Cerita pendek atau cerpen adalah salah satu jenis karya sastra yang berbentuk prosa fiksi. Cerpen memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
– Cerpen berisi kisah pendek yang tidak benar-benar terjadi di dunia nyata.
– Cerpen hanya memuat satu alur cerita dengan satu konflik utama.
– Cerpen memiliki jumlah kata yang relatif sedikit, sekitar 500-10.000 kata.
– Cerpen dapat dibaca dalam sekali duduk, sekitar 10-30 menit.
– Cerpen mengangkat tema yang berkaitan dengan kehidupan manusia secara khusus.
– Cerpen memiliki jumlah tokoh yang terbatas dan latar yang sederhana.
Struktur Cerpen
Struktur cerpen terdiri dari empat bagian, yaitu :
– Orientasi: bagian yang memperkenalkan tokoh, latar, dan situasi awal cerita.
– Rangkaian peristiwa: bagian yang menceritakan perkembangan cerita dari peristiwa ke peristiwa lainnya.
– Komplikasi: bagian yang menunjukkan konflik atau masalah yang dihadapi oleh tokoh utama.
– Resolusi: bagian yang menampilkan penyelesaian konflik atau akhir dari cerita.
Contoh Cerpen
Berikut adalah beberapa contoh cerpen singkat dan menarik dengan berbagai tema :
Contoh 1: Ketika Laut Marah
Tema: bencana alam
Orientasi: Tokoh utama adalah Rani, seorang anak perempuan yang tinggal di desa pesisir. Latar adalah rumah Rani dan pantai di dekatnya. Situasi awal adalah Rani sedang bermain dengan adiknya, Raka.
Rangkaian peristiwa: Rani dan Raka mendengar suara gemuruh dari laut. Mereka melihat ombak besar menghantam pantai dan menghancurkan rumah-rumah di sekitarnya. Mereka berlari menuju bukit untuk menyelamatkan diri.
Komplikasi: Di tengah perjalanan, Rani terpisah dari Raka karena terbawa arus. Rani mencoba mencari adiknya di antara puing-puing.
Resolusi: Rani menemukan Raka dalam keadaan luka-luka di bawah reruntuhan kayu. Mereka berpelukan dan bersyukur masih hidup.
Contoh 2: Cinta Pertama
Tema: percintaan
Orientasi: Tokoh utama adalah Dika, seorang siswa SMA yang jatuh cinta pada teman sekelasnya, Lila. Latar adalah sekolah dan rumah Dika. Situasi awal adalah Dika sering memperhatikan Lila dari jauh.
Rangkaian peristiwa: Dika mendapat kesempatan untuk berbicara dengan Lila saat mereka ditugaskan menjadi kelompok dalam pelajaran biologi. Dika merasa senang dan gugup sekaligus.
Komplikasi: Dika mengetahui bahwa Lila sudah memiliki pacar, yaitu Andi, kakak kelas yang populer. Dika merasa sedih dan iri.
Resolusi: Dika memutuskan untuk mengubur perasaannya dan tetap berteman dengan Lila. Ia berharap suatu hari nanti ia akan menemukan cinta sejatinya.
Contoh 3: Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Tema: patriotisme
Orientasi: Tokoh utama adalah Pak Tono, seorang tukang becak yang tinggal di kota besar. Latar adalah jalan-jalan kota dan rumah Pak Tono. Situasi awal adalah Pak Tono sedang mencari penumpang untuk menghidupi keluarganya.
Rangkaian peristiwa: Pak Tono menolong seorang ibu hamil yang akan melahirkan di tengah kemacetan. Ia mengantar ibu itu ke rumah sakit dengan becaknya. Ia juga membantu membayar biaya persalinan.
Komplikasi: Pak Tono kembali ke rumah dengan uang yang sangat sedikit. Ia harus menghadapi istri dan anak-anaknya yang kelaparan. Ia juga harus membayar hutang kepada rentenir.
Resolusi: Pak Tono mendapat kabar bahwa ibu yang ditolongnya adalah istri dari seorang pejabat. Pejabat itu datang ke rumah Pak Tono dan memberikan uang sebagai tanda terima kasih. Pak Tono merasa bahagia dan bangga.