Menu Tutup

Iklan: Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Jenisnya

Iklan adalah pesan yang disampaikan melalui media untuk memengaruhi seseorang membeli sebuah produk, jasa, atau ide. Iklan merupakan salah satu strategi promosi yang digunakan oleh pemasar untuk menarik perhatian dan minat konsumen. Iklan juga dapat membantu membangun kesadaran, citra, dan hubungan pelanggan dengan merek.

Fungsi Iklan

Iklan memiliki beberapa fungsi komunikasi, antara lain:

– Memberi informasi, yaitu memberitahu konsumen tentang keberadaan, manfaat, dan keunggulan suatu produk atau merek.

– Mempersuasi, yaitu meyakinkan konsumen untuk mencoba atau membeli produk yang ditawarkan dengan menggunakan argumen, bukti, atau testimoni.

– Mengingatkan, yaitu mengulang pesan iklan agar konsumen tidak lupa atau beralih ke produk lain.

– Memberikan nilai tambah, yaitu menambahkan nilai emosional, sosial, atau simbolik pada produk atau merek sehingga konsumen merasa lebih puas, bangga, atau percaya diri.

– Mendampingi, yaitu mendukung kegiatan promosi lainnya seperti penjualan langsung, publisitas, atau hubungan masyarakat.

Tujuan Iklan

Iklan memiliki beberapa tujuan yang ingin dicapai oleh pemasar, antara lain:

– Memperkenalkan produk, yaitu membuat konsumen mengetahui dan tertarik dengan produk baru yang diluncurkan di pasar.

– Menginformasikan, yaitu memberikan pengetahuan atau pemahaman tentang produk kepada konsumen sehingga mereka dapat membuat keputusan yang tepat.

– Membujuk, yaitu mendorong konsumen untuk melakukan tindakan yang diinginkan oleh pemasar seperti mengunjungi toko, menghubungi nomor telepon, atau melakukan pembelian.

– Mengingatkan, yaitu menjaga kesetiaan konsumen terhadap produk atau merek dengan mengingatkan mereka tentang kelebihan atau keuntungan yang mereka dapatkan.

– Membangun kesadaran merek, yaitu menciptakan citra positif dan diferensiasi produk atau merek di benak konsumen sehingga mereka dapat mengenali dan membedakan dari produk lain.

– Membangun hubungan pelanggan, yaitu menciptakan ikatan emosional dan loyalitas konsumen terhadap produk atau merek dengan menyampaikan nilai pelanggan yang sesuai dengan kebutuhan dan harapan mereka.

Jenis-jenis Iklan

Iklan dapat dibedakan menjadi dua jenis secara umum dan khusus .

Iklan secara umum

Iklan secara umum adalah iklan yang ditujukan kepada masyarakat luas tanpa membedakan segmen pasar. Iklan ini biasanya memiliki tujuan sosial, politik, atau kemanusiaan. Beberapa contoh iklan secara umum adalah:

– Iklan tanggung jawab sosial, yaitu iklan yang bertujuan untuk menyebarkan informasi dan mendidik masyarakat tentang suatu masalah sosial seperti lingkungan hidup, kesehatan, pendidikan, hak asasi manusia, dan sebagainya.

– Iklan bantahan, yaitu iklan yang bertujuan untuk membantah atau menyangkal suatu tuduhan yang tidak benar yang ditujukan kepada produk, merek, organisasi, atau individu. Iklan ini biasanya digunakan untuk memperbaiki citra yang rusak akibat fitnah atau propaganda.

– Iklan pembelaan, yaitu iklan yang bertujuan untuk mendapatkan simpati publik terhadap suatu produk, merek, organisasi, atau individu yang mengalami kesulitan, krisis, atau bencana. Iklan ini biasanya digunakan untuk menggalang bantuan atau dukungan dari masyarakat.

– Iklan perbaikan, yaitu iklan yang bertujuan untuk memperbaiki pesan iklan yang salah atau menyesatkan yang sudah terlanjur disebarkan melalui media. Iklan ini biasanya digunakan untuk mengklarifikasi atau meminta maaf atas kesalahan yang dibuat.

– Iklan keluarga, yaitu iklan yang berisi pesan-pesan tentang seputar keluarga seperti pendidikan anak, kesejahteraan keluarga, hubungan suami istri, dan sebagainya.

Iklan secara khusus

Iklan secara khusus adalah iklan yang ditujukan kepada segmen pasar tertentu yang memiliki karakteristik, kebutuhan, dan preferensi yang berbeda. Iklan ini biasanya memiliki tujuan komersial, yaitu untuk meningkatkan penjualan produk atau jasa. Beberapa contoh iklan secara khusus adalah:

– Iklan cetak, yaitu iklan yang dipasang dan dibuat menggunakan teknologi cetak seperti surat kabar, majalah, buku, brosur, pamflet, poster, spanduk, baliho, dan sebagainya.

– Iklan baris, yaitu iklan yang terdiri dari beberapa baris kata atau kalimat saja yang biasa ditemukan di koran atau media online. Iklan ini biasanya digunakan untuk menawarkan produk atau jasa yang sederhana dan murah seperti lowongan kerja, jual beli barang bekas, sewa rumah, dan sebagainya.

– Iklan kolom, yaitu iklan yang memiliki lebar satu kolom namun lebih tinggi dibandingkan iklan baris. Iklan ini biasanya digunakan untuk menawarkan produk atau jasa yang lebih kompleks dan mahal seperti asuransi, perbankan, pendidikan, dan sebagainya.

– Iklan elektronik, yaitu iklan yang dipasang dan dibuat menggunakan teknologi elektronik seperti televisi, radio, internet, ponsel, dan sebagainya. Iklan ini biasanya menggunakan suara, gambar, musik, animasi, atau video untuk menarik perhatian konsumen.

– Iklan interaktif, yaitu iklan yang memungkinkan konsumen untuk berinteraksi dengan pesan iklan melalui media digital seperti internet, ponsel, atau media sosial. Iklan ini biasanya menggunakan fitur seperti hyperlink, pop-up window, banner ads, email marketing, search engine marketing, social media marketing, dan sebagainya.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya