Menu Tutup

Cara Menulis Iklan, Slogan, dan Poster yang Efektif dan Menarik

Pengertian Iklan, Slogan, dan Poster

Iklan adalah sebuah bentuk komunikasi persuasif yang bertujuan untuk mempengaruhi sikap, perilaku, atau keputusan seseorang terhadap suatu produk, jasa, ide, atau organisasi. Iklan biasanya dibuat oleh pemasar atau pengiklan yang ingin mempromosikan sesuatu kepada khalayak sasaran.

Slogan adalah sebuah kalimat pendek yang mudah diingat dan mengandung pesan utama dari iklan. Slogan biasanya berisi janji, ajakan, atau manfaat dari produk, jasa, ide, atau organisasi yang diiklankan. Slogan harus menarik perhatian, membangkitkan emosi, dan meninggalkan kesan kepada khalayak sasaran.

Poster adalah sebuah media visual yang berisi gambar dan teks yang disusun secara menarik untuk menyampaikan informasi atau pesan tertentu. Poster biasanya digunakan untuk tujuan edukasi, sosialisasi, propaganda, atau promosi. Poster harus memiliki desain yang sesuai dengan tema, tujuan, dan khalayak sasaran.

Langkah-langkah Menulis Iklan, Slogan, dan Poster

Menulis iklan, slogan, dan poster membutuhkan kreativitas dan strategi yang tepat. Berikut adalah beberapa langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menulis iklan, slogan, dan poster:

  1. Tentukan tema, tujuan, dan khalayak sasaran dari iklan, slogan, dan poster. Tema adalah pokok bahasan atau gagasan utama yang ingin disampaikan. Tujuan adalah hasil yang ingin dicapai dari iklan, slogan, dan poster. Khalayak sasaran adalah kelompok orang yang menjadi target dari iklan, slogan, dan poster.
  2. Lakukan riset atau observasi tentang produk, jasa, ide, atau organisasi yang ingin diiklankan. Cari tahu apa keunggulan, kelebihan, manfaat, atau nilai tambah dari produk, jasa, ide, atau organisasi tersebut. Juga cari tahu apa kebutuhan, harapan, masalah, atau tantangan yang dihadapi oleh khalayak sasaran.
  3. Buatlah pesan utama dari iklan, slogan, dan poster. Pesan utama adalah inti dari informasi atau pesan yang ingin disampaikan kepada khalayak sasaran. Pesan utama harus sesuai dengan tema, tujuan, dan khalayak sasaran. Pesan utama harus singkat, jelas, padat, dan mudah dipahami.
  4. Buatlah slogan dari iklan. Slogan adalah turunan dari pesan utama yang lebih ringkas dan menarik. Slogan harus mengandung kata-kata yang kuat, unik, orisinil, dan berima. Slogan harus mencerminkan identitas atau citra dari produk, jasa, ide, atau organisasi yang diiklankan.
  5. Buatlah desain dari poster. Desain poster meliputi pemilihan warna latar belakang (background), gambar (image), jenis huruf (font), ukuran huruf (size), warna huruf (color), letak huruf (alignment), dan efek huruf (effect). Desain poster harus menyesuaikan dengan tema, tujuan, dan khalayak sasaran. Desain poster harus menarik perhatian, membangkitkan emosi, dan meninggalkan kesan kepada khalayak sasaran.
  6. Susunlah teks dari iklan dan poster. Teks iklan dan poster terdiri dari judul (headline), isi (body), slogan (tagline), dan tanda pengenal (logo). Judul adalah kalimat pertama yang menarik perhatian khalayak sasaran. Isi adalah penjelasan tentang produk, jasa, ide, atau organisasi yang diiklankan. Slogan adalah kalimat terakhir yang mengandung pesan utama dari iklan. Tanda pengenal adalah simbol atau nama dari produk, jasa, ide, atau organisasi yang diiklankan. Teks iklan dan poster harus menggunakan bahasa yang sesuai dengan tema, tujuan, dan khalayak sasaran. Teks iklan dan poster harus menggunakan kata-kata yang persuasif, meyakinkan, dan mengajak.
  7. Revisi dan evaluasi iklan, slogan, dan poster. Revisi adalah proses memperbaiki atau menyempurnakan iklan, slogan, dan poster yang telah dibuat. Evaluasi adalah proses menilai atau mengukur efektivitas dari iklan, slogan, dan poster yang telah dibuat. Revisi dan evaluasi dapat dilakukan dengan meminta masukan atau saran dari orang lain, menguji coba kepada khalayak sasaran, atau menggunakan alat ukur tertentu.

