Pengangguran adalah salah satu masalah sosial dan ekonomi yang sering menjadi perhatian di Indonesia. Angka pengangguran yang tinggi dapat menyebabkan ketidakstabilan ekonomi, kemiskinan, dan masalah sosial lainnya. Masalah pengangguran dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti kurangnya lapangan pekerjaan, rendahnya kualifikasi pendidikan atau keahlian, perubahan teknologi dan tren industri, atau kondisi ekonomi yang tidak stabil.
Pemerintah memiliki peran penting dalam mengatasi masalah pengangguran di Indonesia. Pemerintah dapat melakukan berbagai kebijakan dan program untuk menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan keterampilan dan produktivitas tenaga kerja, dan memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak oleh pengangguran. Berikut adalah beberapa contoh peran pemerintah dalam mengatasi pengangguran di Indonesia:
Kebijakan Moneter dan Fiskal
Kebijakan moneter dan fiskal adalah kebijakan yang berkaitan dengan pengelolaan uang dan anggaran negara. Kebijakan moneter dilakukan oleh Bank Indonesia sebagai otoritas moneter, sedangkan kebijakan fiskal dilakukan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan. Kedua kebijakan ini dapat mempengaruhi permintaan agregat (AD), yaitu jumlah total permintaan barang dan jasa dalam suatu perekonomian.
Kebijakan moneter dapat mengatasi pengangguran dengan cara memangkas suku bunga untuk mendorong AD. Suku bunga yang rendah dapat menurunkan biaya pinjaman dan meningkatkan investasi, konsumsi, dan ekspor. Hal ini dapat meningkatkan produksi dan pendapatan nasional, serta menyerap tenaga kerja.
Kebijakan fiskal dapat mengatasi pengangguran dengan cara memotong pajak untuk mendorong AD. Pajak yang rendah dapat meningkatkan pendapatan bersih masyarakat dan perusahaan, sehingga mereka dapat mengeluarkan lebih banyak uang untuk membeli barang dan jasa. Hal ini juga dapat meningkatkan produksi dan pendapatan nasional, serta menyerap tenaga kerja.
Pendidikan dan Pelatihan
Pendidikan dan pelatihan adalah kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap tenaga kerja agar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Pendidikan dan pelatihan dapat membantu mengurangi pengangguran struktural, yaitu pengangguran yang disebabkan oleh ketidakcocokan antara kualifikasi tenaga kerja dengan persyaratan pekerjaan.
Salah satu program yang diluncurkan oleh pemerintah Indonesia untuk memberikan pendidikan dan pelatihan kepada para pencari kerja adalah Program Kartu Prakerja. Program ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada para pencari kerja agar memiliki keterampilan yang dibutuhkan oleh pasar kerja. Selain itu, program ini juga memberikan subsidi biaya pelatihan kepada peserta. Dengan adanya program ini, diharapkan para pencari kerja dapat meningkatkan keterampilan mereka dan memperoleh pekerjaan yang lebih baik.
Pengembangan Usaha pada Sektor Informal
Pengembangan usaha pada sektor informal adalah salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi pengangguran. Sektor informal membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang membutuhkannya. Sektor informal di Indonesia meliputi usaha kecil dan menengah (UKM), usaha mikro, pedagang kaki lima, pengrajin, dan pelaku usaha lain yang tidak terdaftar atau beroperasi di luar sektor formal.
Untuk mendukung pengembangan usaha pada sektor informal pemerintah telah mengimplementasikan beberapa program seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), Bantuan Modal Usaha, Pelatihan dan Pendampingan Usaha, dan Pengembangan Pasar. Program-program ini bertujuan untuk memberikan modal, bimbingan, dan akses pasar kepada para pelaku usaha informal agar dapat meningkatkan produktivitas, kualitas, dan daya saing usaha mereka.
Penempatan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri
Penempatan tenaga kerja Indonesia di luar negeri adalah salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi pengangguran. Tenaga kerja Indonesia yang memiliki kompetensi dengan kualitas yang memadai dapat mencari peluang kerja di negara-negara lain yang membutuhkan tenaga kerja. Hal ini dapat mengurangi jumlah tenaga kerja yang menganggur di dalam negeri, sekaligus meningkatkan devisa negara dari pengiriman uang tenaga kerja.
Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia di luar negeri, seperti memberikan bantuan hukum, asuransi, dan jaminan sosial. Pemerintah juga telah melakukan kerjasama dengan negara-negara tujuan penempatan tenaga kerja untuk menjamin hak-hak dan kewajiban tenaga kerja Indonesia.
Sumber:
(1) Policy Brief: Upaya Strategis dalam Menangani Pengangguran Terdidik. https://kumparan.com/ariyaguna-sakaputra/policy-brief-upaya-strategis-dalam-menangani-pengangguran-terdidik.
(2) Strategi Pemerintah Dalam Mengatasi Pengangguran di Indonesia – Kompasiana. https://www.kompasiana.com/alyaasuci/63a880d5906beb06ed22f422/strategi-pemerintah-dalam-mengatasi-pengangguran-di-indonesia.
(3) Upaya yang Telah Dilakukan Pemerintah dalam Mengatasi Pengangguran di …. https://www.kompasiana.com/siti01511/6448d0eea7e0fa15674e1562/upaya-yang-telah-dilakukan-pemerintah-dalam-mengatasi-pengangguran-di-indonesia.
(4) Apa Peran Pemerintah Dalam Mengatasi Pengangguran?. https://notordinaryblogger.com/apa-peran-pemerintah-dalam-mengatasi-pengangguran/.