Menu Tutup

Ciri-Ciri Tindakan Sosial

Tindakan sosial merupakan konsep penting dalam sosiologi yang mengacu pada perilaku yang dilakukan individu yang diarahkan pada orang lain dan memiliki makna subjektif. Berikut adalah pembahasan mendalam mengenai ciri-ciri tindakan sosial.

Makna Subjektif

Tindakan sosial selalu memiliki makna subjektif yang melekat pada pelakunya. Ini berarti bahwa setiap tindakan sosial dilakukan berdasarkan interpretasi pribadi individu terhadap situasi yang dihadapinya. Makna ini bisa berbeda-beda antar individu tergantung pada pengalaman, nilai, dan keyakinan mereka.

Sebagai contoh, memberikan sedekah kepada pengemis di jalan dapat diinterpretasikan sebagai tindakan sosial yang bermakna subjektif. Bagi beberapa orang, ini mungkin merupakan ekspresi dari empati atau kewajiban moral, sementara bagi yang lain, ini bisa jadi cara untuk mencari keberkahan atau sebagai tanggung jawab sosial.

Orientasi pada Orang Lain

Setiap tindakan sosial diarahkan pada orang lain, baik secara langsung maupun tidak langsung. Ini berarti bahwa tindakan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan reaksi atau kebutuhan orang lain. Tindakan sosial tidak terjadi dalam vakum tetapi merupakan bagian dari jaringan interaksi antar manusia.

Misalnya, ketika seorang guru memberikan instruksi kepada muridnya, tindakan tersebut diarahkan untuk mempengaruhi pengetahuan atau perilaku murid tersebut. Demikian pula, ketika seseorang mematuhi aturan lalu lintas, ia tidak hanya melindungi dirinya sendiri tetapi juga pengguna jalan lainnya.

Respons terhadap Perilaku Orang Lain

Tindakan sosial sering kali merupakan respons terhadap perilaku orang lain. Ini mencerminkan sifat interaktif dari tindakan sosial, di mana tindakan satu individu memicu reaksi dari individu lain, yang kemudian dapat memicu tindakan lanjutan.

Sebagai ilustrasi, jika seseorang tersenyum kepada Anda, Anda mungkin akan merespons dengan senyuman balik. Tindakan sosial Anda (senyum balik) adalah respons terhadap tindakan sosial orang lain (senyuman awal).

Normatif dan Afektif

Tindakan sosial juga dapat dikategorikan berdasarkan orientasi normatif atau afektifnya. Tindakan normatif adalah tindakan yang diatur oleh norma-norma sosial, seperti hukum atau adat istiadat, sementara tindakan afektif didasarkan pada emosi atau perasaan.

Contohnya, ketika seseorang mengikuti tradisi keluarga selama perayaan tertentu, ia melakukan tindakan sosial yang normatif. Di sisi lain, ketika seseorang menolong temannya yang sedang sedih, tindakan tersebut lebih bersifat afektif karena didasarkan pada perasaan empati.

Tindakan sosial adalah elemen kunci yang membentuk struktur sosial dan interaksi manusia. Memahami ciri-ciri tindakan sosial membantu kita menginterpretasikan dan memprediksi perilaku manusia dalam konteks sosial yang lebih luas.

Sumber:
(1) Pengertian Tindakan Sosial, Ciri, Bentuk, dan Contohnya. https://dosensosiologi.com/pengertian-tindakan-sosial-bentuk-dan-contohnya-lengkap/.
(2) Tindakan Sosial adalah : Pengertian, Ciri, Tipe, dan Contoh – Freedomsiana. https://www.freedomsiana.id/tindakan-sosial/.
(3) 16 Contoh Tindakan Sosial di Masyarakat dalam Keseharian. https://dosensosiologi.com/contoh-tindakan-sosial/.
(4) Tindakan Sosial : Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Tindakan Sosial …. https://www.sekolahan.co.id/tindakan-sosial/.
(5) Tindakan Sosial – PAKDOSEN.CO.ID. https://pakdosen.co.id/tindakan-sosial/.
(6) Pengertian Tindakan Sosial, Ciri & Contohnya pada Ilmu Sosiologi – Tirto.ID. https://tirto.id/pengertian-tindakan-sosial-ciri-contohnya-pada-ilmu-sosiologi-gyTW.
(7) 4 Tipe Tindakan Sosial Menurut Max Weber dan Ciri-cirinya. https://haloedukasi.com/tipe-tindakan-sosial-menurut-max-weber.
(8) id.wikipedia.org. https://id.wikipedia.org/wiki/Tindakan_sosial.

Posted in Sosial

Artikel Lainnya