Contoh Iklan, Slogan, dan Poster

Berikut adalah contoh iklan, slogan, dan poster yang dibuat dengan mengikuti langkah-langkah di atas:

Tema: Meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan tangan

Tujuan: Mendorong masyarakat untuk mencuci tangan dengan sabun secara rutin

Khalayak sasaran: Anak-anak usia sekolah dasar

Pesan utama: Cuci tangan dengan sabun dapat mencegah penyakit dan menjaga kesehatan

Slogan: Cuci tanganmu, jaga kesehatanmu

Desain poster:

  • Warna latar belakang: Biru muda
  • Gambar: Sebuah wastafel dengan keran air mengalir dan sabun di atasnya. Di sebelah kanan wastafel, ada dua tangan yang sedang mencuci dengan sabun. Di sebelah kiri wastafel, ada beberapa gambar penyakit yang dapat dicegah dengan mencuci tangan, seperti flu, diare, dan demam.
  • Jenis huruf: Comic Sans MS
  • Ukuran huruf: Judul 36 pt, isi 24 pt, slogan 28 pt, logo 18 pt
  • Warna huruf: Putih
  • Letak huruf: Judul di atas gambar, isi di bawah gambar, slogan di bawah isi, logo di pojok kanan bawah
  • Efek huruf: Judul dan slogan berbayang (shadow)

Teks iklan dan poster:

  • Judul: Cuci Tanganmu, Jaga Kesehatanmu
  • Isi: Tahukah kamu bahwa mencuci tangan dengan sabun dapat mencegah banyak penyakit? Ya, dengan mencuci tangan dengan sabun secara rutin, kamu dapat menghilangkan kuman dan virus yang menempel di tanganmu. Kuman dan virus ini bisa menyebabkan penyakit seperti flu, diare, dan demam. Penyakit-penyakit ini bisa membuat kamu sakit dan tidak bisa bermain atau belajar. Oleh karena itu, ayo cuci tanganmu dengan sabun setiap kali sebelum makan, setelah buang air kecil atau besar, setelah bersin atau batuk, setelah bermain dengan hewan peliharaan, atau setelah menyentuh benda-benda kotor. Cuci tanganmu dengan sabun selama 20 detik sambil menyanyikan lagu favoritmu. Jangan lupa untuk mengeringkan tanganmu dengan handuk bersih atau tissue. Dengan begitu, kamu dapat menjaga kesehatanmu dan orang-orang di sekitarmu.
  • Slogan: Cuci Tanganmu, Jaga Kesehatanmu
  • Logo: Logo sekolah atau organisasi yang membuat iklan

Revisi dan evaluasi:

  • Revisi: Mungkin perlu menambahkan gambar anak-anak yang sedang mencuci tangan dengan senyum di wajah mereka untuk menunjukkan bahwa mencuci tangan itu menyenangkan dan mudah dilakukan.
  • Evaluasi: Mungkin perlu melakukan survei atau wawancara kepada anak-anak usia sekolah dasar untuk mengetahui apakah mereka mengerti dan tertarik dengan iklan, slogan, dan poster tersebut. Mungkin juga perlu mengukur tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku mereka terkait dengan mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah melihat iklan, slogan, dan poster tersebut.
Posted in Ragam

Artikel Lainnya