.

Sedangkan sanering bisa dilakukan secara mendadak tanpa sosialisasi atau transisi yang memadai. Hal ini bisa menimbulkan kebingungan dan ketidakpercayaan di kalangan masyarakat.

Kesimpulan

Sanering dan redenominasi adalah dua kebijakan yang berbeda dalam hal perubahan nilai uang, kondisi ekonomi, dan proses penerapan. Redenominasi adalah penyederhanaan nilai mata uang tanpa mengubah daya belinya, sedangkan sanering adalah pemotongan nilai mata uang yang menurunkan daya belinya. Redenominasi dilakukan dalam kondisi ekonomi stabil dan sehat, sedangkan sanering dilakukan dalam kondisi ekonomi tidak sehat. Redenominasi memerlukan waktu panjang untuk penerapannya, sedangkan sanering bisa dilakukan secara mendadak.

Sumber:
(1) Apa Itu Redenominasi dan Bedanya dengan Sanering? – detikFinance. https://finance.detik.com/moneter/d-5084900/apa-itu-redenominasi-dan-bedanya-dengan-sanering.
(2) Perbedaan Redenominasi dan Sanering, Apa Dampaknya? – BNC News. https://blog.bankneocommerce.co.id/artikel/perbedaan-redenominasi-dan-sanering/.
(3) Perbedaan Sanering dan Redenominasi Beserta Dampak Positifnya. https://www.mas-software.com/blog/sanering-adalah.
(4) Apa Beda Redenominasi dengan Sanering? Ini Penjelasannya – Bareksa.com. https://www.bareksa.com/berita/berita-ekonomi-terkini/2017-07-24/apa-beda-redenominasi-dengan-sanering-ini-penjelasannya.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya